Wakil Ketua DPRD Surabaya Mendorong Revitalisasi THR-TRS Jadikan Dunia Seni Surabaya Lebih Optimal

author Al Qomaruddin

- Pewarta

Selasa, 25 Jun 2024 18:49 WIB

Wakil Ketua DPRD Surabaya Mendorong Revitalisasi THR-TRS Jadikan Dunia Seni Surabaya Lebih Optimal

i

Gedung eks Taman Hiburan Rakyat (THR) dan Taman Remaja Surabaya (TRS) yang berlokasi di Jl Kusuma Bangsa Surabaya.

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Eks Taman Hiburan Rakyat (THR) dan Taman Remaja Surabaya (TRS) dengan Hi-Tech Mall Surabaya merupakan aset Pemerintah kota Surabaya yang terbengkalai. Dimana Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya berencana mengintegrasikan kawasan eks THR dan TRS dengan Hi-Tech Mall Surabaya dengan melakukan revitalisasi eks THR-TRS, serta membuka sayembara desain kawasan Eks THR-TRS.

Wakil Ketua DPRD Kota Surabaya A Hermas Thony mendukung penuh rencana revitalisasi kawasan eks-Taman Hiburan Rakyat (THR) dan Taman Remaja Surabaya (TRS). Namun dia menekankan agar revitalisasi ini harus menjadikan dunia seni Surabaya jadi makin optimal.

Baca Juga: DPRD Kota Surabaya Apresiasi Pemasangan PJU di Kampung-Kampung 

"Harus bisa menjadi pergerakan seni dan budaya Suroboyo ini makin berkembang. Bukan taman bermain. Itu sama saja menduplikasi yang sudah ada. Harus lebih maju untuk pengembangan seni kota tercinta kita," kata Wakil Ketua AH Thony, Senin (24/6) kemarin.

Diakui pasca THR-TRS ditutup, seni dan budaya di Surabaya meredup. Di tempat itulah, kreasi seni dan aktivitas seni Surabaya tumbuh dan berkembang. Ludruk yang khas dengan kidungan hingga wayang orang bisa tampil di situ.

Bahkan Srimulat juga lahir dari tempat bersejarah tersebut. Namun sejak 2018, THR -TRS itu ditutup. Pihak ketiga yang mengelola wahana dan gedung itu pun mengembalikan aset milik Pemkot Surabaya. 

Saat ini, Pemkot berencana mengintegrasikan kawasan eks THR dan TRS dengan Hi-Tech Mall Surabaya. Bahkan rencananya akan dikembangkan menjadi tempat konser bertaraf internasional. Dengan menyesuaikan kebutuhan era. 

Salah satu upaya yang dilakukan Pemkot Surabaya adalah dengan melakukan revitalisasi eks THR-TRS. Pimpinan DPRD itu pun menguraikan bahwa THR dan TRS adalah tempat bersejarah yang luar biasa bagi warga Surabaya.

Tidak hanya taman dan wahana bermain yang terkenal di eranya, tapi kawasan tersebut menjadi tempat tampilan beragam pentas kesenian. Berbagai kesenian semarak tampil di situ. Mulai seni tingkat sekolah hingga profesional. Di lokasi itu juga berdiri Gedung Srimulat.

Oleh karena itu, langkah menghidupkan kembali THR-TRS disebutnya memberikan angin segar bagi dunia kesenian di Kota Surabaya. "THR-TRS itu harus dipertahankan sebagai pusat kajian dan pengembangan budaya Surabaya," tandasnya.

 

Baca Juga: Datangi Kantor DPRD Surabaya, Relawan Tuntut AH. Thony Maju Calon Walikota Surabaya di Pilwali 2024


Terintegrasi dengan Hi-tech 

Dalam rinciannya, Eks THR-TRS ada dua. Pemkot Surabaya sudah memetakan yang depan tempat bermain dan Gedung Srimulat. Satunya dengan luas 1,7 hektar (TRS) dan lainnya dengan luas 2,3 hektar (THR). 

Dua tempat terkenal itu akan menjadi tempat kreatif bagi pemuda. Selain itu ada tempat konser berkelas. Rencananya keduanya juga akan diintegrasikan dengan Hi-tech Mall untuk kegiatan e-sport dan kegiatan kreatif muda berbasis teknologi.

AH Thony yang politisi Gerindra menyebut bahwa itu adalah langkah maju Pemkot Surabaya dalam memberi ruang kreatif bagi anak muda. Selain itu yang juga perlu menjadi perhatian adalah pengembangan seni Surabaya.

Sebab dengan langkah itu, Kota Surabaya disebutnya memiliki banyak kelebihan. Yakni langkah dalam upaya kreativitas dan konsep pelaksanaan pertunjukan seni. Selain lebih kaya, berjalannya regenerasi tokoh kesenian juga optimal dengan ruang kreasi.

Pemkot ingin menjadikan eks THR-TRS itu sebagai kawasan multifungsi dengan konsep MICE (Meeting, Incentive, Convention, and Exhibition). 

Baca Juga: Minta Pemblokiran KK Jangan Timbulkan Problem Baru

Saat ini, Pemkot juga menyiapkan pembangunan lokasi konser di eks lahan THR-TRS. Dampak terbesarnya adalah perekonomian masyarakat bergerak karena terbukanya kesempatan mendapatkan lapangan pekerjaan.

"Potensi bisa digali dari fasilitas tersebut, mulai dari pelaksanaan pentas dan sekaligus dikembangkan bakatnya. Masyarakat bisa mencari penghasilan," kata AH Thony.

Dia mendorong agar bisa disinergikan dengan pengembang untuk menjadikan keduanya menjadi ruang publik. Dengan konsep yang dirancang oleh Pemkot pada proses revitalisasi THR-TRS menjadi ruang publik multifungsi berpotensi menarik banyak investor.

"Bukan sekadar area publik tetapi area bisnis. Apalagi di sana juga ada kolam renang yang bisa jadi wahana wisata," katanya. 

Dia pun berharap, Pemkot Surabaya nantinya tak sekadar menyerahkan sepenuhnya. Alq

Editor : Moch Ilham

BERITA TERBARU