Wakil Ketua KPK, Slip of the Tongue

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Raditya M Khadaffi
Raditya M Khadaffi

i

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Alexander Marwata sedang menjadi bulan-bulanan di dunia maya. Dikecam. Dilecehkan. Dan direndahkan.

Maka itu,Wakil Ketua KPK Johanis Tanak, ikut bela Alex mengklarifikasi pernyataan soal penangkapan buron mantan Caleg PDIP Harun Masiku. Semula Alexander Marwata, bilang dapat menangkap dalam waktu satu minggu. Pernyataannya itu dianggap Alex sekadar harapan. Alex menepisPernyataannya itu sebagai janji. Nah!

Kamis (13/6/2024) siang Wakil Ketua KPK Johanis Tanak ikut bicara terkait pernyataan Alexander Marwata, itu.

Johanis mengatakan pihaknya hanya manusia yang berusaha, bukan Tuhan.

"Kita itu manusia hanya berusaha ya, apapun alasannya kita tetap senantiasa berusaha untuk mencari dan menemukan. Makanya kita sudah minta ditetapkan sebagai DPO (Harun Masiku)," kata Johanis di Gedung Negara Grahadi Surabaya, usai membuka roadshow bus KPK, Kamis (13/6/2024).

Johanis menyatakan KPK bukan Tuhan yang bisa menentukan hal secara pasti.

Menurutnya, omongannya bukan persoalan meralat atau tidak meralat harapan KPK untuk menangkap Harun Masiku minggu depan. Ada ada saja pembelaan terhadap rekan se timnya.

 

***

 

Sebagai jurnalis saya ikut sedih mengikuti pernyataan dua Wakil Ketua KPK yang abaikan nalar publik.

Apalagi pernyataan Alex disampaikan usai rapat bersama Komisi III DPR di Senayan, Jakarta, Selasa (11/6/2024). Dengan argumentasi apa pun, pernyataan Alex, adalah janji.

Pemahaman saya hg harapan itu sebuah hubungan timbal balik antara langkah-langkah untuk mencapainya. Beda dengan janji .

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) janji, antara lain, sebagai ”ucapan yang menyatakan kesediaan dan kesanggupan untuk berbuat (seperti hendak memberi, menolong, datang, bertemu).

Apabila terlanjur janji, maka wajiblah untuk menepati. Nah! Ada apa pejabat negara sekelas Wakil Ketua KPK bisa begitu mudahnya bikin janji akan menangkap Harun Masiku, satu minggu?.

 

***

 

Pernyataan Alex itu menurut saya sengaja. Ia seperti sudah punya gambaran lokasi si buron atau keseleo lidah. Bisa juga ia ceroboh dalam memiliih diksi.

Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (2008), keseleo lidah memiliki makna salah mengucapkan, atau salah mengatakan. Dalam bahasa Inggris disebut: Slip of The Tongue.

Dalam perspektif komunikasi, keseleo lidah, atau selip lidah, atau slip of the tongue, merupakan salah satu jenis penyimpangan atau kesalahan berbahasa lisan.

Slip of thongue are “something that you say by accident when you intended to say something else” (Dikutip dari Definition of slip of the tongue from the Cambridge Advanced Learner's Dictionary & Thesaurus ©️ Cambridge University Press, http://dictionary.cambridge.org/dictionary/british/slip-of-the-tongue).

Selip lidah (slip of the tongue) bisa membawa petaka.

Pepatah mengatakan, “a slip of the foot you may soon recover, a slip of the tongue you never will“.

Pepatah umum, selip kaki bisa segera disembuhkan, namun selip lidah takkan bisa disembuhkan.

Hal yang saya tahu, kesalahan ini terjadi akibat ketidaksengajaan dan tidak disadari oleh penyampainya. Kesalahan berbahasa ini dapat disebabkan oleh, faktor kelelahan, keletihan, kurang perhatian atau juga karena terlalu emosional.

Dalam perspektif komunikasi, selip lidah merupakan salah satu jenis penyimpangan atau kesalahan berbahasa lisan.

Penulis buku Language Learners and Theirs Errors (London: The Macmillan Press, 1983), John Norissh, mengistilahkannya sebagai lapse.

