Faktanya Petahana Baru dapat Rekom Perindo

Survei Indopol Mulai "Giring Opini" Petahana vs Bumbung Kosong, Mungkinkah...?

author Muhajirin

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ratno Sulistiyanto Direktur Indopol Survei saat menyampaikan hasil hasil survei nya. SP/MUHAJIRIN
Ratno Sulistiyanto Direktur Indopol Survei saat menyampaikan hasil hasil survei nya. SP/MUHAJIRIN

i

SURABAYAPAGI.com, Lamongan -Jelang pelaksanaan pemilihan bupati dan wakil bupati Lamongan, sejumlah lembaga survei telah merilis hasil surveinya, dan dari hasil survei tersebut, semuanya menempatkan petahana Yuhronur Efendi baik popularitas maupun elektabilitas masih mengungguli sejumlah nama yang dikaitkan bakal ikut Pilkada.

Namun dari hasil analisis survei oleh lembaga Indopol ada yang "janggal" disampaikan dalam rilisnya Selasa (2/7/2024). Lembaga ini memberikan penekanan kalau pilkada di Lamongan berpotensi Petahana melawan bumbung kosong (Kotak kosong red).

Alasan dikemukakan oleh Ratno Sulistiyanto Direktur Indopol Survei saat merilis hasil survei nya dihadapan wartawan Lamongan, dalam simulasi bertingkat menunjukan bahwa semakin sedikit jumlah kandidat bertarung, maka elektabilitas petahana mengalami kenaikan signifikan dan dominan, di mana elektabilitas petahana sekarang ini diangka 47,5 persen, Suhandoyo 11,0 persen, dan Abdul Ghofur 5,5 persen.

"Ada 2 nama elektabilitas cukup signifikan yakni Suhandoyo dan Abdul Ghofur,  tapi elektabilitas masih kalah dengan petahana, begitu juga kalau terjadi head to head petahana bakal unggul jauh dari kompetitornya, sehingga keadaan ini berpotensi petahana vs bumbung kosong, " jelasnya.

Padahal, fakta yang terjadi beberapa minggu ini hingga Selasa (2/7/2024) baru partai Perindo yang memberikan rekomendasi Petahana Yuhronur Efendi yang konon disandingkan dengan Dirham anak Wahid Wahyudi mantan Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur.

Partai Golkar yang konon sebagai kendaraan utama dalam pilkada, Sampai hari ini belum juga memberikan rekom ke petahana, apalagi partai lain yang secara politik pernah satu barisan juga belum move on an berpotensi pindah ke lain hati.

Di sisi lain H. Abdul Ghofur ketua DPC PKB Lamongan ini sudah mengantongi rekom dari DPP PKB sebagai bakal calon bupati dengan perolehan 12 kursi di DPRD berangkat sendiri pun bisa tanpa partai yang lain, apalagi partai lain seperti Partai Solidaritas Indonesia (PSI) sudah mulai mendukung.

Menanggapi hasil survei Indopol, Freddy Wahyudi ketua tim pemenangan internal PKB saat dihubungi terpisah, menanggapi dengan santai penggiringan opini itu memang sudah dilakukan secara masif, dan itu semua hanya klaim dan cara mereka.

Tapi bagi dirinya bersama tim, juga punya cara bagaimana Abdul Ghofur bisa mencalonkan dan memenangkan pilkada Lamongan.

"Artinya apa, "giringan opini" dari survei lembaga Indopol tidak sebanding lurus dengan fakta dan dinamika politik jelang pilkada di Lamongan," terangnya.

Ia lalu mencontohkan posisi PKB yang saat ini merekom kadernya sendiri H. Abdul Ghofur, secara hitungan persyaratan maju sudah memenuhi karena punya 12 kursi di DPRD Lamongan, namun karena semangat ingin membangun Lamongan yang lebih baik dan maju, maka harus bekerjasama dan berkolaborasi dengan partai -partai.

"Jadi opini dan klaim yang disampaikan oleh Indopol saja dari sini sudah terbantahkan, artinya ada calon lain selain petahana dan tidak terus kemudian mengopinikan petahana melawan bumbung kosong ini kurang fair, ini survei harusnya independen bukan partisan seperti ini," bebernya.

Sementara itu, survei Indopol ini melibatkan 600 koresponden yang tersebar di 27 kecamatan di Lamongan dari berbagai jenjang usia dan latar belakang profesi. Survei dilaksanakan pada 16-22 Juni  2024 lalu, dengan margin of error sampai 4 persen. jir

Berita Terbaru

Kasus Tambang Ilegal Desa Jenangan, Kejari Ponorogo Konfrontir Kades Aktif dan Mantan Kades Kemiri

Kasus Tambang Ilegal Desa Jenangan, Kejari Ponorogo Konfrontir Kades Aktif dan Mantan Kades Kemiri

Selasa, 12 Mei 2026 20:39 WIB

Selasa, 12 Mei 2026 20:39 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo- Tim penyidik Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksaan Negeri (Kejari) Ponorogo melakukan pemeriksaan konfrontir kasus tambang ilegal di lahan …

Pengadilan Negeri Kota Madiun Lakukan Eksekusi TK Masyithoh

Pengadilan Negeri Kota Madiun Lakukan Eksekusi TK Masyithoh

Selasa, 12 Mei 2026 18:26 WIB

Selasa, 12 Mei 2026 18:26 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun — Pengadilan Negeri Kota Madiun melaksanakan eksekusi lahan dan bangunan TK Masyithoh yang berada di Kota Madiun, Selasa (12…

Program TJSL PLN UIT JBM Tumbuhkan Harapan Masyarakat Desa Akan Akses Air Bersih

Program TJSL PLN UIT JBM Tumbuhkan Harapan Masyarakat Desa Akan Akses Air Bersih

Selasa, 12 Mei 2026 17:49 WIB

Selasa, 12 Mei 2026 17:49 WIB

SurabayaPagi, Bali - Adanya fasilitas air bersih yang layak dan memiliki akses mudah di suatu daerah, menjadi syarat mutlak yang harus dipenuhi demi…

Narkotika Masih Mendominasi, Kejari Gresik Musnahkan Barang Bukti 231 Perkara

Narkotika Masih Mendominasi, Kejari Gresik Musnahkan Barang Bukti 231 Perkara

Selasa, 12 Mei 2026 16:55 WIB

Selasa, 12 Mei 2026 16:55 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Kejaksaan Negeri Gresik memusnahkan barang bukti dari 231 perkara yang telah inkrah atau berkekuatan hukum tetap pada Selasa (…

Legalitas UMKM Kian Dipermudah, Pemkot Mojokerto Siapkan Pendampingan Gratis

Legalitas UMKM Kian Dipermudah, Pemkot Mojokerto Siapkan Pendampingan Gratis

Selasa, 12 Mei 2026 16:51 WIB

Selasa, 12 Mei 2026 16:51 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto - Pemerintah Kota Mojokerto terus berupaya membantu pelaku UMKM agar lebih mudah mengurus legalitas usaha. Mulai dari izin usaha,…

Sosialisasi B2SA Digelar Sekolah, Wali Kota Ajak Pelajar Kota Mojokerto Pilih Jajanan Sehat

Sosialisasi B2SA Digelar Sekolah, Wali Kota Ajak Pelajar Kota Mojokerto Pilih Jajanan Sehat

Selasa, 12 Mei 2026 16:49 WIB

Selasa, 12 Mei 2026 16:49 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto— Edukasi pola konsumsi sehat sejak usia sekolah terus diperkuat Pemerintah Kota Mojokerto melalui sosialisasi B2SA (Beragam, B…