Prediksi PDIP, Hasto akan Diusik Sampai Pilkada Serentak

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Tim Hukum Hasto sekaligus politikus PDIP Ronny Talapessy menduga pemanggilan Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto, di Polda Metro Jaya dan KPK,sengaja dinaikkan di tahun politik.

Pernyataan Ronny ini disertai data grafik saat isu keterkaitan Hasto di kasus Harun muncul di publik. Dia mengatakan isu ini muncul setiap Hasto baru saja menyampaikan kritik terhadap pemerintah.

"Kita mempunyai grafik di mana ketika Sekjen PDI-Perjuangan menyampaikan kritik, atau autokritik ya, dari proses pilpres kemarin, grafiknya itu menaik. Isu ini selalu dinaikin," kata Ronny di gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Senin (10/6/2024).

 

Saksi Kasus Harun Masiku

Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto, Senin (10/6) memenuhi panggilan KPK sebagai saksi kasus korupsi Harun Masiku.

Ini kehadiran Hasto yang kedua dalam kasus Harun Masiku. Sebelumnya Hasto telah diperiksa sebagai saksi pada Januari dan Februari 2020.

Saat tiba, Hasto dikerubungi wartawan tentang keberadaan Harun yang masih buron. Hasto mengatakan kehadirannya sebagai bentuk sikap taat hukum sebagai warga negara.

"Sesuai komitmen saya sebagai warga negara yang taat hukum, hari ini datang memenuhi panggilan dari Komisi Pemberantasan Korupsi," kata Hasto di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Senin (10/6/2024).

 

Panggilan di Tahun Politik

Ronny Talapessy membeberkan kapan saja isu ini muncul, di antaranya sejak bulan April tahun 2023 yakni saat masa awal pendaftaran Calon Presiden dan Wakil Presiden hingga pada bulan Maret dan April tahun ini.

"Kalau kita lihat bulan April pendaftaran pengumuman, kemudian bulan September ini ketika ada di Museum Fatahillah, kemudian bulan Oktober ketika ada putusan MK, kemudian ada pendaftaran saudara Gibran. Kemudian bulan November ketika ada namanya dugaan kriminalisasi terhadap Mas Butet, Mas Aiman, dan beberapa aktivis," jelas Ronny.

"Kemudian bulan Desember ketika masa kampanye. Kemudian bulan Januari ketika kita menyampaikan adanya abuse of power, dugaan mobilisasi aparat yang TSM. Kemudian di bulan Maret dan April ini sangat tinggi isu ini mulai dinaikkan," tambahnya.

Rony juga menyinggung soal Hasto yang secara berturut-turut mendapat panggilan dari lembaga penegak hukum. Sekjen PDIP itu pekan lalu telah diperiksa di Polda Metro Jaya terkait kasus ITE dan penghasutan.

"Nah ini menjadi pertanyaan buat kami, karena apa sekarang masuk tahun politik juga, akan masuk Pilkada. Jadi kami menduga ketika masuk tahun politik isu ini akan dinaikkan terus," kata Rony.

 

Hasto tak Bawa Berkas

Hasto mengaku tidak membawa berkas khusus terkait pemeriksaan hari ini. Dia hanya membawa surat panggilan dari KPK.

"Saya bawa surat undangan," katanya.

Awak media lalu bertanya perihal keberadaan Harun Masiku yang masih buron kepada Hasto. Sekjen PDIP ini menjawab dingin.

"Nanti, nanti," singkat Hasto sambil berjalan masuk ke dalam Gedung KPK.

KPK saat ini kembali menggencarkan penyidikan kasus korupsi pergantian antarwaktu dengan tersangka Harun Masiku. Di akhir bulan Mei 2024 ada tiga saksi yang terdiri dari dua mahasiswa dan satu pengacara diperiksa KPK.

Ketiga saksi itu dicecar penyidik KPK terkait keberadaan hingga pihak yang diduga menyembunyikan Harun Masiku. KPK juga mengaku ada informasi baru yang mesti didalami terkait pencarian Harun Masiku. n jk/erc/rmc

Berita Terbaru

Polres Blitar Kota Gelar Pasukan dan Cek Kesiapsiagaan Almatsus

Polres Blitar Kota Gelar Pasukan dan Cek Kesiapsiagaan Almatsus

Jumat, 28 Agu 2026 11:08 WIB

Jumat, 28 Agu 2026 11:08 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar – Polres Blitar Kota terus meningkatkan kesiapsiagaan personel dan sarana prasarana kepolisian melalui apel gelar pasukan sekaligus p…

Kuasa Hukum Santoso Utomo Tjioe Hormati Sikap JPU dan Serahkan Penilaian Eksepsi kepada Majelis Hakim

Kuasa Hukum Santoso Utomo Tjioe Hormati Sikap JPU dan Serahkan Penilaian Eksepsi kepada Majelis Hakim

Jumat, 28 Agu 2026 11:08 WIB

Jumat, 28 Agu 2026 11:08 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya – Perdebatan mengenai batas antara persoalan administratif dalam kegiatan usaha dan dugaan tindak pidana menjadi sorotan dalam s…

Untuk Semua, Gus Fawait Luncurkan Program Jember Cinta Kesehatan

Untuk Semua, Gus Fawait Luncurkan Program Jember Cinta Kesehatan

Jumat, 28 Agu 2026 11:01 WIB

Jumat, 28 Agu 2026 11:01 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jember — Pemerintah Kabupaten Jember terus memperluas jangkauan akses layanan kesehatan masyarakat. Tepat pada peringatan Hari Ulang Tahun k…

Jember Cetak Pertumbuhan 6,38 Persen, Investasi Triliunan Disiapkan

Jember Cetak Pertumbuhan 6,38 Persen, Investasi Triliunan Disiapkan

Jumat, 28 Agu 2026 10:58 WIB

Jumat, 28 Agu 2026 10:58 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jember — Pemerintah Kabupaten Jember bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Perwakilan Bank Indonesia (BI) Jember menggelar audiensi b…

Gus Fawait Ajak MUI Perkuat Sinergi Pembangunan dan Kesehatan

Gus Fawait Ajak MUI Perkuat Sinergi Pembangunan dan Kesehatan

Jumat, 28 Agu 2026 10:56 WIB

Jumat, 28 Agu 2026 10:56 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jember - Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Jember mengukuhkan Dewan Pimpinan serta Ketua, Sekretaris, dan anggota komisi masa khidmat…

Kantor Imigrasi Blitar Perluas Program Desa Binaan Imigrasi (DBI), Perkuat Pencegahan TPPO dan TPPM

Kantor Imigrasi Blitar Perluas Program Desa Binaan Imigrasi (DBI), Perkuat Pencegahan TPPO dan TPPM

Jumat, 28 Agu 2026 09:01 WIB

Jumat, 28 Agu 2026 09:01 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar – Kantor Imigrasi Blitar memperluas program Desa Binaan Imigrasi (DBI) sebagai upaya memperkuat pencegahan Tindak Pidana Perdagangan O…