Ciputra Film Festival 2024 Sajikan Karya Inspiratif Sineas Muda hingga ABK

author Lailatul Nur Aini

- Pewarta

Minggu, 02 Jun 2024 19:42 WIB

Ciputra Film Festival 2024 Sajikan Karya Inspiratif Sineas Muda hingga ABK

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Ciputra Film Festival (CFF) kali ini, tidak hanya menampilkan karya-karya film dari sineas muda, tetapi juga memamerkan kreativitas luar biasa dari anak berkebutuhan khusus (ABK).

CFF yang hadir pada tahun ketiganya ini, mengusung tema “Unseen” dengan tujuan menjadi platform bagi sineas muda Indonesia, mulai dari pelajar hingga mahasiswa tingkat nasional dan internasional, serta masyarakat umum.

Baca Juga: Janji Dokter Muda Angkatan Perdana Universitas Ciputra Surabaya

Menurut Ukik, President Director CFF 2024, festival ini mendorong para peserta untuk menyuarakan isu-isu tersembunyi dan mendapatkan apresiasi dari para pakar perfilman.

Lebih lanjut, acara tersebut menghadirkan sutradara ternama, Wregas Bhanuteja yang sukses dengan film "Budi Pekerti". Wregas akan mengisi program spesial, Unseen Series of Wregas Bhanuteja.

"Ia (Wregas Bhanuteja) berbagi pengalaman, memberikan wawasan kepada para peserta tentang proses kreatif di balik layar, dan juga tantangan yang dihadapinya sebagai sutradara," kata Ukik, berdasarkan keterangan yang diterima Surabaya Pagi, Sabtu, (1/5/2024).

Ukik juga mengucapkan bahwa terdapat salah satu highlight CFF 2024 lainnya yakni pameran lukisan karya Vincent Prijadi Purnomo, seorang pelukis muda berbakat dari Vinautism Gallery.

Vincent, yang dikenal luas sebagai penyandang disabilitas dengan kemampuan melukis yang mengagumkan, akan memamerkan hasil karyanya pada festival ini.

Pengunjung yang hadir dapat menikmati berbagai lukisan indah sekaligus memiliki kesempatan untuk membeli karya-karya Vincent.

Baca Juga: Peduli Keluarga, Fakultas Psikologi UC Gelar Bincang Santai

Pada kesempatan itu, Vincent juga, memperagakan proses melukisnya di hadapan publik.

"Kehadiran Vincent Prijadi Purnomo dan partisipasi anak-anak dari SLB Tunas Kasih diharapkan dapat memberikan inspirasi serta memperlihatkan bahwa kreativitas tidak mengenal batas," jelas Ukik.

Kegiatan ini akan ditemani oleh guru serta kedua orang tuanya. Pada hari yang sama, anak-anak dari SLB Tunas Kasih akan berpartisipasi dengan mengecat tas kain, menunjukkan bahwa kreativitas tidak mengenal batas.

Ukik mengaku pada CFF 2024, pihaknya bertekad menjadi ajang apresiasi dan kreativitas bagi semua, termasuk mereka yang kurang mendapat perhatian di masyarakat.

Baca Juga: Sajikan New Normal- Aman Pasca Corona

"Pameran karya Vincent dan partisipasi aktif SLB Tunas Kasih menjadi salah satu bukti nyata dari komitmen ini," tutur Ukik.

Sekedar informasi, Ciputra Film Festival merupakan acara tahunan yang diselenggarakan oleh mahasiswa Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Ciputra Surabaya.

Tahun ini, mengusung tema 'UNSEEN', festival ini bertujuan memberi ruang bagi para sineas muda untuk menyuarakan isu-isu yang kurang diperhatikan dan menampilkan sisi-sisi perfilman yang jarang terlihat.

"Diharapkan CFF mampu menjadi wadah apresiasi dan kreativitas bagi sineas-sineas muda secara internasional," pungkasnya. Ain

Editor : Mariana Setiawati

BERITA TERBARU