Petani Was-was Gagal Panen, Kemarau Panjang Ancam 5 Kecamatan Blitar

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ilustrasi. Kekeringan di area persawahan Kabupaten Blitar imbas musim kemarau panjang. SP/ BLT
Ilustrasi. Kekeringan di area persawahan Kabupaten Blitar imbas musim kemarau panjang. SP/ BLT

i

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Berdasarkan data Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi adanya kemarau panjang hingga menyebabkan kekeringan berpotensi lebih lama daripada tahun 2023 lalu.

Diketahui, untuk puncak musim kemarau di Bumi Penataran pun diprediksi bakal terjadi pada bulan Agustus dan September ini. Hal itu tentu membuat para petani di Kabupaten Blitar ketar-ketir dan was-was bakal gagal panen.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupetan Blitar, Ivong Betryanto mengungkap, berdasarkan rujukan data BMKG, akan ada beberapa kecamatan mana yang bakal terdampak kemarau panjang. 

Diantaranya, ada 5 kecamatan yang berpotensi mengalami kekeringan panjang pada tahun ini. Kelima kecamatan tersebut adalah Kecamatan Wates, Bakung, Panggungrejo, Binangun, Wonotirto, dan Kademangan.

“Kelima daerah tersebut menjadi prioritas kami dalam pengawasan bencana kekeringan tahun ini. BPBD kini sedang menyiapkan regulasi surat keputusan bupati terkait siaga kekeringan di Kabupaten Blitar,” jelas Ivong Betryanto, Selasa (02/07/2024).

Menanggulangi fenomena itu, BPBD Kabupaten Blitar telah siap siaga, dengan menyiapkan penyaluran bantuan air bersih ke lima kecamatan yang rawan kekeringan tersebut. Total akan ada 30 rit air untuk menghadapi ancaman bencana kekeringan. 

“Kini sudah memetakan daerah rawan atau potensi kekeringan,” imbuhnya

Secara keseluruhan, BPBD sudah mempersiapkan 3 armada untuk dropping air bersih. BPBD Kabupaten Blitar pun juga akan berkoordinasi dengan PDAM terkait sumber air.

“Tak lupa menggandeng pentahelix (warga umum atau swasta) untuk membantu menangani masalah kekeringan,” katanya.

Untuk saat ini air yang disiapkan untuk dropping air bersih mencapai 30 rit. Namun realisasinya jumlah air yang dibutuhkan justru lebih banyak.

Sementara itu, para petani pun dan warga pun diminta untuk mempersiapkan diri sebaik mungkin dalam menghadapi ancaman kemarau panjang ini. Para petani diminta untuk membuat tandon air agar ketersediaan air irigasi tetap terpenuhi meski kemarau panjang melanda. blt-01/dsy

Berita Terbaru

Cegah Penimbunan di Tingkat Pengecer, Pemkab Lumajang Perpendek Distribusi Gas Elpiji 3 Kg

Cegah Penimbunan di Tingkat Pengecer, Pemkab Lumajang Perpendek Distribusi Gas Elpiji 3 Kg

Kamis, 09 Apr 2026 12:59 WIB

Kamis, 09 Apr 2026 12:59 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Baru-baru ini, masyarakat di wilayah Kabupaten Lumajang, Jawa Timur khawatir terkait kelangkaan gas elpiji 3 kilogram (Kg) di…

Bupati Jember Pastikan hingga 2027 Tak Ada PHK PPPK, Asal Kinerjanya Bagus

Bupati Jember Pastikan hingga 2027 Tak Ada PHK PPPK, Asal Kinerjanya Bagus

Kamis, 09 Apr 2026 12:51 WIB

Kamis, 09 Apr 2026 12:51 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jember - Menindaklanjuti fenomena dan isu pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), Bupati…

Belum Kantongi Sertifikat Halal, Satgas MBG Bangkalan Beri Deadline 1 Bulan bagi 41 SPPG yang Tak Berizin

Belum Kantongi Sertifikat Halal, Satgas MBG Bangkalan Beri Deadline 1 Bulan bagi 41 SPPG yang Tak Berizin

Kamis, 09 Apr 2026 12:41 WIB

Kamis, 09 Apr 2026 12:41 WIB

SURABAYAPAGI.com, Bangkalan - Baru-baru ini, Satuan Tugas (Satgas) program Makan Bergizi Gratis (MBG) Kabupaten Bangkalan, mencatat sebanyak sebanyak 41 Satuan…

Dukung Efisiensi Anggaran, Pemkot Malang Lakukan Penyesuaian Agenda Perjalanan Dinas

Dukung Efisiensi Anggaran, Pemkot Malang Lakukan Penyesuaian Agenda Perjalanan Dinas

Kamis, 09 Apr 2026 12:34 WIB

Kamis, 09 Apr 2026 12:34 WIB

SURABAYAPAGI.com, Malang - Menindaklanjuti kebijakan pemerintah pusat terkait efisiensi anggaran, Pemerintah Kota (Pemkot) Malang kembali melakukan penyesuaian…

KPK Geledah Rumah Pengusaha EO Madiun, Terkait OTT Walikota Nonaktif Maidi 

KPK Geledah Rumah Pengusaha EO Madiun, Terkait OTT Walikota Nonaktif Maidi 

Kamis, 09 Apr 2026 12:32 WIB

Kamis, 09 Apr 2026 12:32 WIB

‎‎SURABAYAPAGI.COM, Kota Madiun - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggeledah rumah pengusaha event organizer Faizal Rachman di Kota Madiun, Kamis (9/…

Antisipasi Kriminalitas Profesi, Pemkab Magetan Jamin Perlindungan Hukum Bagi Guru Jenjang TK - SMP

Antisipasi Kriminalitas Profesi, Pemkab Magetan Jamin Perlindungan Hukum Bagi Guru Jenjang TK - SMP

Kamis, 09 Apr 2026 11:30 WIB

Kamis, 09 Apr 2026 11:30 WIB

SURABAYAPAGI.com, Magetan - Sebagai upaya antisipasi terjadinya kriminalisasi terhadap profesi guru di wilayah Kabupaten Magetan, Jawa Timur, melalui Dinas…