Penggilingan Daging di Pasar Besar Kota Malang Diburu Konsumen

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Salah satu lapak Selepan Arema, penggilingan daging saat Hari Raya Idul Adha 2024. SP/ MLG
Salah satu lapak Selepan Arema, penggilingan daging saat Hari Raya Idul Adha 2024. SP/ MLG

i

SURABAYAPAGI.com, Malang - Hari Raya Idul Adha 2024 membawa berkah tersendiri bagi pemilik usaha penggilingan daging di Pasar Besar Kota Malang, sejak Senin (17/06/2024) yang meningkat drastis dan laris manis.

Peningkatan permintaan penggilingan daging ini memang selalu terjadi pada momen Idul Adha. Kebanyakan pengguna jasa bukan langganan melainkan masyarakat umum yang mendapat jatah daging kurban.

Salah satu pemilik lapak Selepan Arema, Lutffi mengungkap, saat ini peningkatannya sekitar 100% kalau dibandingkan hari biasa. Seiring peningkatan permintaan penggilingan daging, harga jasa yang dia sediakan 5 ribu rupiah. Bila sebelumnya dia membanderol jasanya Rp 10 ribu/kg sekarang menjadi Rp 15 ribu/kg.

"Jam buka juga lebih lama saat hari raya Idul Adha. Kalau hari biasa jam 5 (pagi) sampai jam 2 siang. Kalau Idul Adha begini dari jam 5 sampai secapeknya. Biasanya bisa sampai jam 6 atau Magrib," jelasnya, Rabu (19/06/2024).

Sementara, pemilik usaha penggilingan lain di Pasar Besar Kota Malang yang akrab disapa Ibu Rudi membenarkan bahwa setiap momen Idul Adha ada peningkatan permintaan penggilingan daging dibandingkan hari biasa.

"Memang kalau Idul Adha ada peningkatan dibandingkan hari biasa. Tapi kalau dibandingkan tahun lalu ada sedikit penurunan," katanya.

Salah satu konsumen penggilingan daging, Ratna, warga Kecamatan Blimbing, Kota Malang mengatakan dia datang untuk menggilingkan daging yang dia dapat dari jatah kurban. Dia mengaku tidak sering datang ke penggilingan.

"Nggak setiap tahun aku ke sini. Sekarang kebetulan aja pengen. Tadi awalnya mau nyelep di Blimbing, tapi udah tutup dan akhirnya memutuskan datang ke Pasar Besar," tandasnya. mlg-01/dsy

Berita Terbaru

Keberhasilan Tekan Stunting hingga 0,92 Persen, Kota Mojokerto Jadi Rujukan Provinsi NTB

Keberhasilan Tekan Stunting hingga 0,92 Persen, Kota Mojokerto Jadi Rujukan Provinsi NTB

Rabu, 13 Mei 2026 17:25 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 17:25 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto– Keberhasilan Kota Mojokerto menekan angka stunting hingga di bawah satu persen menarik perhatian Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara …

Jamin Mamin Halal untuk Konsumen, Pemkot Mojokerto Fasilitasi Sertifikasi Halal UMKM secara Bertahap

Jamin Mamin Halal untuk Konsumen, Pemkot Mojokerto Fasilitasi Sertifikasi Halal UMKM secara Bertahap

Rabu, 13 Mei 2026 17:03 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 17:03 WIB

SURABAYA PAGI.COM, Mojokerto – Pemerintah Kota Mojokerto terus memperkuat ekosistem produk halal dengan menggelar fasilitasi sertifikasi halal massal bagi p…

Kenyamanan Warga Jadi Prioritas, Dishub Kota Mojokerto Perkuat Pengawasan Parkir

Kenyamanan Warga Jadi Prioritas, Dishub Kota Mojokerto Perkuat Pengawasan Parkir

Rabu, 13 Mei 2026 16:57 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 16:57 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto – Kenyamanan warga menjadi prioritas utama dalam pengelolaan parkir di Kota Mojokerto. Untuk itu, Pemerintah Kota Mojokerto melalui …

Pencabutan SIP Kios Pasar Pasar Digugat, Para Pedagang Sebut Prosedur Tidak Sesuai Perda   ‎

Pencabutan SIP Kios Pasar Pasar Digugat, Para Pedagang Sebut Prosedur Tidak Sesuai Perda  ‎

Rabu, 13 Mei 2026 16:02 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 16:02 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun - Gugatan puluhan pedagang pasar tradisional Kota Madiun terhadap pemerintah Kota Madiun menguak dugaan cacat prosedural dalam p…

Semen Gresik Grissee Running Festival 2026 Diikuti 1.111 Pelari, Angkat Heritage Industri dan Gaya Hidup Sehat

Semen Gresik Grissee Running Festival 2026 Diikuti 1.111 Pelari, Angkat Heritage Industri dan Gaya Hidup Sehat

Rabu, 13 Mei 2026 15:59 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 15:59 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – PT Semen Gresik sukses menggelar Semen Gresik Grissee Running Festival 2026 yang diikuti sebanyak 1.111 peserta di kawasan Wisma J…

Penjual Tempe di Pacitan Disiram Air Keras Oleh OTK, Begini Kronologinya!

Penjual Tempe di Pacitan Disiram Air Keras Oleh OTK, Begini Kronologinya!

Rabu, 13 Mei 2026 15:49 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 15:49 WIB

SURABAYA PAGI, Pacitan- Aksi brutal dilakukan oleh orang tak dikenal (OTK) terhadap seorang pedagang tempe di Kabupaten Pacitan, Jawa Timur. Korban yang…