Polisi Gerebek Rumah di Malang, Diduga Pabrik Narkoba

author surabayapagi.com

- Pewarta

Selasa, 02 Jul 2024 19:43 WIB

Polisi Gerebek Rumah di Malang, Diduga Pabrik Narkoba

SURABAYAPAGI.COM, Malang - Tim Bidlabfor Polda Jatim ikut mendatangi lokasi penggerebekan rumah diduga pabrik narkoba di Jalan Bukit Barisan No 2 Kecamatan Klojen Kota Malang, Selasa (2/7/2024).

Terlihat, 2 orang petugas dari Bidlabfor Polda Jatim masuk ke dalam rumah tersebut sambil membawa dua kotak plastik berukuran besar.

Baca Juga: Pj Wali Kota Malang Apresiasi Festival Merjosarian

Tampak petugas juga memasang garis polisi di rumah tersebut. Puluhan petugas kepolisian masih terus melakukan pemeriksaan terhadap beberapa orang, serta isi bangunan hingga petang.

Diketahui, Bidlabfor Polda Jatim melakukan olah TKP di lokasi penggerebekan tersebut. Sekaligus, melakukan proses identifikasi terhadap barang bukti narkoba yang ada di dalam rumah yang digerebek tersebut.

Seperti diberitakan sebelumnya, sebuah rumah yang terletak di Jalan Bukit Barisan No 2 Kecamatan Klojen Kota Malang digerebek polisi, Selasa (2/7/2024).

Dari pantauan di lokasi, rumah yang digerebek berada tepat di belakang Kantor Kelurahan Gadingkasri. Di bagian dinding depan rumah, terpasang plakat bertuliskan Mitra Ganesha.

Dari data yang dihimpun, penggerebekan dilakukan langsung oleh Bareskrim Polri. Diduga kuat, rumah tersebut dijadikan sebagai pabrik narkoba.

Rencananya pada Rabu (3/7/2024) sore, akan digelar konferensi pers di lokasi penggerebekan. Kabareskrim Polri, Komjen Pol Wahyu Widada dan Kapolda Jatim, Irjen Pol Imam Sugianto direncanakan hadir langsung dalam konferensi pers.

Baca Juga: Tren Positif Kunjungan Wisata, Pajak Hotel di Kota Malang Berpotensi Naik

Kasi Humas Polresta Malang Kota, Ipda Yudi Risdiyanto enggan berkomentar banyak terkait penggerebekan tersebut.

"Untuk penggerebekan itu, merupakan pengungkapan laboratorium gelap narkoba. Lebih jelasnya secara detail, akan disampaikan dalam konferensi pers," tandasnya.

Salah satu warga berinisial R mengatakan, rumah tersebut dulunya difungsikan sebagai tempat usaha fotokopi.

"Dulu tempat fotokopi, tapi sudah lama tutup. Kalau tidak salah pas Covid-19 itu sudah tutup," ujar R, Selasa (2/6/2024).

Baca Juga: Terminal Madyopuro akan Diubah Jadi Pusat Wisata

Ia mengungkapkan, usai usaha fotokopi tutup, sepengetahuannya rumah tersebut kosong dan tak lagi digunakan sebagai tempat usaha.

"Sering saya lewat sini, rumahnya kosong seperti tidak ada penghuninya. Saya juga kurang tahu, sekarang siapa yang ngontrak," ungkapnya.

Ia kaget tiba-tiba banyak polisi datang ke rumah tersebut. 

"Selama ini di sini ya aman-aman aja. Saya sendiri juga kaget, ada polisi datang ke rumah itu," katanya. Ml-01/ham

Editor : Moch Ilham

BERITA TERBARU