Juli, Harga BBM Diperkirakan Naik

author surabayapagi.com

- Pewarta

Rabu, 26 Jun 2024 20:01 WIB

Juli, Harga BBM Diperkirakan Naik

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Bulan Juli mendatang diperkirakan ada penyesuaian harga BBM. Direktur Eksekutif Reforminer Institute Komaidi Notonegoro, Rabu (26/6/2024) mengungkapkan harga BBM, termasuk yang subsidi bisa naik bulan depan. Dia menilai ada tiga biang kerok yang membuat harga BBM berpotensi naik harganya.

Pertama, Komaidi bilang harga minyak saat ini telah berada di atas rata-rata harga minyak yang ditentukan di APBN. Kedua, nilai tukar yang terdepresiasi. Ketiga, target lifting yang tidak tercapai.

Baca Juga: Menteri ESDM: Kenaikan Harga BBM pada Juli Belum Putus

Di dalam APBN 2024, asumsi harga minyak ICP ditentukan sebesar US$ 82 per barel. Per bulan Mei 2024, harga ICP sendiri ditetapkan sebesar US$ 79,78 per barel, turun dari bulan sebelumnya yang mencapai US$ 87,61 per barel. Sementara itu, harga minyak dunia acuan Brent berada di level US$ 85,95 per barel. Sedangkan harga minyak mentah acuan West Texas Intermediate (WTI) pada US$ 81,63 per barel.

Kemudian, nilai tukar rupiah beberapa waktu ini memang sedang tertekan oleh Dolar Amerika Serikat. Paling parah, Dolar menggencet Rupiah hingga ke level Rp 16.400 ke atas. Hari ini, nilai Rupiah dibuka dengan pelemahan ke level Rp 16.462.

Dari kondisi tersebut, Komaidi menilai ruang fiskal APBN sudah berada pada posisi yang cukup berat dan butuh penyesuaian. Maka dari itu, kenaikan harga BBM bisa dilakukan untuk menjaga kesehatan anggaran negara.

 

Baca Juga: Waduh, Bulan Depan, Menkeu Sri Mulyani Buka Peluang Naikkan Harga BBM dan Listrik

Menteri ESDM Wait and See

Sementara Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif menyebut, pihaknya belum berencana melakukan penyesuaian terhadap harga BBM, khususnya BBM non subsidi, seperti Pertamax dan lainnya.

Menurut Arifin, untuk melakukan penyesuaian harga, maka pemerintah harus menggelar rapat terlebih dahulu. Sementara rapat yang membahas mengenai penyesuaian harga BBM non subsidi belum dilakukan.

Baca Juga: Per 1 Agustus: Harga Pertamax Turbo, Dexlite, dan Pertamina Dex Naik Lagi

"Belum ada rapat (antarkementerian/lembaga), belom ada apa-apa. Nggak ada arahan. Tunggu rapat," ungkap Arifin singkat ditemui di Gedung Kementerian ESDM, Senin (24/6/2024).

Di kesempatan yang berbeda di Istana Kepresidenan, Jakarta, Arifin juga menyebut pihaknya masih menantikan rapat koordinasi dengan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati perihal subsidi dan harga BBM ini.

"Tanya Bu Sri Mulyani tuh, saya kan tiap saat siap. Tanya beliau (Sri Mulyani) kapan mau ngumpulnya," ujarnya. n jk/cr3/rmc

Editor : Moch Ilham

BERITA TERBARU