Industri Furniture Sidoarjo Tembus Pasar Ekspor, Mendag Zulhas: Luar Biasa

author surabayapagi.com

- Pewarta

Minggu, 23 Jun 2024 14:31 WIB

Industri Furniture Sidoarjo Tembus Pasar Ekspor, Mendag Zulhas: Luar Biasa

i

Ilustrasi. Industri furniture di Sidoarjo masih laris manis hingga tembus pasar ekspor. SP/ SDA

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Salah satu perusahaan furniture yang berada di Sidoarjo mampu mengekspor puluhan kontainer produknya ke berbagai negara. Nilainya bahkan mencapai lebih dari 500 juta US Dollar tahun ini, 

Padahal, saat ini melemahnya nilai rupiah terhadap dolar Amerika serta menurunnya angka ekspor membuat ekonomi global belakangan bergejolak. Namun industri tersebut mampu bertahan. 

Baca Juga: SMA Muhammadiyah 2 Sidoarjo Gelar Forum Ta'aruf dan Orientasi Siswa

Melihat hal itu, Zulkifli Hasan, menteri perdagangan (mendag) mengapresiasi capaian tingkat ekspor furniture Sidoarjo itu karena mampu menjadi role model bagi perusahaan lainnya. 

"Hari ini kita lepas 11 kontainer ke Amerika. Di tengah restriksi hambatan perdagangan justru perusahaan ini malah mengekspor ke Amerika, ke Eropa dan belahan dunia lainnya," ungkapnya, Minggu (23/06/2024).

Lebih lanjut, menurut Zulhas, sapaan akrabnya, bertambahnya kapasitas ekspor furniture ini secara tidak langsung membuka lapangan kerja bagi masyarakat sekitar sehingga mampu mengurangi angka pengangguran di Jawa Timur. 

Baca Juga: Jembatan Kedungpeluk Ambrol, Pendistribusian Hasil Tambak ‘Mocar-macir’

"Selain menghasilkan lapangan kerja, juga menghasilkan devisa untuk negara. Bahkan mereka mencatat kenaikan ekspor 10-20 persen. Luar biasa, apalagi raw materialnya menggunakan produk lokal," Imbuhnya.

Terpisah, Marketing Director PT Integra Indocabinet Widjaja menjelaskan bahwa produk yang dihasilkan perusahaannya sebagian besar menggunakan bahan baku  dalam negeri. 

Baca Juga: Sambut Harkamtibmas, Polresta Sidoarjo Gelar 'Sahabat Curhat' Aman dan Kondusif

"Kita pakai kayu mahoni, kayu karet serta bahan anyam-anyaman yang diambil dari produksi lokal dan desainnya kita menggunakan dari Amerika Serikat," jelasnya.

Sebagai informasi, selama 48 bulan terakhir nilai ekspor Indonesia mengalami surplus. Untuk tahun ini mencapai angka USD 14 miliar. Angka ini diprediksi akan terus naik mengingat tahun lalu mencapai USD 37 miliar dan tahun 2022 sebesar USD 55 miliar. sda-01/dsy

Editor : Desy Ayu

BERITA TERBARU