2 Panti Pijat di Surabaya Dirazia, Diduga Sediakan Layanan Plus-plus

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Petugas gabungan kembali menggelar razia ke tempat Rekreasi Hiburan Umum (RHU) di Surabaya. Kali ini ada 2 panti pijat di Surabaya Barat yang menjadi sasaran petugas karena diduga menyediakan layanan plus-plus.

Staf Penegakan Peraturan Daerah Satpol PP Kota Surabaya Anang Timur mengatakan Satpol PP dan petugas gabungan di Surabaya melakukan pengawasan tempat RHU di 2 panti pijat itu pada Sabtu (8/6/2024) malam.

Razia atau pengawasan terhadap 2 panti pijat itu dilakukan merespons aduan warga tentang adanya dugaan praktik pijat plus-plus. Dua lokasi panti pijat tersebut diketahui berada di Ruko Darmo Park.

"Kami lakukan pengecekan 2 lokasi panti pijat yang ada di Ruko Darmo Park," kata Anang, Minggu (9/6/2024).

"Kami dapat informasi adanya indikasi selain menyediakan jasa pijat, diduga menyediakan jasa pijat plus-plus," imbuhnya.

Anang menegaskan bahwa dalam pelaksanaan razia itu petugas gabungan tidak menemukan aktivitas di kedua panti pijat itu. Saat razia dilakukan tidak ada pengunjung yang datang.

"Saat kami cek ke lokasi, kedua panti pijat tersebut kosong (tidak ada pengunjung)," ujarnya.

Anang menegaskan pengecekan bersama Bakesbangpol, Bapenda, Dinkopdag, hingga beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait izin yang dimiliki 2 lokasi panti pijat pula. Dari hasil pengecekan itu 2 panti pijat ini sudah memiliki Nomor Induk Berusaha (NIB).

"Tapi, untuk sertifikat terapis dan Surat Terdaftar Penyehat Tradisional (STPT) keduanya belum ada," tuturnya.

Maka dari itu, Satpol PP telah mengimbau pemilik agar segera melengkapinya. Selanjutnya, Anang mengaku bakal mengundang para pemilik panti pijat ke kantor Satpol PP Kota Surabaya.

"Terkait beberapa hal yang menjadi aduan warga. Mereka (para pemilik) akan kami minta keterangan lebih lanjut," katanya. S-02/ham

Berita Terbaru

Baru 49,25 Persen dari 116 Juta Wajib Pajak Kendaraan yang Patuh

Baru 49,25 Persen dari 116 Juta Wajib Pajak Kendaraan yang Patuh

Kamis, 29 Okt 2026 01:07 WIB

Kamis, 29 Okt 2026 01:07 WIB

SURABAYAPAGI.com - PT Jasa Raharja mencatat tingkat kepatuhan wajib pajak kendaraan bermotor, baru mencapai 49,25 persen hingga September 2026, dari total 116…

Rupiah Melemah ke Rp 18.184 per Dollar AS

Rupiah Melemah ke Rp 18.184 per Dollar AS

Kamis, 29 Okt 2026 01:05 WIB

Kamis, 29 Okt 2026 01:05 WIB

SURABAYAPAGI.com - Bank Indonesia (BI) mengungkapkan pelemahan nilai tukar rupiah dipengaruhi kombinasi faktor eksternal dan domestik. Tekanan tersebut antara…

IHSG Ditutup Menguat Ikuti Bursa Saham Kawasan Asia

IHSG Ditutup Menguat Ikuti Bursa Saham Kawasan Asia

Kamis, 29 Okt 2026 01:02 WIB

Kamis, 29 Okt 2026 01:02 WIB

SURABAYAPAGI.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Rabu sore ditutup naik mengikuti penguatan bursa saham kawasan Asia. IHSG…

Bahlil Peringatkan KKKS Segera Eksekusi Proyek Migas Mangkrak

Bahlil Peringatkan KKKS Segera Eksekusi Proyek Migas Mangkrak

Kamis, 29 Okt 2026 00:59 WIB

Kamis, 29 Okt 2026 00:59 WIB

SURABAYAPAGI.com - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia memberi peringatan keras kepada para Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS)…

Istri Tersangka Pembunuhan Ibu dan Anak di Madiun, Menangis Histeris

Istri Tersangka Pembunuhan Ibu dan Anak di Madiun, Menangis Histeris

Kamis, 29 Okt 2026 00:56 WIB

Kamis, 29 Okt 2026 00:56 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Prarekonstruksi kasus dugaan pembunuhan Dini Hardiyanti (30) dan anaknya, AGF (4), di Kota Madiun, diwarnai momen emosional saat…

Jokowi Dipastikan Hadiri Sidang Ijazah Palsu 5 November 2026

Jokowi Dipastikan Hadiri Sidang Ijazah Palsu 5 November 2026

Kamis, 29 Okt 2026 00:53 WIB

Kamis, 29 Okt 2026 00:53 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi) dipastikan bakal hadir di sidang perkara fitnah dan pencemaran nama baik terkait tudingan ijazah…