Bisnis Hewan Kurban di Tulungagung Meroket, Sehari Bisa Jual 25 Sapi

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ilustrasi. Penjualan hewan kurban di pasar hewan Tulungagung, Jawa Timur. SP/ TLG
Ilustrasi. Penjualan hewan kurban di pasar hewan Tulungagung, Jawa Timur. SP/ TLG

i

SURABAYAPAGI.com, Tulungagung - Omzet penjualan hewan kurban, khususnya sapi di Tulungagung mengalami peningkatan. Tak tanggung-tanggung bahkan sepekan menjelang Idul Adha, salah satu pedagang berhasil menjual 25 ekor sapi dalam sehari.

Sejak sebulan yang lalu, lonjakan akan permintaan hewan kurban di Tulungagung memang meningkat tajam. Namun, menurut para pedagang setempat, lonjakan paling tinggi terjadi dalam kurun waktu sepekan terakhir.

Diketahui, pada musim kurban kali ini harga sapi juga mulai menjalani peningkatan. Harga satu ekor sapi rata-rata naik antara Rp 1-1,5 juta. Dan selama penjualan satu bulan terakhir, yang paling diminati konsumen sapi dengan kisaran harga Rp 25-30 juta.

"Awalnya itu harga Rp 25 juta sekarang Rp 26 juta sampai Rp 26,5 juta. Hari ini laku sekitar 25 ekor sapi," tutur Markum, salah seorang pedagang sapi, Rabu (12/06/2024).

Lebih lanjut, Markum menambahkan untuk menggenjot penjualan sapi, ia aktif melakukan aktivitas perdagangan di Tulungagung, Blitar, Kediri hingga Trenggalek.

Di sisi lain Pj Bupati Tulungagung Heru Suseno saat meninjau di Pasar Hewan Ngunut, memastikan pasokan sapi kurban di Tulungagung cukup melimpah. Bahkan stok sapi banyak dijual ke luar daerah.

"Stok sapi Tulungagung ada sekitar 12 ribu dan kebutuhannya hanya 3.000. Artinya kita surplus," kata Heru Suseno.

Sedangkan, untuk menjamin kesehatan sapi yang diperdagangkan, pemerintah melalui dinas peternakan dan kesehatan hewan menerjunkan 50 petugas veteriner. Mereka bertugas melakukan pengawasan lalu lintas perdagangan hewan di sejumlah pasar. Dari pemantauan yang dilakukan belum ditemukan adanya hewan yang sakit atau mengalami penyakit berbahaya, seperti penyakit mulut dan kuku (PMK).

"Jadi setiap hewan yang masuk ke pasar akan dilakukan pemeriksaan, ini kami lakukan untuk memastikan hewan yang dijual dalam kondisi sehat," jelasnya. tlg-01/dsy

Berita Terbaru

Kampus Berdampak dan Masa Depan Pengabdian Mahasiswa

Kampus Berdampak dan Masa Depan Pengabdian Mahasiswa

Jumat, 17 Jul 2026 08:15 WIB

Jumat, 17 Jul 2026 08:15 WIB

Oleh: Odjie SamrojiPengurus HIMA Bid. Eksternal & Pengabdian Masyarakat Program S3 Manajemen Universitas Negeri Surabaya   Beberapa tahun terakhir, istilah …

DPR Bikin MBG Watch

DPR Bikin MBG Watch

Jumat, 17 Jul 2026 01:28 WIB

Jumat, 17 Jul 2026 01:28 WIB

SURABAYAPAGI.com - “Kita sudah banyak dengar masukan, input, saran, dan ya terima kasih sudah mau secara gamblang sampaikan apa yang dirasakan dan dipelajari t…

Biarawati Katolik, Lompat dan Menari Bersama

Biarawati Katolik, Lompat dan Menari Bersama

Jumat, 17 Jul 2026 01:22 WIB

Jumat, 17 Jul 2026 01:22 WIB

SURABAYAPAGI.com - Pesta pecah setelah Lautaro Martinez mencetak gol kemenangan pada menit kedua masa tambahan waktu dalam pertandingan di Atlanta, Amerika…

Warga Buenos Aires, Rayakan Kemenangan Dikaitkan Malvinas

Warga Buenos Aires, Rayakan Kemenangan Dikaitkan Malvinas

Jumat, 17 Jul 2026 01:20 WIB

Jumat, 17 Jul 2026 01:20 WIB

SURABAYAPAGI.com - Kemenangan emosional Argentina, dirayakan secara masif di ibu kota Buenos Aires, karena dianggap sebagai pembalasan yang lebih dari sekadar…

SPANYOL UKIR ULANG FINAL 2010, MESSI PEMBEDANYA

SPANYOL UKIR ULANG FINAL 2010, MESSI PEMBEDANYA

Jumat, 17 Jul 2026 01:17 WIB

Jumat, 17 Jul 2026 01:17 WIB

SURABAYAPAGI.com - Pertandingan final Piala Dunia 2026 antara Spanyol dan Argentina akan diselenggarakan pada Senin, 20 Juli 2026, pukul 02.00 WIB akan datang.…

PEREBUTAN TEMPAT KETIGA, TETAP BERGENGSI

PEREBUTAN TEMPAT KETIGA, TETAP BERGENGSI

Jumat, 17 Jul 2026 01:14 WIB

Jumat, 17 Jul 2026 01:14 WIB

SURABAYAPAGI.com - Laga perebutan tempat ketiga akan mempertemukan Inggris melawan Perancis di Miami Stadium, Florida, pada Sabtu (18/7/2026) waktu setempat…