Lepas PM UPT, Kadinsos Jatim Kenalkan Spa-Net untuk Pemberdayaan Disabilitas

author Lailatul Nur Aini

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kadinsos Jatim Kenalkan Spa-Net untuk Pemberdayaan Disabilitas. SP/Aini
Kadinsos Jatim Kenalkan Spa-Net untuk Pemberdayaan Disabilitas. SP/Aini

i

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Dinas Sosial (Dinsos) Jawa Timur kembali menggelar acara pelepasan penerima manfaat (PM) dari Unit Pelaksana Teknis (UPT) klaster disabilitas, pada Senin, (24/6/2024).

Acara yang digelar di Gor Serbaguna UPT Rehabilitasi Sosial Bina Netra (RSBN) Malang itu, juga menandai peresmian inovasi baru, Spa-Net atau spa dan massage netra.

Pelepasan ini diadakan untuk PM dari UPT RSBN Malang, UPT Rehabilitasi Sosial Bina Daksa (RSBD) Pasuruan, dan UPT Rehabilitasi Sosial Bina Rungu Wicara (RSBRW) Pasuruan.

Diketahui, ada 48 orang dinyatakan lulus setelah menjalani pelayanan dan pembinaan fisik, mental, sosial, serta keterampilan selama dua tahun.

Kepala Dinas Sosial Provinsi Jatim Restu Novi Widiani menekankan pentingnya kelulusan bagi PM dan mempersiapkan mereka untuk mengembangkan keterampilan di lingkungan asalnya.

"Beberapa PM kurang bisa memanfaatkan bantuan secara maksimal di tempat asalnya. Oleh karena itu, perlu adanya workshop tambahan agar mereka terlatih kerja," kata Novi.

Menurutnya, Workshop Spa Net ini, sebelumnya telah diinisiasi lewat Galeri Disabilitas Kinasih dan UPT (Gadisku) yang diresmikan pada April 2024 silam.

Novi juga memperkenalkan inovasi Spa-Net sebagai wadah bagi PM disabilitas netra yang merupakan terapis pijat. Selain itu, Spa-Net juga menjual karya-karya PM disabilitas lain, mirip dengan konsep Gadisku.

"Apabila kalian belum menerima atau mendapatkan tempat yang cocok untuk berwirausaha, terutama disabilitas netra, tidak usah kemana-mana, Spa-Net bersedia menerima kalian lagi," lanjut Novi.

Sekedar informasi, Spa-Net yang inisiasi oleh Kepala UPT RSBN Malang Firdaus Sulistijawan itu menyebutkan sebagai wadah bagi PM disabilitas netra yang merupakan terapis pijat. Selain itu, di Spa-Net juga terdapat etalase dari karya-karya para PM disabilitas lain yang diperjualbelikan, mirip Gadisku.

Masih perihal workshop, Novi juga membocorkan sedikit proyeksi ke depan, yaitu dibukanya workshop bagi PM gelandangan-pengemis (gepeng).

"Dalam waktu dekat, UPT Rehabilitasi Sosial Bina Karya (RSBK) Madiun bakal mengemban tugas untuk melanjutkan cita-cita tersebut," ungkap Novi.

Sementara itu, yang juga hadir dalam kesempatan tersebut Wakil Ketua Komisi E DPRD Jatim Hikmah Bafaqih turut mengapresiasi perkembangan para PM yang telah lulus.

"48 wisudawan ini merupakan orang-orang yang berhasil bermetamorfosis," kata Hikmah.

Tak luput, ia juga memuji dedikasi para kepala UPT dan instruktur yang memberikan pelayanan terbaik untuk Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS) di Jatim.

Hikmah juga menyoroti istilah yang digunakan untuk para disabilitas. "Saya tidak setuju dengan sebutan orang berkebutuhan khusus. Mari kita ganti dengan 'orang berkemampuan khusus'," tuturnya.

Ia menekankan perlunya program Corporate Social Responsibility dari perusahaan-perusahaan untuk mendukung mereka.

Pada pelepasan ini, sertifikat kelulusan dan bantuan kemandirian sosial sebesar Rp 5 juta diserahkan secara simbolis kepada enam PM perwakilan dari ketiga UPT.

Selain itu, acara ini juga menampilkan persembahan dari PM UPT klaster disabilitas lainnya, seperti nyanyian, band, hadrah, pembacaan Al-Quran, fashion show, pembacaan puisi, dan pencak silat.

