Akhir 2025, Tren Sepeda Listrik di Jepang Matikan Honda Super Cub

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Honda Super Cub 50cc. SP/ JKT
Honda Super Cub 50cc. SP/ JKT

i

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Honda memutuskan akan hengkang dari moped alias motor bebek kecil imbas standar emisi yang lebih ketat untuk diterapkan pada akhir 2025 di Jepang. Secara otomatis, akan turut membunuh perlahan seri motor legendaris Super Cub 50cc, Rabu (26/06/2024).

Padahal, motor bebek kecil itu sempat menjadi andalan di jalan-jalan Jepang selama ledakan ekonomi pasca-perang. Harganya yang terjangkau dan penghematan bahan bakar yang baik menjadikan kendaraan ini populer di kalangan masyarakat Jepang, mulai dari pelajar hingga pekerja.

Meski Honda menguasai sekitar 80 persen pangsa pasar segmen kendaraan ini di Jepang, jenama berlambang sayap kepak ini melihat kecil kemungkinan untuk menjualnya secara luas.

Akibat ketatnya regulasi terkait emisi gas buang berbahaya, merancang konverter katalitik yang sesuai dengan peraturan baru menjadi lebih sulit bagi mesin 50cc. Hal ini disebabkan oleh berbagai faktor, termasuk waktu yang diperlukan agar komponen mencapai suhu yang optimal.

Kesulitan tersebut berarti biaya pengembangan yang lebih besar. Suku cadang tambahan yang diperlukan untuk meloloskan motor berkapasitas kecil ini mematuhi undang-undang emisi baru akan mendorong kenaikan harga dari yang awalnya seharga 200-300 ribu yen (Rp 20,5-30,8 juta) menjadi 300-450 ribu yen (Rp 30,8-46,2 juta), sama bahkan melampaui harga motor 125cc.

Peningkatan ini kontra dengan penjualan motor bebek 50cc yang sedang menurun. Penjualan moped merosot karena penggunaan sepeda listrik yang kini semakin meningkat. 

Sebagai informasi, tahun lalu, tercatat hanya 92.824 moped dengan mesin hingga 50cc diekspor dari Jepang. Angka ini hanya mewakili 3 persen pada puncak kepopulerannya pada 1982, di mana saat itu ada 2,78 juta unit dikapalkan.

Namun, ini bukanlah akhir dari nama Super Cub secara menyeluruh, karena varian berkapasitas lebih besar, termasuk Super Cub C125, kemungkinan akan tetap ditawarkan untuk saat ini.

Honda juga pernah memimpin di segmen ini dengan merilis Super Cub C100 49cc yang ikonik pada tahun 1958. Seri Super Cub adalah kendaraan roda dua terlaris Honda di seluruh dunia. Lebih dari 110 juta telah dibuat terhitung sejak tahun 58. Bahkan saat ini, Honda Jepang menjual berbagai moped di bawah 50cc, termasuk Super Cub, Cross Cub, skuter Benly, dan CRF50F. jk-06/dsy

Berita Terbaru

Mengandung Gas dan Berpotensi Ledakan, Pemkab Setop Pengeboran Sumur di Sumenep

Mengandung Gas dan Berpotensi Ledakan, Pemkab Setop Pengeboran Sumur di Sumenep

Minggu, 05 Apr 2026 11:32 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 11:32 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sumenep - Dalam rangka mengantisipasi kebakaran dan ledakan lantaran pengeboran sumur di di Dusun Somangkaan, Desa Karduluk, Kecamatan…

Sidak Pasar Tradisional, Dirut Bulog: Mayoritas Harga Pangan Stabil dan di Bawah HET

Sidak Pasar Tradisional, Dirut Bulog: Mayoritas Harga Pangan Stabil dan di Bawah HET

Minggu, 05 Apr 2026 11:22 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 11:22 WIB

SURABAYA PAGI.COM, Surabaya – Direktur Utama Perum BULOG, Ahmad Rizal Ramdhani, melakukan pemantauan langsung terhadap harga bahan pangan di Pasar Wonokromo, S…

Dorong Pemerataan Ekonomi, Pemkab Banyuwangi Batasi Operasional Toko Swalayan dan Ritel Modern Berjejaring

Dorong Pemerataan Ekonomi, Pemkab Banyuwangi Batasi Operasional Toko Swalayan dan Ritel Modern Berjejaring

Minggu, 05 Apr 2026 11:21 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 11:21 WIB

SURABAYAPAGI.com, Banyuwangi  - Sebagai upaya mendorong pemerataan ekonomi serta memberi ruang bagi warung rakyat dan pelaku usaha UMKM agar tetap berkembang, …

Dinilai Efektif, SPPG di Kota Malang Mulai Uji Coba Terapkan MBG Konsep 'Prasmanan'

Dinilai Efektif, SPPG di Kota Malang Mulai Uji Coba Terapkan MBG Konsep 'Prasmanan'

Minggu, 05 Apr 2026 11:09 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 11:09 WIB

SURABAYAPAGI.com, Malang - Baru-baru ini, Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kota Malang Unit Gadang 2 melakukan inovasi pada mekanisme pendistribusian…

Tersangkut Kabel Listrik, Damkar Tulungagung Gercep Evakuasi Balon Udara Berukuran 2,5 Meter

Tersangkut Kabel Listrik, Damkar Tulungagung Gercep Evakuasi Balon Udara Berukuran 2,5 Meter

Minggu, 05 Apr 2026 10:54 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 10:54 WIB

SURABAYAPAGI.com, Tulungagung - Festival balon udara disaat lebaran ketupat memang sudah menjadi tradisi tahunan. Namun, dibalik festival yang cantik tersebut…

Tingkatkan Pembenah Tanah Alami, Kelompok Petani Probolinggo Manfaatkan Limbah Eceng Gondok

Tingkatkan Pembenah Tanah Alami, Kelompok Petani Probolinggo Manfaatkan Limbah Eceng Gondok

Minggu, 05 Apr 2026 10:45 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 10:45 WIB

SURABAYAPAGI.com, Probolinggo - Dalam rangka meningkatkan kesuburan lahan pertanian, para Kelompok Tani Masa Baru di Desa Jatisari, Kabupaten Probolinggo, Jawa…