RI Gandeng China untuk Tingkatkan Produksi Minyak

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Arifin Tasrif mengatakan bahwa Indonesia menggandeng China untuk meningkatkan produksi minyak bumi melalui kolaborasi teknologi antara Sinopec dengan Pertamina EP.

“Untuk kerja sama penerapan teknologi, kita kerja sama dengan China. Ini sudah ada respons dari Sinopec untuk lima lapangan Pertamina EP,” ujar Arifin Tasrif ketika menyampaikan paparan di Jakarta, Jumat (2/8).

Adapun lima lapangan Pertamina EP (Eksplorasi dan Produksi) yang dimaksud, yakni Rantau, Tanjung, Pamusian, Jirak, dan Zulu.

“Sinopec akan kita undang ke Zulu, dan sekarang tinggal menunggu follow up selanjutnya,” kata Arifin.

Kerja sama tersebut merupakan salah satu langkah yang ditempuh oleh Kementerian ESDM dalam rangka meningkatkan produksi minyak bumi.

Melalui kerja sama teknologi dengan Sinopec, Arifin menargetkan terjadi peningkatan produksi minyak melalui metode Enhanced Oli Recovery (EOR) atau metode perolehan minyak tahap lanjut dengan cara menambahkan energi berupa dari material atau fluida khusus yang tidak terdapat dalam reservoir minyak.

Metode tersebut biasanya diimplementasikan di sumur-sumur yang sudah tua.

“Kalau dulu recovery-nya hanya 30 persen, sekarang kita coba Pertamina bisa meningkatkan recovery ke 50 persen,” kata Arifin.

Arifin mengatakan bahwa teknologi China mampu meningkatkan recovery hingga di atas 50 persen.

“Jadi kita lagi memadukan (dengan teknologi China) supaya bisa ngangkat dan kita harapkan ada tambahan lifting,” kata Arifin.

Terkait dengan prospek produksi minyak bumi secara keseluruhan, Arifin mengatakan terdapat enam prospek yang ditargetkan bisa berproduksi pada 2028.

Adapun enam lapangan baru tersebut meliputi Forel yang diestimasikan mulai berproduksi pada kuartal keempat 2024, Ande Ande Lumut (kuartal pertama 2028), Singa Laut Kuda Laut (kuartal keempat 2026), Hidayah (kuartal pertama 2027), BUIC (kuartal ketiga 2024), dan OO-OX (kuartal pertama 2026).

“Jumlahnya 100 ribu barel lebih,” kata Arifin.

Ia menargetkan agar berbagai upaya tersebut dapat mendongkrak produksi minyak bumi yang menunjukkan tren penurunan sejak 2020.

“Dari 2020 itu kita memang minyaknya anjlok terus. Kami coba untuk menahan, kami sekarang mengelola lapangan-lapangan tua,” kata Arifin. 

Berita Terbaru

19 Sekolah Muhammadiyah di Gresik Raih Penghargaan atas Kenaikan Jumlah Murid

19 Sekolah Muhammadiyah di Gresik Raih Penghargaan atas Kenaikan Jumlah Murid

Minggu, 05 Apr 2026 16:27 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 16:27 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik - Sebanyak 19 sekolah Muhammadiyah di Kabupaten Gresik menerima penghargaan atas keberhasilan meningkatkan jumlah peserta didik secara…

Daop 7 Madiun Catat Enam Gangguan Perjalanan KA Selama Angkutan Lebaran 2026

Daop 7 Madiun Catat Enam Gangguan Perjalanan KA Selama Angkutan Lebaran 2026

Minggu, 05 Apr 2026 15:00 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 15:00 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Selama masa Angkutan Lebaran 2026, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun mencatat adanya enam kejadian gangguan…

Kurang Waspada! Motor dan Truk Adu Banteng, Pengendara Motor Tewas di TKP

Kurang Waspada! Motor dan Truk Adu Banteng, Pengendara Motor Tewas di TKP

Minggu, 05 Apr 2026 14:55 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:55 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Kecelakaan antara pengendara motor dan Truk Isuzu dengan adu banteng yang terjadi pada Minggu (5 April 2026) dini hari mengejutkan…

Kebijakan Pembatasan Belanja Pegawai 30 Persen dari APBD Akan Resmi Berlaku Tahun 2027

Kebijakan Pembatasan Belanja Pegawai 30 Persen dari APBD Akan Resmi Berlaku Tahun 2027

Minggu, 05 Apr 2026 14:23 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:23 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Terkait kebijakan pembatasan belanja pegawai maksimal 30 persen dari APBD akan resmi diberlakukan tahun 2027. Dimana, postur APBD…

Usai Santap Nasi Berkat Tahlilan, Puluhan Korban Diduga Alami Keracunan Muntah-Diare

Usai Santap Nasi Berkat Tahlilan, Puluhan Korban Diduga Alami Keracunan Muntah-Diare

Minggu, 05 Apr 2026 14:14 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:14 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Baru-baru ini viral, seusai menyantap nasi berkat tahlilan di Jalan Sido Kapasan Gang 10, Simokerto, Surabaya, sebanyak puluhan…

Warga Napis Bojonegoro Akhirnya Miliki Jembatan, Pasca Penantian Puluhan Tahun

Warga Napis Bojonegoro Akhirnya Miliki Jembatan, Pasca Penantian Puluhan Tahun

Minggu, 05 Apr 2026 14:06 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:06 WIB

SURABAYAPAGI.com, Bojonegoro - Setelah menanti selama puluhan tahun, akhirnya kini warga di perbatasan Bojonegoro dan Ngawi bisa bernapas lega lantaran…