Rakernas PDIP tak Cawe-cawe Pemerintahan Prabowo-Gibran

author Jaka Sutrisna

- Pewarta

Selasa, 21 Mei 2024 09:04 WIB

Rakernas PDIP tak Cawe-cawe Pemerintahan Prabowo-Gibran

i

Ketua DPP PDIP Said Abdullah

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Ketua DPP PDIP Said Abdullah tegaskan mengenai sikap PDIP soal posisinya terhadap pemerintahan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming ke depan.

PDIP fokus menghadapi tantangan bangsa dalam lima tahun ke depan menjadi penting. Menurutnya, bahasan tersebut lebih penting ketimbang penentuan sikap PDIP dalam pemerintahan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming ke depan.

Baca Juga: PDIP Jatim Berikan 3 Masukan Jelang Penutupan Rakernas V

"Strategis 5 tahun ke depan, apa sih tantangan bagi bangsa ini, baik secara ekonomi, ideologi, budaya, dan sosial, serta pertahanan. Itu yg jauh lebih penting daripada berkutat soal di dlm pemerintahan atau di luar pemerintahan," jelas Said, kepada wartawan di Gedung DPR RI, Jakarta, Senin (20/5/2024).

Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPR itu menganggap pembahasan mengenai sikap PDIP dalam menghadapi tantangan bangsa dalam lima tahun ke depan menjadi penting. Menurutnya, bahasan tersebut lebih penting ketimbang penentuan sikap PDIP dalam pemerintahan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming ke depan.

"Strategis 5 tahun ke depan, apa sih tantangan bagi bangsa ini, baik secara ekonomi, ideologi, budaya, dan sosial, serta pertahanan. Itu yg jauh lebih penting daripada berkutat soal di dlm pemerintahan atau di luar pemerintahan," jelas Said.

Baca Juga: Di Pilgub Jatim, PDIP Bimbang Khofifah atau PKB

Menurut Said, Rakernas bukanlah forum untuk menentukan sikap dalam pemerintahan. Ia mengatakan sikap tersebut telah diserahkan partai kepada Ketua Umum (Ketum) PDIP Megawati Soekarnoputri.

"Rakernas tidak dalam forum di dalam pemerintah atau di luar pemerintahan, karena apa, karena itu sudah disepakati itu adalah prerogatif Ibu Ketua Umum," ujarnya.

Baca Juga: Mengejutkan, Halal-Bihalal PAN Jatim Dihadiri Ketua PDIP Jatim

Said juga memandang susunan kabinet pemerintahan nantinya adalah kewenangan penuh presiden terpilih. PDIP tidak akan melakukan cawe-cawe.

"(Penyusunan kabinet) itu kewenangan penuh bapak presiden terpilih, Prabowo Subianto. Kami tidak boleh cawe-cawe di situ, bagaimana caranya, tidak bolehlah. Etik harus dibangun oleh kami," kata Said. jk/erc/rmc

Editor : Raditya Mohammer Khadaffi

BERITA TERBARU