Pedagang KLD Wadul Dewan, Keluhkan Tarif Pemasangan Listrik

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI.COM, Bangkalan - Pedagang Pasar Ki Lemah Duwur (KLD) Bangkalan mendatangi kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Rabu (29/05/2024).

Kedatangan mereka untuk mengadukan kebijakan Pemerintah Bangkalan terkait pemasangan dan Peralihan instalasi listrik di Pasar KLD yang dinilai memberatkan pedagang.

Mereka tak terima lantaran pedagang dibebani biaya Rp. 1,2 juta untuk pemasangan dan peralihan instalasi listrik di masing-masing kios, padahal para pedagang sudah dibebani uang sewa kios.

Ketua Paguyuban pasar KLD Bangkalan, Lukman Hakim mengatakan, pedagang merasa keberatan dengan biaya pemasangan instalasi listrik itu.

Sebab menurutnya, sesuai peraturan daerah (perda) Bangkalan nomor 5 tahun 2016, sarana dan prasarana pasar merupakan tanggungjawab Pemkab.

"Kami tidak mempermasalahkan pemasangan atau perubahan meteran listrik ke token, yang kami keluhkan adalah biaya pemasangan karena dibebankan ke pedagang yang seharusnya itu merupakan kewajiban Pemkab," ujarnya usai audiensi dengan komisi B DPRD Bangkalan.

Lukman menambahkan, jumlah Pedagang di pasar KLD Bangkalan sekitar 500 orang, sedangkan yang sudah membayar biaya pemasangan meteran listrik sekitar 150 pedagang.

Dia meminta agar uang 150 pedagang yang sudah ditarik dikembalikan, karena kebijakan itu bertentangan dengan Perda Bangkalan.

"Permintaan kami tidak banyak, kami hanya minta pemasangan meteran listrik itu digratiskan dan uang pedagang yang sudah ditarik dikembalikan," katanya.

Dia berharap, keluhan para pedagang dapat diperhatikan oleh Pemkab Bangkalan, karena hal itu menyangkut kepentingan orang banyak yang sudah seharusnya diprioritaskan.

"Sebenarnya ini tidak rumit, hanya butuh ketegasan Pj Bupati. Jika Pj Bupati menyanggupi akan menganggarkan pemasangan meteran listrik ini di tahun 2025 dan tidak ada pemadaman sampai pemasangan, saya kira permasalahan ini selesai," katanya.

Menanggapi hal itu, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perdagangan Bangkalan, Achmad Sidik mengatakan, kebijakan pemasangan dan peralihan meteran listrik tersebut berdasarkan rekomendasi dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

Dia menjelaskan, dasar dari kebijakan tersebut berawal dari temuan BPK.

Menurutnya, sejak Tahun 2011 sampai 2023 pemkab Bangkalan mengalami kerugian, karena harus menanggung tagihan pemakaian listrik para pedagang.

"Tagihan listrik di pasar KLD setiap bulannya sekitar Rp. 30-40 juta, sementara hasil penarikan dari para pedagang hanya sekitar Rp. 8 juta. Makanya BPK merekomendasikan itu," jelasnya.

Sedangkan Ketua Komisi B DPRD Bangkalan, Rokib mengatakan, pihaknya tidak bisa mengambil keputusan terkait permasalahan tersebut, sebab itu berkaitan dengan anggaran.

Meski begitu, dia menginginkan yang terbaik bagi masyarakat Bangkalan khususnya para pedagang di pasar KLD, karena memang selama ini sarana dan prasarana di pasar banyak yang terbengkalai akibat adanya covid-19.

Kami hanya memfasilitasi, kami juga tidak bisa memastikan apakah itu bisa dianggarkan tahun depan atau tidak, itu bergantung pada kebijakan Pj Bupati Bangkalan. Tapi yang jelas kami tetap pro rakyat," ucapnya. wah

Berita Terbaru

Tekan Risiko Gagal Tumbuh, YBM PLN UIT JBM Beri Pendampingan Bagi 77 Balita di Situbondo

Tekan Risiko Gagal Tumbuh, YBM PLN UIT JBM Beri Pendampingan Bagi 77 Balita di Situbondo

Kamis, 08 Okt 2026 21:56 WIB

Kamis, 08 Okt 2026 21:56 WIB

SurabayaPagi, Situbondo — Komitmen PLN dalam memberikan manfaat bagi masyarakat tidak hanya diwujudkan melalui penyediaan listrik yang aman dan andal, tetapi j…

BPJS Kesehatan: Kemampuan Fiskal Jember Kecil Tapi Programnya Istimewa

BPJS Kesehatan: Kemampuan Fiskal Jember Kecil Tapi Programnya Istimewa

Kamis, 08 Okt 2026 20:55 WIB

Kamis, 08 Okt 2026 20:55 WIB

SURABAYAPAGI.COM- Jember — BPJS Kesehatan memberikan apresiasi tinggi terhadap terobosan Pemkab Jember yang memadukan program jaminan kesehatan nasional dengan …

Luncurkan Mobil Cinta, Antar Pasien Kurang Mampu Pulang Gratis

Luncurkan Mobil Cinta, Antar Pasien Kurang Mampu Pulang Gratis

Kamis, 08 Okt 2026 20:45 WIB

Kamis, 08 Okt 2026 20:45 WIB

SURABAYAPAGI.COM-Jember - Pemerintah Kabupaten Jember, Jawa Timur, meluncurkan Mobil Cinta untuk mengantar pasien kurang mampu pulang secara gratis setelah…

Haier dan AQUA Bidik Pasar Jawa Timur, Perdana Tampil di PRJ Surabaya 2026

Haier dan AQUA Bidik Pasar Jawa Timur, Perdana Tampil di PRJ Surabaya 2026

Kamis, 08 Okt 2026 19:28 WIB

Kamis, 08 Okt 2026 19:28 WIB

SURABAYAPAGI, Surabaya- Pasar elektronik rumah tangga di Jawa Timur menjadi salah satu sasaran penguatan bisnis Haier dan AQUA. Untuk mendekatkan diri dengan…

Penggeledahan Beruntun KPK di Madiun, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Disasar

Penggeledahan Beruntun KPK di Madiun, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Disasar

Kamis, 08 Okt 2026 18:13 WIB

Kamis, 08 Okt 2026 18:13 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun – Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menggeledah lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Madiun, Kamis (8/10/2026). Kali i…

Pemkab Lumajang Gelontorkan Rp10 Miliar untuk Perbaiki Ruas Jalan Rowokangkung-Kalipepe

Pemkab Lumajang Gelontorkan Rp10 Miliar untuk Perbaiki Ruas Jalan Rowokangkung-Kalipepe

Kamis, 08 Okt 2026 15:30 WIB

Kamis, 08 Okt 2026 15:30 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Dalam rangka perbaikan ruas jalan Rowokangkung-Kalipepe sepanjang kurang lebih 6 kilometer, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lumajang…