Diduga Selewengkan Dana BKK, Kades Singkalan Terancam Dilaporkan ke Polisi

author Juma'in Koresponden Sidoarjo

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kades Singkalan, Sutono, saat ditemui Surabaya Pagi diruang kerjanya. SP/JUM
Kades Singkalan, Sutono, saat ditemui Surabaya Pagi diruang kerjanya. SP/JUM

i

SURABAYAPAGI.COM, Sidoarjo - Kepala Desa (Kades) Singkalan, Kecamatan Balongbendo, Sidoarjo  diduga selewengkan dana Bantuan Keuangan Kabupaten (BKK) tahun anggaran 2023 ratusan juta rupiah.

Dana bantuan yang seharusnya dipergunakan untuk pelaksanaan beberapa kegiatan di Desa Singkalan itu diduga sebagian masuk kantong pribadi.

Berdasarkan Perbup Sidoarjo Nomor 75 Tahun 2023 dan laporan realisasi penggunaan APBDes Tahun 2023, Desa Singkalan  mendapat pengalokasian dana BKK dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo sebesar Rp 600 juta. 

Namun ironisnya, Kades Singkalan, yakni Sutono, mengaku bahwa dana BKK  tahun 2023 yang diterima Pemdes Singkalan adalah sebesar Rp 450 juta. Dana itu sudah digunakan untuk pembangunan pujasera dan pemasangan delapan buah lampu jalan yang lokasinya di lapangan desa setempat.

"Dana BKK 2023 tidak sampai Rp 600 juta mas. Dari pak Kayan Rp 100 juta dan dari pak Nizar Rp 100 juta, itupun sudah kami bangunkan pujasera. Dan yang dari pak Bupati Muhdlor Rp 250 juta, itu juga sudah kami pergunakan untuk pemasangan lampu jalan," kata Sutono, saat ditemui Surabaya Pagi diruang kerjanya, Senin (3/6/2024).

Yang menjadi pertanyaan adalah, kenapa pada  Perbup Sidoarjo Nomor 75 Tahun 2023, Desa Singkalan  mendapat pengalokasian dana BKK sebesar Rp 600 juta ? 

Dan kenapa pada baliho laporan realisasi APBDes Tahun 2023, Pemdes Singkalan telah menerima dana BKK dari Pemkab Sidoarjo sebesar Rp 600 juta ? 

Dan kenapa Kades Sutono, mengaku jika dana BKK 2023 yang diterima Pemdes Singkalan Rp 450 juta ?

Terkait hal ini, ketua Pemuda Lumbung Informasi Rakyat (Pemuda LIRA) Sidoarjo, Fahmi Rosyidi, menduga adanya ketidak beresan terhadap  pengelolaan keuangan Desa Singkalan. 

Selain itu, dia juga menduga adanya penyelewengan terhadap uang rakyat tersebut. Untuk itu pihaknya akan melakukan pengumpulan data,  mempelajari pengelolaan keuangan dan investigasi di lapangan.

"Untuk sementara waktu ini,  kami akan pelajari dulu data-data yang kami miliki. Dan kalau kami temukan adanya dugaan penyelewengan, pasti akan kami laporkan ke Tipikor Polresta Sidoarjo, biar diproses sesuai prosedur hukum yang berlaku," ungkapnya. jum

Berita Terbaru

Terdakwa Fu Liwen Disebut Berperan dalam Klaster Embong Kenongo, Polisi Ungkap Kaitan Jaringan Solo

Terdakwa Fu Liwen Disebut Berperan dalam Klaster Embong Kenongo, Polisi Ungkap Kaitan Jaringan Solo

Kamis, 24 Sep 2026 20:10 WIB

Kamis, 24 Sep 2026 20:10 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya— Perkara dugaan tindak pidana perdagangan orang (TPPO) yang melibatkan sejumlah warga negara asing (WNA) di Surabaya mulai m…

Rakor Pengawasan Perizinan HOREKA, Ning Ita Dorong Optimalisasi Potensi PAD Kota Mojokerto

Rakor Pengawasan Perizinan HOREKA, Ning Ita Dorong Optimalisasi Potensi PAD Kota Mojokerto

Kamis, 24 Sep 2026 17:33 WIB

Kamis, 24 Sep 2026 17:33 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto– Pemerintah Kota Mojokerto terus mendorong optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui penguatan pengawasan dan monitoring e…

Enam Jam Lebih Digeledah KPK, Kanwil ATR/BPN Jatim Dijaga Brimob Bersenjata Lengkap

Enam Jam Lebih Digeledah KPK, Kanwil ATR/BPN Jatim Dijaga Brimob Bersenjata Lengkap

Kamis, 24 Sep 2026 17:31 WIB

Kamis, 24 Sep 2026 17:31 WIB

SurabayaPagi, Surabaya — Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) masih menggeledah Kantor Wilayah (Kanwil) Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional …

15 Warga Datangi Perumda Pasar Joyoboyo, Ajukan Permohonan Sewa Kios! Siap Ganti Pedagang Nakal

15 Warga Datangi Perumda Pasar Joyoboyo, Ajukan Permohonan Sewa Kios! Siap Ganti Pedagang Nakal

Kamis, 24 Sep 2026 16:56 WIB

Kamis, 24 Sep 2026 16:56 WIB

SURABAYAPAGI.com, Kediri - Sekitar 15 calon pedagang mendatangi kantor Perumda Pasar Joyoboyo Kota Kediri, Kamis (24/9). Mereka ingin menyewa kios atau los…

2.500 Personel Disiagakan dalam Operasi Aman Mataraman Semeru 2026 di Madiun Kota

2.500 Personel Disiagakan dalam Operasi Aman Mataraman Semeru 2026 di Madiun Kota

Kamis, 24 Sep 2026 15:51 WIB

Kamis, 24 Sep 2026 15:51 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun – Sebanyak 2.500 personel gabungan TNI, Polri, dan instansi terkait disiagakan dalam Operasi Aman Mataraman Semeru 2026 untuk m…

KPK Telusuri Aset Maidi, Jemakir Ditanya Soal Alfamart 

KPK Telusuri Aset Maidi, Jemakir Ditanya Soal Alfamart 

Kamis, 24 Sep 2026 15:46 WIB

Kamis, 24 Sep 2026 15:46 WIB

‎SURABAYAPAGI.com, Madiun – Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mendalami dugaan aset milik Wali Kota Madiun nonaktif Maidi. Dalam pemeriksaan ter…