Antisipasi Musim Kemarau dan Kebakaran, Lamongan Siapkan 948 Relawan

author Muhajirrin

- Pewarta

Kamis, 04 Jul 2024 14:01 WIB

Antisipasi Musim Kemarau dan Kebakaran, Lamongan Siapkan 948 Relawan

i

Petugas pemadam kebakaran dibantu relawan saat berjibaku memadamkan kebakaran. SP/IST

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Untuk mengantisipasi musim kemarau dan potensi kebakaran, Satpol PP melalui bidang Pemadam Kebakaran Kabupaten Lamongan telah menyiapkan 948 relawan yang tersebar di semua desa yang ada.

Hal itu disampaikan oleh Siswanto Kepala Bidang Pemadam Kebakaran Kabupaten Lamongan Siswanto, Kantor Satpol PP Kamis (04/07/2024), menanggapi terkait potensi kebakaran yang cukup besar seiring dengan musim kemarau yang sudah datang.

Baca Juga: BPBD Kabupaten Malang Lakukan Kesiapan SDM dan Peralatan

Disebutkannya, relawan kebakaran (Redkar)  memiliki tugas utama melaksanakan kesiapsiagaan masyarakat akan kebakaran, hingga melakukan pemadaman dini sebelum tim pemadam kebakaran tiba di lokasi.

Lebih jauh kata Siswanto, pada musim kemarau, sangat rawan terjadi kebakaran baik lahan maupun pemukiman. Namun Pemerintah Kabupaten sudah menyiapkan Redkar, yang ditunjuk langsung oleh kepada desa. 

"Kinerja Redkar tentu membantu tim pemadam kebakaran dalam mengatasi kebakaran,” terangnya, Kamis (04/07/2024).

Baca Juga: Pemkab Imbau Petani di Banyuwangi Ubah Pola Tanam di Musim Kemarau Panjang El Nino

Dijelaskan oleh Siswanto, mulai Januari hingga Juni 2024 sudah terjadi 33 kejadian kebakaran di Kabupaten Lamongan. Yangmana paling banyak terjadi pada awal musim kemarau 2024, yakni  bulan Mei (10 kejadian) dan Juni (8 kejadian). “Penyebabnya itu mayoritas akibat kegiatan pembakaran sampah dan korsleting listrik,” jelasnya.

Baca Juga: Kemarau Panjang Tak Kunjung Hujan, Tanaman Padi Mulai Mengering

Untuk mengantisipasi kebakaran di musim kemarau saat ini, Pemadam Kebakaran Kabupaten Lamongan juga aktif lakukan sosialisasi. Dengan tujuan memberi edukasi masyarakat akan pencegahan, penanganan, dan bahaya kebakaran.

“Musim kemarau rawan memicu kebakaran, kami terus lakukan edukasi kepada masyarakat. Seperti larangan membakar sisa sampah sembarangan hingga melakukan pengecekan keamanan listrik,” ungkap Siswanto. jir

Editor : Desy Ayu

BERITA TERBARU