Dipertapa Kabupaten Blitar Kembangkan Tembakau Lokal

author surabayapagi.com

- Pewarta

Senin, 08 Jul 2024 19:24 WIB

Dipertapa Kabupaten Blitar Kembangkan Tembakau Lokal

SURABAYAPAGI.COM, Blitar - Pemerintah Kabupaten Blitar terus berupaya memperkuat sektor pertanian lokal melalui inovasi dan dukungan penuh kepada para petani. Tahun ini, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (Dispertapa) Kabupaten Blitar telah meluncurkan program demplot pertanian tembakau Selopuro yang didanai oleh dana bagi hasil cukai hasil tembakau (DBHCHT).

Program ini difokuskan pada lima lokasi utama, yaitu Kecamatan Nglegok, Desa Tambakrejo di Kecamatan Wonotirto, Kecamatan Gandusari, Kecamatan Talun, dan Kecamatan Selopuro.

Baca Juga: LPG 3 KG Mulai Langka dan Tembus Rp 20 Ribu, Warga Blitar Ngeluh

Lukas Supriyatno, kepala Bidang Budidaya Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Blitar, menjelaskan bahwa program ini dirancang untuk meningkatkan keterampilan petani dalam penyemaian tembakau.

"Tahun ini kami fokus pada pelatihan penyemaian di lima demplot utama. Banyak petani yang belum menguasai standard operational procedure (SOP) yang baik untuk penyemaian. Jadi, kami memberikan pelatihan yang intensif. Demplot ini nantinya akan dilanjutkan dengan tahap budidaya dan pasca-panen," ujar Lukas, Senin (8/7).

Baca Juga: Pemkab Blitar Komitmen Dukung Koperasi Berkualitas Dipenuhi Beragam Inovasi

Dispertapa Kabupaten Blitar bekerja sama dengan peneliti dari Balai Penelitian Tanaman Pemanis dan Serat (Balittras) memurnikan kembali tembakau Selopuro yang sudah tercampur dengan varietas lain. 

Proyek ini menghasilkan lima jenis tembakau Selopuro yang telah dimurnikan, yaitu Kalituri, Mancung, Kenongo, Sedep, dan Lulang. Varietas ini baru dilepas dua tahun lalu dan kini menjadi fokus utama dalam program pengembangan tembakau lokal.

Baca Juga: Tepat Delapan Hari Pencarian, Gunawan Korban Tanah Longsor Berhasil Ditemukan

Upaya Dispertapa Kabupaten Blitar tidak sia-sia. Belakangan permintaan akan tembakau Selopuro semakin meningkat, baik dari pasar lokal maupun luar kota. Namun, stok benih yang ada saat ini masih belum mencukupi.

Dengan langkah-langkah strategis ini, Dispertapa Kabupaten Blitar berharap tembakau Selopuro dapat kembali menjadi kebanggaan lokal dan memberikan dampak ekonomi yang signifikan bagi petani di wilayah tersebut. Masa depan tembakau Selopuro tampak cerah dengan adanya dukungan penuh dari pemerintah dan antusiasme petani lokal. Bl-01/ham

Editor : Moch Ilham

BERITA TERBARU