Stok Minyakita di Sidoarjo Langka, Harga Mulai Meroket

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ilustrasi. Penjual Minyakita di pasaran Sidoarjo, Jawa Timur. SP/ SDA
Ilustrasi. Penjual Minyakita di pasaran Sidoarjo, Jawa Timur. SP/ SDA

i

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Persediaan Minyakita mulai langka di pasar tradisional Sidoarjo, Jawa Timur sejak satu bulan lalu. Berbeda dengan minyak goreng curah yang tidak begitu banyak peminatnya sehingga stoknya berlebihan.

Akibat langkanya stok Minyakita tersebut, membuat pasokan dari distributor membuat pedagang menjual Minyakita Rp 15.500 per liter. Harga ini melebihi harga eceran tertinggi (HET) yang hanya Rp 14 ribu per liter.

Pedagang di Pasar Baru Porong tiga minggu terakhir sangat kesulitan mendapatkan pasokan Minyakita. Padahal banyak pembeli yang mencari Minyakita, berbeda dengan minyak goreng curah yang tidak begitu banyak peminatnya sehingga stoknya berlebihan.

"Mulai langka sudah bulan lalu, dari distributor kami memesan banyak tapi hanya mendapatkan empat boks. Setiap boks berisi 12 kemasan, setiap kemasan isinya hanya 1 liter," kata Semyanto (25), salah satu pedagang di Pasar Baru Porong, Jumat (05/07/2024).

Lebih lanjut, pengiriman Minyakita ke pedagang tidak setiap hari. Distributor biasanya mengirim Minyakita yang per boksnya berisi 12 kemasan dengan harga Rp 177 ribu, belum termasuk biaya ongkos kirim.

"Harga Minyakita kami jual Rp 15.500 per kemasan, kami mengakui menyalahi aturan. Kalau kami jual berdasarkan HET kami rugi banyak," jelas Semyanto.

Sementara itu, pihak pedagang pun tidak mengetahui alasan langkanya Minyakita. "Dari distributor belum memberikan jawaban terkait kelangkaan Minyakita ini," imbuh Semyanto

Hal yang sama disampaikan pedagang lain bernama Johan (26). Ia bahkan tidak bisa hanya membeli Minyakita karena dibatasi dan harus disertai membeli merek lain. Akibat stok langka, dirinya pun menjual Minyakita kemasan 1 liter seharga Rp 15.500. Sementara HET Minyakita hanya Rp 14 ribu.

"Kalau saya jual berdasarkan HET jelas rugi, karena harga dari distributor setiap liter Rp 14.750, itu belum termasuk ongkos kirim. Sementara itu minyak goreng curah stoknya aman, berlimpah," tandas Johan. sda-01/dsy

Berita Terbaru

Penetapan Perwalian Serentak di 38 Kabupaten dan Kota Disebut Pertama di Indonesia

Penetapan Perwalian Serentak di 38 Kabupaten dan Kota Disebut Pertama di Indonesia

Jumat, 17 Jul 2026 14:49 WIB

Jumat, 17 Jul 2026 14:49 WIB

SURABAYAPAGI com, Surabaya – Sebanyak 447 anak di Jawa Timur kini memiliki kepastian hukum yang menjadi pintu masuk untuk memperoleh berbagai hak dasar sebagai …

DPRD Minta Pemkot Madiun Kejar Lagi Opini WTP Usai BPK Beri WDP  ‎

DPRD Minta Pemkot Madiun Kejar Lagi Opini WTP Usai BPK Beri WDP ‎

Jumat, 17 Jul 2026 14:21 WIB

Jumat, 17 Jul 2026 14:21 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Besarnya SILPA Tahun Anggaran 2025 yang mencapai sekitar Rp210 miliar menjadi perhatian DPRD Kota Madiun. Ketua DPRD Kota Madiun Arm…

Disnakkan Gencarkan Pemeriksaan-Suntik Vitamin Kucing Liar Gratis di Pasar Blitar

Disnakkan Gencarkan Pemeriksaan-Suntik Vitamin Kucing Liar Gratis di Pasar Blitar

Jumat, 17 Jul 2026 13:44 WIB

Jumat, 17 Jul 2026 13:44 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakkan) Kabupaten Blitar mulai menggencarkan pemeriksaan kesehatan hingga disuntik vitamin secara…

Target 100 Gigawatt dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Target 100 Gigawatt dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Jumat, 17 Jul 2026 13:06 WIB

Jumat, 17 Jul 2026 13:06 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - Tidak banyak negara yang memiliki kemewahan seperti Indonesia. Kita berada di kawasan tropis dengan penyinaran matahari yang relatif…

Lewat ‘Rindu Bulan’, Pemkab Banyuwangi Kembalikan Anak Tidak Sekolah ke Lembaga Pendidikan

Lewat ‘Rindu Bulan’, Pemkab Banyuwangi Kembalikan Anak Tidak Sekolah ke Lembaga Pendidikan

Jumat, 17 Jul 2026 12:55 WIB

Jumat, 17 Jul 2026 12:55 WIB

SURABAYAPAGI.com, Banyuwangi - Melalui sekolah formal maupun pendidikan kesetaraan melalui program Rintisan Desa Tuntas Wajib Belajar 12 Tahun (Rindu Bulan),…

Sumber Pakan Alami Berkurang, Ratusan Kera Lereng Wilis Turun ke Pemukiman Desa

Sumber Pakan Alami Berkurang, Ratusan Kera Lereng Wilis Turun ke Pemukiman Desa

Jumat, 17 Jul 2026 12:48 WIB

Jumat, 17 Jul 2026 12:48 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Seiring berkurangnya sumber pakan alami di kawasan hutan Pegunungan Wilis, sebanyak ratusan kera ekor panjang (maccaa…