Sekolah Rusak di Kabupaten Pasuruan akan Direhab

author surabayapagi.com

- Pewarta

Minggu, 30 Jun 2024 17:34 WIB

Sekolah Rusak di Kabupaten Pasuruan akan Direhab

SURABAYAPAGI.COM, Pasuruan - Pemerintah Kabupaten Pasuruan melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dispendikbud) tahun ini akan memperbaiki puluhan sekolah yang mengalami kerusakan.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pasuruan, Tri Agus Budiharto mengatakan, ada 657 bangunan SD yang berada di Kabupaten Pasuruan. Dari jumlah itu, sekitar 200 sekolah yang rusak, mulai ringan, sedang sampai rusak berat.

Baca Juga: Pemkab Pasuruan Optimalkan Penggunaan Produk Dalam Negeri Pengadaan Barang dan Jasa

"Kerusakan yang terjadi, kondisinya bervariasi. Ada ringan, sedang hingga berat. Bahkan, beberapa ruangan sekolah ada yang tak bisa ditempati, karena kerusakan yang parah," kata Tri di sela-sela kesibukannya, Jumat (29/6/2024).

Dari ratusan sekolah rusak, untuk tahun ini baru 90 sekolah yang akan diperbaiki. Menurut Tri, anggaran juga sudah disiapkan sebesar Rp 24 milyar yang berasal dari Pemerintah Pusat melalui Dana Alokasi Khusus (DAK).

"Alhamdulillah kami mendapat sokongan dari pusat melalui DAK, dan besarannya Rp 23 milyar," singkatnya.

Baca Juga: Pemkab Pasuruan Launching SIK, Seluruh Kegiatan Konservasi Perusahaan akan Tercatat

Saat ini, proses lelang untuk beberapa pekerjaan rehabilitasi sekolah telah dimulai. Terutama bagi sekolah yang mendapatkan dana DAK. Kata Tri, prioritas perbaikan akan dilihat berdasarkan tingkat kerusakan dan urgensinya.

Total ada 16 Sekolah Dasar (SD) dan 4 Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang terbilang rusak parah, akan segera diperbaiki.

"Karena akan membahayakan, bila tetap digunakan. Sehingga, kegiatan belajar dan mengajar ditempatkan di tempat yang lain," pungkasnya.

Baca Juga: Pemerintah Kabupaten Pasuruan Perbaiki Jalan yang Rusak

Saat ditanya perbaikan sekolah meliputi apa saja?, Tri menjelaskan bahwa tak hanya ruang kelas, rehabilitasi juga akan mencakup ruang kepala sekolah, perpustakaan dan ruang guru.

"Bukan hanya ruang belajar siswa saja. Tapi ada perpustakaan dan ruang para dewan guru," tutupnya. ps-01

Editor : Moch Ilham

BERITA TERBARU