Paku Kucing di Pohon, Warga Lampung Jadi Tersangka

author surabayapagi.com

- Pewarta

Senin, 24 Jun 2024 19:00 WIB

Paku Kucing di Pohon, Warga Lampung Jadi Tersangka

SURABAYAPAGI, Malang - Polisi telah menetapkan Indra Wahyudi (40) sebagai tersangka dalam kasus penganiayaan sadis terhadap kucing di Dau, Kabupaten Malang. Kasus ini menjadi sorotan publik setelah aksi keji pelaku terhadap kucing liar tersebar luas di media sosial.

Kasi Humas Polres Malang, Ipda Dicka Ermantara, mengungkapkan bahwa pihaknya telah meningkatkan status penyidikan terhadap kasus penganiayaan sadis terhadap kucing yang terjadi di lingkungan perumahan Puncak Sengkaling, Dau, Kabupaten Malang tersebut.

Baca Juga: Polres Malang Dalami Penemuan Mayat Bayi di Aliran Sungai

Pria asal Kecamatan Seputih Agung, Kabupaten Lampung Tengah, itu kini sedang menjalani proses penyidikan lebih lanjut.

"Betul, statusnya saat ini sudah dinaikkan menjadi tersangka, berkasnya segera kita lengkapi untuk kemudian dilimpahkan ke Kejaksaan," ujar Dicka dalam konferensi pers di Polres Malang, Senin (24/6/2024).

Baca Juga: Cegah Polisi Terlibat Judi Online, Polres Malang Cek Hp Anggota

Dicka menambahkan penyidik telah mengumpulkan berbagai alat bukti dan meminta keterangan dari sejumlah saksi. Keterangan tersangka juga telah diperiksa secara mendalam oleh penyidik.

Dari hasil pemeriksaan, Indra mengaku melakukan perbuatan itu karena kesal terhadap kucing-kucing liar yang sering buang kotoran sembarangan di lingkungan tempat tinggalnya.

Baca Juga: Home Industry Minyak Curah Palsu di Malang Beromzet Ratusan Juta per Bulan

"Penyidik telah menerapkan Pasal 302 KUHP tentang penganiayaan terhadap satwa, ancaman pasal tersebut pidana penjara maksimal 9 bulan," imbuhnya.

Kasus ini mendapat perhatian luas dari masyarakat dan pemerhati satwa, yang berharap hukum dapat ditegakkan dengan tegas untuk mencegah kejadian serupa di masa mendatang. Kepolisian berkomitmen untuk menangani kasus ini dengan serius demi menjaga kesejahteraan satwa dan menciptakan lingkungan yang aman bagi semua makhluk hidup. Ml-01/ham

Editor : Moch Ilham

BERITA TERBARU