Serapan Pupuk NPK Subsidi Lebih Rendah Dibandingkan Pupuk Urea

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI.COM, Situbondo - Pemkab Situbondo mencatat pada periode Januari-Juni atau semester I 2024 telah mendistribusikan sebanyak 10.795 ton atau 36 persen dari alokasi pupuk urea subsidi 29.987 ton tahun ini.

Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (Dipertangan) Kabupaten Situbondo Dadang Aries Bintoro menyebutkan pada periode Januari-April atau Masa Tanam 1 (MT1) pupuk urea subsidi terdistribusi sekitar 31 persen.

"Jadi, pada masa tanam dua mulai bulan Mei sampai dengan akhir Juni atau dua bulan ini baru sekitar lima persen pupuk urea subsidi terserap, sehingga total yang terserap sampai sekarang 36 persen," ujarnya.

Sementara pupuk NPK subsidi yang terserap atau telah didistribusikan pada selama periode Januari-Juni, kata Dadang, sudah mencapai sekitar 34 persen atau 10.195 ton dari alokasi yang diterima Situbondo pada tahun ini sebanyak 25.000 ton.

Dia menjelaskan serapan pupuk NPK subsidi lebih rendah dibandingkan pupuk urea, karena para petani masih ketergantungan menggunakan pupuk urea.

"Kami terus menyosialisasikan kepada petani tiap kesempatan, agar bagaimana petani menggunakan pupuk berimbang sehingga tidak tergantung ke pupuk kimia," kata Dadang.

Dia meminta kepada para petani di Situbondo agar segera menebus pupuk urea maupun NPK subsidi pada kios pupuk di desa masing-masing dengan membawa KTP elektronik atau Kartu Tani.

"Pendistribusian pupuk urea subsidi disalurkan ke petani yang terdaftar dalam elektronik Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (e-RDKK)," kata Dadang.

Sementara itu Kepala Bidang Penyuluhan Dispertangan Kabupaten Situbondo Muhammad Zaini mengatakan sesuai regulasi Kementerian Pertanian (Kementan) pada tahun ini pendistribusian pupuk subsidi tidak lagi menggunakan mekanisme masa tanam.

"Sekarang pendistribusiannya untuk pupuk urea dan NPK subsidi sekaligus per tahun, tidak per masa tanam lagi. Kalau masa tanam itu kan dibagi menjadi tiga kali per tahun," katanya. St-01/ham

Berita Terbaru

Gubernur Khofifah Berangkatkan 3.000 Peserta Mudik Gratis Kapal Laut dari Pelabuhan Jangkar

Gubernur Khofifah Berangkatkan 3.000 Peserta Mudik Gratis Kapal Laut dari Pelabuhan Jangkar

Senin, 16 Mar 2026 03:48 WIB

Senin, 16 Mar 2026 03:48 WIB

SurabayaPagi, Situbondo – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa memberangkatkan 3.000 peserta Program Mudik-Balik Gratis Angkutan Lebaran Tahun 2026 m…

Bupati PKB Peras Staf untuk THR

Bupati PKB Peras Staf untuk THR

Minggu, 15 Mar 2026 20:50 WIB

Minggu, 15 Mar 2026 20:50 WIB

Bupati Cilacap Tugaskan Sekda, Cari Dana ke Setiap Perangkat Daerah Sebesar Rp 515 juta     SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - KPK resmi menahan Bupati Cilacap S…

Bupati "Setor" THR ke Forkopimda, Terjadi Dimana-mana

Bupati "Setor" THR ke Forkopimda, Terjadi Dimana-mana

Minggu, 15 Mar 2026 20:43 WIB

Minggu, 15 Mar 2026 20:43 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Kasus Bupati Cilacap yang diduga meminta sejumlah uang dari tiap perangkat daerah di Kabupaten Cilacap dengan "target setoran"…

Presiden Perintahkan Kapolri Usut Tuntas dan Transparan

Presiden Perintahkan Kapolri Usut Tuntas dan Transparan

Minggu, 15 Mar 2026 20:42 WIB

Minggu, 15 Mar 2026 20:42 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menegaskan komitmen Polri menuntaskan kasus penyiraman air keras terhadap aktivis KontraS,…

Aktivis KontraS, Teriak Kesakitan

Aktivis KontraS, Teriak Kesakitan

Minggu, 15 Mar 2026 20:39 WIB

Minggu, 15 Mar 2026 20:39 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Andrie sontak berteriak kesakitan hingga menjatuhkan motornya. Berdasarkan kronologi dari KontraS, Andrie Yunus sedang mengendarai…

Bahlil Gertak Penjual Minyak di Singapura

Bahlil Gertak Penjual Minyak di Singapura

Minggu, 15 Mar 2026 20:37 WIB

Minggu, 15 Mar 2026 20:37 WIB

Kini Stok BBM dan LPG Aman Jelang Lebaran 2026     SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Kebutuhan BBM menjelang Lebaran 2026 diproyeksikan meningkat signifikan, m…