Dikatakan, lapse atau selip lidah itu merupakan bentuk penyimpangan yang diakibatkan kurang konsentrasi, rendahnya daya ingat, atau sebab-sebab lain yang dapat terjadi kapan saja dan pada siapa pun.

Fenomena keseleo lidah terkesan sesuatu yang sederhana dan tidak memiliki konsekuensi yang serius, namun ternyata tidak demikian kenyataannya. Fenomena keseleo lidah ini paling tidak memunculkan beberapa konsekuensi. Pertama, bagi penutur dapat menurunkan kredibilitas penutur atau penulisnya. Kedua, mengubah makna kata.

Akal sehat saya berbisik, siapa pun bisa mengalami slip of the tongue. Artinya, semua dari kita bisa saja kepleset omongan. Atau terselip lidahnya. Keseleo lidahnya. Karena memang lidah itu tidak bertulang.

Maka, bagi seorang pemimpin, yang punya pengikut, yang menduduki jabatan penting, jagalah mulutmu. Kewibawaanmu, nilaimu sebagai seorang pemimpin, sangat ditentukan oleh bagaimana menjaga mulutmu. “Controlling your tongue is the most serious investment” (mengendalikan lidah adalah investasi paling serius). Itu pepatah umum Pak Alexander Marwata ([email protected])

Berita Terbaru

Chery Pikap Double Cabin Diesel, Bisa Dipesan ke Australia

Chery Pikap Double Cabin Diesel, Bisa Dipesan ke Australia

Senin, 05 Okt 2026 08:31 WIB

Senin, 05 Okt 2026 08:31 WIB

SURABAYAPAGI.com - Chery sejatinya punya mobil pikap double cabin diesel berteknologi plug in hybrid electric vehicles (PHEV). Mobil itu makin dekat ke…

Pulihkan Stabilitas Ekonomi, Bolivia Didanai IMF Rp 33,98 triliun

Pulihkan Stabilitas Ekonomi, Bolivia Didanai IMF Rp 33,98 triliun

Senin, 05 Okt 2026 08:29 WIB

Senin, 05 Okt 2026 08:29 WIB

SURABAYAPAGI.com - Bolivia mendapat akses pendanaan hingga SDR 1,369 miliar (US$ 1,9 miliar) atau sekitar Rp 33,98 triliun (asumsi kurs Rp 17.888). Dengan…

Subaru WRX STI Cherry Red Sport Edition, Hanya Satu di Indonesia

Subaru WRX STI Cherry Red Sport Edition, Hanya Satu di Indonesia

Senin, 05 Okt 2026 08:24 WIB

Senin, 05 Okt 2026 08:24 WIB

SURABAYAPAGI.com - PT Plaza Auto Mega selaku agen pemegang merek Subaru di Indonesia resmi meluncurkan Subaru WRX STI Cherry Red Sport Edition di Tanah Air,…

Tujuh Perusahaan Himpun Dana di BEI Rp 2,16 triliun

Tujuh Perusahaan Himpun Dana di BEI Rp 2,16 triliun

Senin, 05 Okt 2026 08:21 WIB

Senin, 05 Okt 2026 08:21 WIB

SURABAYAPAGI.com - Hingga 2 Oktober 2026, baru tujuh perusahaan yang tercatat melantai di BEI melalui IPO saham. Berdasarkan data BEI, tujuh perusahaan…

Peternak Ayam Broiler Semakin Terjepit

Peternak Ayam Broiler Semakin Terjepit

Senin, 05 Okt 2026 08:18 WIB

Senin, 05 Okt 2026 08:18 WIB

SURABAYAPAGI.com - Peternak Rakyat Mandiri Indonesia (Permindo) mengungkap saat ini harga ayam di kandang berkisar Rp 21.000-22.000/kilogram (kg). Sementara…

DUGAAN PERMUFAKATAN JAHAT JPU DI BANK ARTHA GRAHA GATE

DUGAAN PERMUFAKATAN JAHAT JPU DI BANK ARTHA GRAHA GATE

Senin, 05 Okt 2026 08:10 WIB

Senin, 05 Okt 2026 08:10 WIB

Sebagai Wartawan yang sedang melakukan tugas Jurnalisme Investigasi, Dr. Tatang Istiawan telah melaporkan JPU Kejari Surabaya ke Jaksa Agung RI melalui Jaksa…