Rakernas PDIP tak Cawe-cawe Pemerintahan Prabowo-Gibran

author Jaka Sutrisna

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ketua DPP PDIP Said Abdullah
Ketua DPP PDIP Said Abdullah

i

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Ketua DPP PDIP Said Abdullah tegaskan mengenai sikap PDIP soal posisinya terhadap pemerintahan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming ke depan.

PDIP fokus menghadapi tantangan bangsa dalam lima tahun ke depan menjadi penting. Menurutnya, bahasan tersebut lebih penting ketimbang penentuan sikap PDIP dalam pemerintahan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming ke depan.

"Strategis 5 tahun ke depan, apa sih tantangan bagi bangsa ini, baik secara ekonomi, ideologi, budaya, dan sosial, serta pertahanan. Itu yg jauh lebih penting daripada berkutat soal di dlm pemerintahan atau di luar pemerintahan," jelas Said, kepada wartawan di Gedung DPR RI, Jakarta, Senin (20/5/2024).

Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPR itu menganggap pembahasan mengenai sikap PDIP dalam menghadapi tantangan bangsa dalam lima tahun ke depan menjadi penting. Menurutnya, bahasan tersebut lebih penting ketimbang penentuan sikap PDIP dalam pemerintahan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming ke depan.

"Strategis 5 tahun ke depan, apa sih tantangan bagi bangsa ini, baik secara ekonomi, ideologi, budaya, dan sosial, serta pertahanan. Itu yg jauh lebih penting daripada berkutat soal di dlm pemerintahan atau di luar pemerintahan," jelas Said.

Menurut Said, Rakernas bukanlah forum untuk menentukan sikap dalam pemerintahan. Ia mengatakan sikap tersebut telah diserahkan partai kepada Ketua Umum (Ketum) PDIP Megawati Soekarnoputri.

"Rakernas tidak dalam forum di dalam pemerintah atau di luar pemerintahan, karena apa, karena itu sudah disepakati itu adalah prerogatif Ibu Ketua Umum," ujarnya.

Said juga memandang susunan kabinet pemerintahan nantinya adalah kewenangan penuh presiden terpilih. PDIP tidak akan melakukan cawe-cawe.

"(Penyusunan kabinet) itu kewenangan penuh bapak presiden terpilih, Prabowo Subianto. Kami tidak boleh cawe-cawe di situ, bagaimana caranya, tidak bolehlah. Etik harus dibangun oleh kami," kata Said. jk/erc/rmc

Berita Terbaru

Tambah Kawasan Usaha Baru, Labuan Bajo Dongkrak Ekonomi Dengan Serapan Tenaga Kerja Lokal

Tambah Kawasan Usaha Baru, Labuan Bajo Dongkrak Ekonomi Dengan Serapan Tenaga Kerja Lokal

Senin, 19 Okt 2026 12:45 WIB

Senin, 19 Okt 2026 12:45 WIB

SurabayaPagi, Labuan Bajo – Pengembangan kawasan komersial dan pariwisata di Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur, mulai memasuki tahap o…

Warga Alami Luka Terjerat, Pemkab Ponorogo Tertibkan Kabel Provider dan WiFi Semrawut

Warga Alami Luka Terjerat, Pemkab Ponorogo Tertibkan Kabel Provider dan WiFi Semrawut

Senin, 19 Okt 2026 12:38 WIB

Senin, 19 Okt 2026 12:38 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Menindaklanjuti adanya kasus seorang pengendara sepeda motor mengalami luka di leher akibat terjerat kabel yang menjuntai di…

Digitalisasi Parkir Segera Diberlakukan demi Menekan Kebocoran Parkir

Digitalisasi Parkir Segera Diberlakukan demi Menekan Kebocoran Parkir

Senin, 19 Okt 2026 12:02 WIB

Senin, 19 Okt 2026 12:02 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Digitalisasi pembayaran parkir bakal diterapkan di seantero wilayah Kabupaten Sidoarjo sebagai wujud pembenahan tata kelola parkir…

Atlet Biliar Mahasiswa Jatim Berebut Tiket Nasional, Djemy dan Yusril Raih Gelar Juara

Atlet Biliar Mahasiswa Jatim Berebut Tiket Nasional, Djemy dan Yusril Raih Gelar Juara

Senin, 19 Okt 2026 12:00 WIB

Senin, 19 Okt 2026 12:00 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Sebanyak 27 mahasiswa dari 14 perguruan tinggi di Jawa Timur bersaing dalam Campus League Billiard Season 1 Regional Surabaya untuk m…

Dampak Antrean Panjang BBM, Pemkab Jember Kembali Berlakukan WFH ASN 2 Hari

Dampak Antrean Panjang BBM, Pemkab Jember Kembali Berlakukan WFH ASN 2 Hari

Senin, 19 Okt 2026 11:42 WIB

Senin, 19 Okt 2026 11:42 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jember - Menindaklanjuti dampak viralnya antrian Bahan Bakar Minyak (BBM), Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember, kembali memberlakukan…

Petani di Ponorogo Tewas Terbakar Saat Berusaha Padamkan Api di Lahan Jagung

Petani di Ponorogo Tewas Terbakar Saat Berusaha Padamkan Api di Lahan Jagung

Senin, 19 Okt 2026 11:39 WIB

Senin, 19 Okt 2026 11:39 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Seorang petani bernama Purwanto (65), warga Dukuh Bajang, Desa Bajang, Kecamatan Mlarak, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, meninggal…