Ombudsman Ungkap Penyebab Ekspor Kelapa Sawit Turun

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Ombudsman Republik Indonesia menduga salah satu penyebab ekspor kelapa sawit Indonesia turun yakni karena adanya pergeseran supplier atau pemasok yang sebelumnya India mendapat sawit dari Indonesia, beralih ke Vietnam.

Anggota Ombudsman RI Yeka Hendra Fatika mengatakan pergeseran itu terjadi sejak Mei 2022 yang pada saat itu India tak mendapatkan sawit hasil kerja sama.

"Bayangkan buyer kita di India tiba-tiba tidak dikirim barang padahal sudah kontrak, mereka pasti nyari-nyari barang, pasti mencari supplier baru. Nah dampaknya sampai sekarang, salah satu supplier yang sudah siap itu adalah Vietnam," ujarnya, Senin (27/5).

Dirinya mengatakan secara tata kelola Vietnam mirip dengan Indonesia, namun negara tersebut mengeluarkan suatu kebijakan yang menyatakan lahan sawit tak lagi di kawasan hutan.

"Sehingga akhirnya traceability-nya menjadi baik, RSPO-nya dapat, ISPO-nya juga dapat terpenuhi. Jadi akhirnya mereka masuk ke India, masuk ke Eropa bisa lebih bagus lagi," kata dia.

Lebih lanjut Ketua Umum Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI) Eddy Martono mengatakan volume ekspor cenderung menurun karena pertumbuhan ekonomi negara pengimpor yang kurang baik, dan suplai minyak nabati lain yang meningkat.

Pihaknya mencatat pada tahun 2021 ekspor sawit Indonesia mencapai 33,1 juta ton, dan di 2022 turun menjadi 31,9 juta ton.

"Produksi 2022 terganggu larangan ekspor," ujarnya.

Sebelumnya Ombudsman Republik Indonesia menyatakan telah berhasil menyelamatkan sebanyak Rp322,59 miliar dari potensi kerugian sektor perekonomian I yang mencapai Rp524,71 miliar pada periode 2021-2024 yang didapat dari tindak lanjut laporan masyarakat terkait maladministrasi.

Ruang lingkup dari sektor perekonomian I meliputi perdagangan, perindustrian, logistik, pertanian, pangan, perbankan, asuransi, penjaminan, pengadaan barang-jasa, perpajakan, kepabeanan, serta percukaian.

Kerugian yang dialami negara tersebut didominasi oleh sektor keuangan, seperti kripto, komoditi, serta asuransi. Selain itu permasalahan soal larangan dan pembatasan (lartas) impor juga termasuk dalam bagian tersebut. 

Berita Terbaru

PLN Raih Sector Champion dan Runner Up BUMN Layanan Terbaik Danantara Indonesia CX100 Award 2026

PLN Raih Sector Champion dan Runner Up BUMN Layanan Terbaik Danantara Indonesia CX100 Award 2026

Rabu, 14 Okt 2026 19:36 WIB

Rabu, 14 Okt 2026 19:36 WIB

SurabayaPagi, Jakarta - PT PLN (Persero) berhasil meraih predikat Sector Champion pada kategori Energy & Public Utilities sekaligus menempati Runner Up dalam…

Bank Jatim Raih Tiga Penghargaan, Perkuat Kinerja Bisnis dan Kualitas Layanan

Bank Jatim Raih Tiga Penghargaan, Perkuat Kinerja Bisnis dan Kualitas Layanan

Rabu, 14 Okt 2026 19:32 WIB

Rabu, 14 Okt 2026 19:32 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (Bank Jatim) kembali menorehkan prestasi dengan meraih penghargaan Bisnis Indonesia…

Soal BPN Ponorogo, Ombudsman-RI Proses Laporan Aduan Terkait SKPT

Soal BPN Ponorogo, Ombudsman-RI Proses Laporan Aduan Terkait SKPT

Rabu, 14 Okt 2026 18:12 WIB

Rabu, 14 Okt 2026 18:12 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Pejabat Kantor ATR/BPN Ponorogo tampaknya mulai susah tidur. Ini setelah Ombudsman Republik Indonesia resmi menindak lanjuti…

Dikeluhkan Warga, Azhar Kahfi Akan Perjuangkan Anggaran PTM

Dikeluhkan Warga, Azhar Kahfi Akan Perjuangkan Anggaran PTM

Rabu, 14 Okt 2026 17:29 WIB

Rabu, 14 Okt 2026 17:29 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya – Pemberian Makanan Tambahan (PMT) bagi balita di Posyandu menjadi perhatian DPRD Kota Surabaya. Anggaran sekitar Rp5.000 per porsi d…

Sapa Bansos Jatim Hadir di Slopeng, Khofifah dan Wabup Sumenep Pastikan Layanan Menyentuh Warga

Sapa Bansos Jatim Hadir di Slopeng, Khofifah dan Wabup Sumenep Pastikan Layanan Menyentuh Warga

Rabu, 14 Okt 2026 15:59 WIB

Rabu, 14 Okt 2026 15:59 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sumenep - Pemerintah Provinsi Jawa Timur bersama Pemerintah Kabupaten Sumenep dan TNI Angkatan Laut menghadirkan beragam pelayanan publik dan…

Angkat Potensi Sejarah dan Ekonomi Lokal, Pemkab Situbondo Inisiasi Anyer–Panarukan 3R

Angkat Potensi Sejarah dan Ekonomi Lokal, Pemkab Situbondo Inisiasi Anyer–Panarukan 3R

Rabu, 14 Okt 2026 15:48 WIB

Rabu, 14 Okt 2026 15:48 WIB

SURABAYAPAGI.com, Situbondo - Sebagai langkah strategis dalam mengembangkan warisan sejarah Jalan Raya Pos menjadi peluang ekonomi bagi masyarakat, Pemerintah…