Home / Opini : Kasih Karunia

Abraham, Bapa Orang Beriman

author surabayapagi.com

- Pewarta

Minggu, 09 Jun 2024 20:41 WIB

Abraham, Bapa Orang Beriman

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Antara Ibrahim dan Abraham adalah orang yg sama.

Ibrahim seingat saya merupakan panggilan dalam Quran yg ditulis dengan bahasa Arab. Begitu juga sebaliknya Abraham merupakan panggilan Ibrahim menurut Kristen dan Yahudi.

Baca Juga: Yesus Sang Penolong

Abraham sendiri adalah orang Ibrani (keturunan Eber). Eber adalah cicit dari Sem, anak Nuh. Semua informasi tertulis ini hanya bisa didapat dari Tanakh, Alkitab, dan Al-Qur'an. Serta tidak ada sumber lain.

Alkitab mengatakan, Abraham dipanggil Tuhan dari Mesopotamia ke negeri Kanaan, sekitar tahun 2000 SM.

Abaham (arti: bapa bagi banyak orang; Rm. 4:17), disebut sebagai “Bapa Orang Beriman”. Ini disebabkan oleh kesetiaan Abraham berjalan dalam iman. Ada dua alasan sehingga Abraham disebut sebagai Bapa Orang Beriman.

Dalam konteks pendidikan agama Kristen, makna panggilan Abraham dapat memberikan pelajaran yang berharga tentang iman dan ketaatan kepada Tuhan, serta pentingnya percaya dan mematuhi kehendak-Nya.

Abraham adalah seorang nabi yang dihormati dalam agama Kristen, Yahudi, dan Islam.

Dalam agama Kristen, Abraham dianggap sebagai moyang Mesias karena ia adalah leluhur Yesus Kristus dalam garis keturunan.

(MATIUS 1:1-25 BM)

Daripada Abraham hingga Raja Daud, nama-nama nenek moyang Yesus adalah seperti berikut: Abraham, Ishak, Yakub, Yehuda dan saudara-saudaranya, Peres dan Zerah (ibu mereka bernama Tamar). Hezron, Ram, Aminadab, Nahason, Salmon, Boas (ibunya Rahab), Obed (ibunya Rut), Isai, dan Raja Daud.

Dalam agama Kristen , Abraham merupakan salah satu figur yang penting dan terkenal di Alkitab. Ketika lahir, Abraham diberi nama Abram yang berarti bapa yang ditinggalkan. Ia berasal dari Ur-Kasdim, yang kemudian diperintahkan Tuhan untuk keluar dari kota tersebut.

Lalu apa kelebihan Abraham dalam Alkitab?

Baca Juga: Yesus Sahabat Setia

Abraham merupakan orang yang taat dalam hal memberikan persembahan kepada Tuhan.

Ketika diminta untuk mempersembahkan anaknya, Abraham tetap melaksanakannya meskipun dia menyayangi anaknya sepenuh hati. Ini membuktikan keteguhan imannya dan integritas atas apa yang dia yakini.

Abaham arti: bapa bagi banyak orang; Rm. 4:17)

Abrahan [ensiklopedia] Keturunan Sem dan putra Terah. Leluhur bangsa Yahudi dan bangsa-bangsa lain (Kej 17:5). Imannya sangat teguh dan ia dikenal sebagai 'sahabat Allah' (2 Taw 20:7).

“Namamu juga tidak akan lagi disebut Abram, tetapi namamu akan menjadi Abraham; sebab Aku telah menjadikan engkau sebagai bapak banyak bangsa” (Kejadian 17:5). Banyak yang akrab dengan perubahan nama patriark ternama Abraham dari nama aslinya, Abram.

Istrinya bernama Srah. Ia lahir dengan nama Sarai, adalah tokoh dalam agama Abrahamik. Dia adalah istri dari Abraham/Ibrahim. Baik dalam tradisi Yahudi, Kristen, dan Islam, dia digambarkan sebagai sosok perempuan saleh yang terkenal akan kecantikannya.

Baca Juga: Yesus Pembaharu Politik

Abraham dianggap sebagai bapak bangsa Yahudi. Dia adalah patriark pertama, ayah dari Ishak dan kakek dari Yakub, yang merupakan ayah dari Dua Belas Suku.

Tuhan menjanjikan tanah Israel kepada anak-anak Abraham.

Ada dua alasan sehingga Abraham disebut sebagai Bapa Orang Beriman. Kita belajar dari Abraham bahwa Tuhan sangat memperhitungkan ketaatan kita akan firman-Nya. Tapi sebagai manusia, kita sering memandang masalah sebagai hal yang tidak menguntungkan kita. Sehingga saat Tuhan meminta kita mengorbankan sesuatu yang berarti dalam hidup kita, kita akan mulai meragukan Tuhan.

Kisah Abraham tertulis dalam Kitab Kejadian pasal 11-25.

Ibrahim (sekitar 1997-1822 SM) merupakan nabi dalam agama Samawi. Nabi Ibrahim lahir di sebuah tempat yang bernama “Faddam A'ram” dalam kerajaan “Babylon” yang pada waktu itu diperintah oleh seorang raja yang bernama “Namrud bin Kan'aan.” Ia mendapat gelar dari Allah dengan gelar Khalil Allah (Kekasih Allah).

Perintah untuk Berkorban Suatu hari ketika Ishak masih kecil, Tuhan datang kepada Abraham dan menyuruhnya untuk mengorbankan Ishak di Gunung Moria. (Maria Sari)

Editor : Moch Ilham

BERITA TERBARU