Akhir 2025, Tren Sepeda Listrik di Jepang Matikan Honda Super Cub

author surabayapagi.com

- Pewarta

Rabu, 26 Jun 2024 12:58 WIB

Akhir 2025, Tren Sepeda Listrik di Jepang Matikan Honda Super Cub

i

Honda Super Cub 50cc. SP/ JKT

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Honda memutuskan akan hengkang dari moped alias motor bebek kecil imbas standar emisi yang lebih ketat untuk diterapkan pada akhir 2025 di Jepang. Secara otomatis, akan turut membunuh perlahan seri motor legendaris Super Cub 50cc, Rabu (26/06/2024).

Padahal, motor bebek kecil itu sempat menjadi andalan di jalan-jalan Jepang selama ledakan ekonomi pasca-perang. Harganya yang terjangkau dan penghematan bahan bakar yang baik menjadikan kendaraan ini populer di kalangan masyarakat Jepang, mulai dari pelajar hingga pekerja.

Baca Juga: 14 Unit Daihatsu Tampil Kece di Booth Diorama Seluas 1.960 Meter Persegi

Meski Honda menguasai sekitar 80 persen pangsa pasar segmen kendaraan ini di Jepang, jenama berlambang sayap kepak ini melihat kecil kemungkinan untuk menjualnya secara luas.

Akibat ketatnya regulasi terkait emisi gas buang berbahaya, merancang konverter katalitik yang sesuai dengan peraturan baru menjadi lebih sulit bagi mesin 50cc. Hal ini disebabkan oleh berbagai faktor, termasuk waktu yang diperlukan agar komponen mencapai suhu yang optimal.

Kesulitan tersebut berarti biaya pengembangan yang lebih besar. Suku cadang tambahan yang diperlukan untuk meloloskan motor berkapasitas kecil ini mematuhi undang-undang emisi baru akan mendorong kenaikan harga dari yang awalnya seharga 200-300 ribu yen (Rp 20,5-30,8 juta) menjadi 300-450 ribu yen (Rp 30,8-46,2 juta), sama bahkan melampaui harga motor 125cc.

Baca Juga: Tampil Gagah di Segala Medan, GWM Tank 300 Bakal Dijual September

Peningkatan ini kontra dengan penjualan motor bebek 50cc yang sedang menurun. Penjualan moped merosot karena penggunaan sepeda listrik yang kini semakin meningkat. 

Sebagai informasi, tahun lalu, tercatat hanya 92.824 moped dengan mesin hingga 50cc diekspor dari Jepang. Angka ini hanya mewakili 3 persen pada puncak kepopulerannya pada 1982, di mana saat itu ada 2,78 juta unit dikapalkan.

Baca Juga: BYD Luncurkan MPV Listrik Pertamanya M6, Mulai Rp 300 Jutaan

Namun, ini bukanlah akhir dari nama Super Cub secara menyeluruh, karena varian berkapasitas lebih besar, termasuk Super Cub C125, kemungkinan akan tetap ditawarkan untuk saat ini.

Honda juga pernah memimpin di segmen ini dengan merilis Super Cub C100 49cc yang ikonik pada tahun 1958. Seri Super Cub adalah kendaraan roda dua terlaris Honda di seluruh dunia. Lebih dari 110 juta telah dibuat terhitung sejak tahun 58. Bahkan saat ini, Honda Jepang menjual berbagai moped di bawah 50cc, termasuk Super Cub, Cross Cub, skuter Benly, dan CRF50F. jk-06/dsy

Editor : Desy Ayu

BERITA TERBARU