Pemerintah Desa Dukuhsari Gelar Pelatihan Pertanian Tepat Guna di BBPP Ketindan Lawang

author surabayapagi.com

- Pewarta

Sabtu, 06 Jul 2024 16:30 WIB

Pemerintah Desa Dukuhsari Gelar Pelatihan Pertanian Tepat Guna di BBPP Ketindan Lawang

i

Pemdes Dukuhsari gelar Pelatihan pertanian tepat guna di BBPP Ketindan Lawang 5-6 Juli 2024 SP/Hikmah

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo  - Pemerintah Desa Dukuhsari Kecamatan Jabon Kabupaten Sidiarjo, melaksanakan kegiatan Pelatihan tepat guna pertanian untuk meningkatkan produktivitas hasil pertanian, bertempat di Balai Besar Pelatihan Pertanian ( BBPP) di Ketindan Lawang pada jumat dan Sabtu ( 5-6/7/2024).

Acara Pelatihan dibuka oleh Kepala BBPP Ketindan Lawang, Nurul Qomariyah dihadiri oleh Camat Jabon Iswadi S.Sos, Kepala Desa Dukuhsari Ikhwan Widodo S.E, Babinsa dan Babinkantibmas Dukuhsari, Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Dukuhsari serta 60 orang Petani Desa Dukuhsari.

Baca Juga: Jahlul Yussar Ajak Siswa Mengenal Pertanian Sejak Dini

Dalam pelatihan yang dilaksanakan selama 2 hari tersebut yaitu hari Jumat dan Sabtu para peserta diberi materi oleh pihak BBPP Ketindan Lawang berupa :
1. Pemilihan bibit yang tepat dan cara penanaman yg baik
2. Penggunaan pupuk organik dan pengurangan pupuk kimia
3. Penanggulangan hama yang tepat dan ramah lingkungan.

Kepala Desa Dukuhsari Ikhwan Widodo S. E menyampaikan dengan adanya pelatihan pertanian tepat guna ini diharapkan para petani Desa Dukuhsari bisa mendapatkan manfaat tepat guna, serta dari materi yang disampaikan oleh BBPP Ketindan Lawang diharapkan para petani bisa meningkatkan hasil produktivitas pertaniannya, selama ini banyak yang belum paham bagaimana cara mengelola pertanian mulai dari cara pemilihan bibit yang baik sampai perawatan tanaman sehingga produktivitas pertanian meningkat ungkap Kades Dukuhsari.

Baca Juga: Sukses Terapkan Pertanian Terpadu, Petani di Banyuwangi Patut Ditiru

Pembangunan pertanian demi mewujudkan tujuan pembangunan nasional, yaitu menciptakan pertanian Indonesia yang bermartabat, mandiri, maju, adil dan makmur. Pertanian yang bermartabat artinya bahwa petani Indonesia memiliki kepribadian luhur, harga diri, kebanggaan serta merasa terhormat dan dihormati sebagai petani.

Pertanian mandiri adalah adanya kemerdekaan dan kedaulatan negara maupun petani dalam segala hal terkait pembangunan pertanian. Pertanian maju tercermin dalam penerapan Inovasi ilmu pengetahuan dan teknologi yang baru pada masanya dan yang adil berkaitan dengan pemerataan dan keberimbangan kesempatan berusaha tani.

Baca Juga: Pertanian Kota Malang Mulai Menyempit, Banyak Petani Jual Lahan

Salah satu prasyarat untuk meningkatkan peran sektor pertanian dalam pembangunan ekonomi nasional adalah tersedianya sumber daya manusia (SDM) pertanian yang profesional, mandiri dan berdaya saing, berorientasi pada pengembangan dan pemanfaatan bioindustri dan bioenergi yang berkelanjutan, dimana hal tersebut dapat dibangun antara lain melalui kegiatan pelatihan bagi aparatur dan non aparatur pertanian, peningkatan kualitas program berbasis kinerja serta kegiatan
Pengembangan SDM lainnya.

Untuk Itu, Balai Besar Pelatihan Pertanian (BBPP) Ketindan Lawang memberikan dukungan dan Ikut berperan dengan Memberikan penyuluhan pelatihan Untuk Menghasilkan Sumber Daya Manusia Pertanian, yang Professional, mandiri dan berdaya saing. Hik

Editor : Desy Ayu

BERITA TERBARU