Pertanian Kota Malang Mulai Menyempit, Banyak Petani Jual Lahan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ilustrasi. Lahan pertanian di Kota Malang mulai menyempit di kawasan perumahan. SP/ MLG
Ilustrasi. Lahan pertanian di Kota Malang mulai menyempit di kawasan perumahan. SP/ MLG

i

SURABAYAPAGI.com, Malang - Masalah terhimpitnya ekonomi hingga tidak ada keluarga yang meneruskan untuk bertani, membuat lahan pertanian di Kota Malang mulai menyempit. Pasalnya, karena masalah tersebut banyak petani memilih menjual lahannya kepada pengembang perumahan.

Melihat fenomena itu, Pemkot Malang terus memberikan sosialisasi bahwa lahan pertanian peruntukannya adalah pertanian bukan perumahan. Serta meminta petani mempertahankan tanahnya untuk bertani, lantaran laju inflasi bisa terkendali dengan produk-produk pertanian

“Kami akan siapkan regulasinya. Selain petani, sosialisasi juga kami berikan kepada pelaku usaha. Kalau ada rencana alih fungsi, ada syarat ketat. Kami berharap dipertahankan. Ini pendapatan pertanian yang sudah turun temurun,” ujar Pj Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, Kamis (27/06/2024).

Di Kelurahan Tasikmadu, ada 111 hektare lahan persawahan yang terdata oleh Pemkot Malang. Pertanian menjadi salah satu andalan warga sekitar untuk memenuhi kebutuhan ekonomi bagi sebagian warga Tasikmadu.

Wahyu menyebut, Petani adalah pahlawan pertanian yang mempertahankan lahannya karena sudah banyak pengusaha yang berminat lahan pertanian di Kelurahan Tasikmadu.

“Ini termasuk arahan Mendagri pada Senin lalu yang meminta agar mempertahankan lahan pertanian di kota. Pertanian ini menunjang inflasi yang ada di Kota Malang. Kami juga regulasi untuk menghindari adanya alih fungsi lahan. Ada kriteria dan aturan, ketat. Itu mengikat,” ujar Wahyu.

Sebagai informasi, sebelumnya banyak petani yang menjual lahannya karena faktor ekonomi hingga tidak ada generasi penerus di keluarga yang melanjutkan bertani. Petani akhirnya, rela menjual lahan pertanian demi menyewa lahan lainnya.

“Kami berharap fasilitas di kawasan pertanian bisa diperbaiki agar generasi penerus ini memiliki harapan mengerjakan lahan pertanian. Anak saya mengeluh enggan mengerjakan sawah karena irigasi rusak,” ujar Sutarji salah satu petani di Kelurahan Tasikmadu. mlg-01/dsy

Berita Terbaru

Gelar Recovery Air Bushing 500 kV di GISTET Paiton, PLN Perkuat Keandalan untuk Stakeholder Strategis

Gelar Recovery Air Bushing 500 kV di GISTET Paiton, PLN Perkuat Keandalan untuk Stakeholder Strategis

Sabtu, 11 Apr 2026 21:00 WIB

Sabtu, 11 Apr 2026 21:00 WIB

SurabayaPagi, Probolinggo - PLN kembali menunjukkan respons cepat, sigap, dan terukur dalam menjaga keandalan sistem kelistrikan di Jawa Timur, khususnya pada…

IBT GISTET 500 kV Waru Tiba di Pelabuhan Tanjung Perak, PLN Sokong Kelistrikan Jawa Timur

IBT GISTET 500 kV Waru Tiba di Pelabuhan Tanjung Perak, PLN Sokong Kelistrikan Jawa Timur

Sabtu, 11 Apr 2026 17:29 WIB

Sabtu, 11 Apr 2026 17:29 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – PT PLN (Persero) melalui Unit Induk Pembangunan Jawa Bagian Timur dan Bali (UIP JBTB) kembali mencatat kemajuan signifikan dalam p…

Halal Bihalal SAPMA Jatim Jadi Ajang Konsolidasi dan Penjaringan Kader

Halal Bihalal SAPMA Jatim Jadi Ajang Konsolidasi dan Penjaringan Kader

Sabtu, 11 Apr 2026 08:00 WIB

Sabtu, 11 Apr 2026 08:00 WIB

‎‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun- – Kegiatan halal bihalal yang digelar PC SAPMA Kota Madiun tak sekadar menjadi ajang silaturahmi, namun juga dimanfaatkan sebagai mo…

Wujudkan Ketahanan Pangan Dampak Dinamika Global, Bupati Tulungagung Gatut Sunu Salurkan Bantuan CPP

Wujudkan Ketahanan Pangan Dampak Dinamika Global, Bupati Tulungagung Gatut Sunu Salurkan Bantuan CPP

Jumat, 10 Apr 2026 16:52 WIB

Jumat, 10 Apr 2026 16:52 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Tulungagung - Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo menyalurkan bantuan pangan Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) kepada ribuan warga di…

Khofifah Dorong Percepatan Sertifikasi Tanah Wakaf, Cegah Sengketa dan Penyusutan Aset

Khofifah Dorong Percepatan Sertifikasi Tanah Wakaf, Cegah Sengketa dan Penyusutan Aset

Jumat, 10 Apr 2026 14:45 WIB

Jumat, 10 Apr 2026 14:45 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional (BPN) Jawa Timur memperkuat kolaborasi dengan pesantren, perguruan tinggi, dan masyarakat u…

Libatkan 56 Bidang Lomba, LKS Dikmen Jatim 2026 Perluas Kompetisi Lintas Jenjang

Libatkan 56 Bidang Lomba, LKS Dikmen Jatim 2026 Perluas Kompetisi Lintas Jenjang

Jumat, 10 Apr 2026 14:38 WIB

Jumat, 10 Apr 2026 14:38 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, menutup Lomba Kompetensi Siswa (LKS) Pendidikan Menengah (Dikmen) Tingkat Provinsi Jawa …