Acara yang berlangsung meriah itu dihadiri juga dihadiri pejabat eselon III dan IV di lingkungan Dinsos Jatim, kepala/perwakilan Dinas Sosial kota/kabupaten, perwakilan OPD kota/kabupaten terkait, pilar-pilar sosial Malang Raya, dan para wali PM.

Kendati demikian, Dinsos Jatim berharap para penerima manfaat dapat memanfaatkan bantuan yang diberikan dengan baik, menjadi pribadi yang mandiri, dan berkontribusi positif bagi keluarga dan masyarakat.

Disisi lain, ditemui secara langsung oleh tim Surabaya Pagi, salah satu PM dari UPT RSBRW Pasuruan, mengapresiasi langkah Pemprov Jatim dalam memberikan bantuan serta pelatihan selama 2 tahun. Bahkan, sebelum lulus dari tempat pelatihan tersebut, ia telah melakukan praktek kerja di GADISku Surabaya.

"Bersyukur dan sekali, setelah dari sini (lulus) mau lanjut jadi barista lagi di Cafe (GADISku). Tapi kedepannya, ingin juga buka bengkel las sendiri," ujar pria asal Sidoarjo, dengan menggunakan bahasa isyarat yang juga didampingi langsung oleh pihak UPT RSBRW Pasuruan. Ain

Berita Terbaru

Menteri Haji Ungkap Kendala Biaya Haji 2027, Tarif Penerbangan Saudia Airlines Masih Lebih Mahal 

Menteri Haji Ungkap Kendala Biaya Haji 2027, Tarif Penerbangan Saudia Airlines Masih Lebih Mahal 

Jumat, 25 Sep 2026 22:11 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 22:11 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Menteri Haji Mochamad Irfan Yusuf atau Gus Irfan mengungkapkan pembahasan biaya penyelenggaraan ibadah haji 2027 masih berlangsung. S…

UNS Rebut Gelar Juara Beregu Campus League Badminton 2026 Usai Drama Tiga Set Lawan BINUS

UNS Rebut Gelar Juara Beregu Campus League Badminton 2026 Usai Drama Tiga Set Lawan BINUS

Jumat, 25 Sep 2026 21:11 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 21:11 WIB

SurabayaPagi, Bandung — Universitas Negeri Sebelas Maret (UNS) Surakarta merebut gelar juara beregu Campus League Badminton 2026 - The Nationals setelah m…

Beredar Beras Bantuan Pangan Berubah Warna, Bulog Pastikan Tidak ada Beras Oplosan Seperti yang Diisukan

Beredar Beras Bantuan Pangan Berubah Warna, Bulog Pastikan Tidak ada Beras Oplosan Seperti yang Diisukan

Jumat, 25 Sep 2026 21:08 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 21:08 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan – Adanya peredaran beras bantuan pangan yang berubah warna di wilayah Semanding Tuban, langsung ditanggapi oleh Bulog Cabang B…

Pupuk Bersubsidi Jatim Masih Tersisa 557 Ribu Ton, Fraksi PDIP Dorong Pengawasan Ketat

Pupuk Bersubsidi Jatim Masih Tersisa 557 Ribu Ton, Fraksi PDIP Dorong Pengawasan Ketat

Jumat, 25 Sep 2026 20:44 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 20:44 WIB

SURABAYAPAGI.COM, SURABAYA - Penyaluran pupuk bersubsidi di Jawa Timur hingga 21 September 2026 baru mencapai 73,64 persen. Dari total alokasi 2.115.951 ton,…

Karyawan PT SPS di 5 Pabrik Gelar Doa Bersama Untuk para Korban Kecelakaan Kerja

Karyawan PT SPS di 5 Pabrik Gelar Doa Bersama Untuk para Korban Kecelakaan Kerja

Jumat, 25 Sep 2026 19:42 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 19:42 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Sebagai bagian dari duka atas tragedi kecelakaan pekerjaan yang menewaskan 4 karyawan dan 3 lainya masih perawatan, semua karyawan…

Empat Raperda Masuk DPRD, Aturan CSR Juga Ikut Diubah 

Empat Raperda Masuk DPRD, Aturan CSR Juga Ikut Diubah 

Jumat, 25 Sep 2026 19:21 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 19:21 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Pemkot Madiun ingin memperjelas peran forum yang mengoordinasikan program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR). Untuk itu, Pemkot m…