Pertumbuhan Ekonomi RI 2025 Diproyeksikan hingga 5,6 Persen

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Pemerintah menargetkan, pertumbuhan ekonomi tahun 2025 masih berada di kisaran 5 persen, tepatnya di kisaran 5,1-5,5 persen. Angka ini lebih rendah dari janji kampanye yang disampaikan oleh presiden dan wakil presiden terpilih Prabowo-Gibran, yakni di kisaran 6-7 persen.

Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo memproyeksikan pertumbuhan ekonomi atau produk domestik bruto (PDB) Indonesia berada di kisaran 4,8 persen sampai dengan 5,6 persen pada 2025.

Untuk asumsi makro 2025, BI juga memandang rata-rata nilai tukar rupiah terhadap dolar AS berada di rentang Rp15.300 sampai dengan Rp15.700 per dolar AS. Sedangkan inflasi nasional pada 2025 diperkirakan berkisar antara 1,5-3,5 persen.

"Kondisi ekonomi global yang serba tidak menentu, banyak dinamika dan tantangan-tantangan, tentu saja akan berdampak kepada ekonomi Indonesia tahun ini dan juga tahun ke depan. Bank Indonesia menekankan kepada lima risiko utama," kata Perry di Jakarta, Rabu (5/6).

Hal tersebut disampaikan Perry dalam Rapat Kerja Komisi XI DPR RI tentang pembahasan asumsi dasar dalam pembicaraan pendahuluan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) Tahun Anggaran 2025.

Rapat tersebut juga dilakukan bersama dengan Menteri Keuangan, Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional, Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan, dan Rapat Dengar Pendapat dengan Badan Pusat Statistik (BPS).

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan, target pertumbuhan di kisaran 5,1-5,5 persen sebenarnya merupakan target yang ambisius. Hal ini seiring dengan ketidakpastian global yang berpotensi berlanjut sehingga berdampak terhadap pembentukan produk domestik bruto (PDB) nasional.

"Pertumbuhan PDB pada tahun 2025 diperkirakan pada kisaran 5,1 hingga 5,5 persen. Hal ini merupakan sebuah range pertumbuhan yang cukup ambisius, namun tetap realistis," kata dia dalam Rapat Paripurna DPR, di Gedung DPR, Jakarta, Selasa (4/6/2024).

Bendahara negara itu bilang, ekonomi Indonesia masih akan ditopang oleh konsumsi rumah tangga. Sumber pertumbuhan yang berkontribusi terhadap lebih dari 50 persen PDB ini diproyeksi tumbuh di kisaran 5-5,2 persen pada tahun depan.

"Hal ini didukung oleh terus dijaganya daya beli masyarakat melalui pengendalian inflasi," ujar Sri Mulyani.

Kemudian, sumber pertumbuhan ekonomi terbesar kedua, investasi, diproyeksi tumbuh di kisaran 5,2-5,9 persen.

Sri Mulyani menyebutkan, salah satu pertimbangan utama target pertumbuhan investasi itu ialah kondisi perekonomian global yang diwarnai tingkat suku bunga tinggi berkepanjangan serta fragmentasi geopolitik. Fragmentasi geopolitik juga bakal berdampak terhadap kinerja perdagangan internasional Indonesia.

Sri Mulyani memaparkan, sumber pertumbuhan ekonomi yang berasal dari ekspor diproyeksi tumbuh di kisaran 5-5,7 persen dan impor tumbuh di kisaran 4,3-4,9 persen.

Untuk mendorong aktivitas ekonomi nasional, pemerintah akan tetap mengandalkan belanja melalui APBN. Oleh karenanya, sumber pertumbuhan ekonomi yang berasal dari belanja pemerintah ditargetkan tumbuh di kisaran 4,7-5,2 persen.

Menurutnya, Indonesia perlu tumbuh di kisaran 6-8 persen untuk menjadi negara maju pada 100 tahun perayaan hari kemerdekaan.

"Kami sangat sadar untuk mewujudkan Indonesia emas 2045 diperlukan pertumbuhan yang lebih tinggi antara 6-8 persen," ucap Sri Mulyani. 

Berita Terbaru

Dalam Satu Kwartal 1 Tercatat 20 Insident di Perlintasan Sebidang di Daop 7 Madiun

Dalam Satu Kwartal 1 Tercatat 20 Insident di Perlintasan Sebidang di Daop 7 Madiun

Sabtu, 02 Mei 2026 17:23 WIB

Sabtu, 02 Mei 2026 17:23 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Berbagai insiden yang terjadi di perlintasan sebidang akhir akhir ini terus menjadi sorotan serius bagi masyarakat dan seluruh…

Program Perintis Masih Jadi Andalan dalam Peningkatan Kualitas dan Akses Pendidikan di Lamongan

Program Perintis Masih Jadi Andalan dalam Peningkatan Kualitas dan Akses Pendidikan di Lamongan

Sabtu, 02 Mei 2026 17:17 WIB

Sabtu, 02 Mei 2026 17:17 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Program beasiswa Pendidikan Terintegrasi dan Gratis (Perintis), hingga Gerakan Aksi Bersama Integrasi Penuntasan Anak Tidak…

Gercep Cegah Korupsi, KPK Acungi Jempol Kinerja Walikota Ning Ita

Gercep Cegah Korupsi, KPK Acungi Jempol Kinerja Walikota Ning Ita

Sabtu, 02 Mei 2026 16:40 WIB

Sabtu, 02 Mei 2026 16:40 WIB

  SURABAYA PAGI.COM, Mojokerto - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengapresiasi kinerja Pemerintah Kota Mojokerto dalam menindaklanjuti upaya pencegahan …

Peringati Mayday, Bupati Lamongan Perkuat Komitmen Kesejahteraan Pekerja

Peringati Mayday, Bupati Lamongan Perkuat Komitmen Kesejahteraan Pekerja

Sabtu, 02 Mei 2026 09:56 WIB

Sabtu, 02 Mei 2026 09:56 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Selalu perkuat komitmen kesejahteraan bagi para pekerja, menjadi upaya skala prioritas Pemerintah Daerah Kabupaten Lamongan, dalam…

Dorong Tata Kelola Pengadaan yang Transparan dan Berintegritas, PLN UIT JBM Perkuat Kolaborasi Mitra Kerja

Dorong Tata Kelola Pengadaan yang Transparan dan Berintegritas, PLN UIT JBM Perkuat Kolaborasi Mitra Kerja

Jumat, 01 Mei 2026 20:40 WIB

Jumat, 01 Mei 2026 20:40 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - Dalam upaya memperkuat sinergi dan meningkatkan kualitas tata kelola pengadaan, PLN Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Timur dan Bali…

Khofifah Perkuat Komitmen di May Day 2026, Hadirkan Kebijakan Nyata untuk Kesejahteraan Buruh

Khofifah Perkuat Komitmen di May Day 2026, Hadirkan Kebijakan Nyata untuk Kesejahteraan Buruh

Jumat, 01 Mei 2026 20:34 WIB

Jumat, 01 Mei 2026 20:34 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Pemerintah Provinsi Jawa Timur memperingati Hari Buruh Internasional (May Day) 2026 dengan menggelar syukuran bersama ribuan pekerja d…