Jaksa: SYL, Katanya Pejuang, Dengar Tuntutan Nangis

author Erick Kresnadi Koresponden Jakarta

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Syahrul Yasin Limpo menangis saat membacakan nota pembelaan dalam sidang kasus korupsi di Pengadilan Tipikor Jakarta.
Syahrul Yasin Limpo menangis saat membacakan nota pembelaan dalam sidang kasus korupsi di Pengadilan Tipikor Jakarta.

i

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Jaksa KPK, Meyer Simanjuntak, menanggapi pledoi SYL dan penasihat hukumnya, membacakan pantun.

Isinya: "Kota Kupang, Kota Balikpapan Sungguh Indah dan Menawan. Katanya Pejuang dan Pahlawan, Dengar Tuntutan Nangis Sesenggukan"

Itu replik jaksa atas pledoi atau nota pembelaan dari mantan Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo (SYL) dalam kasus pemerasan anak buah, di persidangan di PN Tipikor Jakarta, Senin (8/7/2024).

Jaksa menegaskan pleidoi SYL hanya bersifat pembenaran semata untuk lari dari tanggung jawab hukum.

"Bahwa setelah mendengar pembelaan dari penasihat hukum maupun dari terdakwa secara pribadi, ternyata isinya bersifat pembenaran semata untuk lari dari tanggung jawab hukum," tegas Jaksa KPK, Meyer Simanjuntak.

"Hal tersebut dapat kami pahami mengingat begitu berlimpahnya alat bukti yang penuntut umum hadirkan di persidangan."

"Sedangkan pembelaan dari terdakwa hanya bersumber dari keterangan terdakwa sendiri, yang mempunyai hak untuk mengingkari dan keterangan dari keluarga terdakwa sendiri yang sudah pasti membela terdakwa, meskipun salah," lanjutnya.

Saat membaca pledoinya, mantan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (SYL) menangis. Ini karena SYL, dituntut 12 tahun penjara diduga memeras anak buahnya Rp 44,6 miliar. SYL merasa tak pernah melakukan korupsi. jk/erc/rmc

Berita Terbaru

Bapanas Salurkan Pangan Beras 30 Kg untuk Warga Surabaya, Dimulai dari Lidah Kulon

Bapanas Salurkan Pangan Beras 30 Kg untuk Warga Surabaya, Dimulai dari Lidah Kulon

Rabu, 12 Agu 2026 15:53 WIB

Rabu, 12 Agu 2026 15:53 WIB

SurabayaPagi, Surabaya — Badan Pangan Nasional (Bapanas) bersama Perum Bulog mulai menyalurkan bantuan pangan komoditas beras untuk masyarakat penerima manfaat …

Kapolres Madiun Kota Ajak Mahasiswa hingga Buruh Jaga Kamtibmas ‎

Kapolres Madiun Kota Ajak Mahasiswa hingga Buruh Jaga Kamtibmas ‎

Rabu, 12 Agu 2026 15:38 WIB

Rabu, 12 Agu 2026 15:38 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Kapolres Madiun Kota AKBP Rizki Pratama Wida Prastianto mengajak seluruh elemen masyarakat ikut menjaga keamanan dan ketertiban mas…

Pemkot Surabaya Gelar Pasar Murah dan GPM Serentak, Ada Beras dan Minyak Harga Terjangkau

Pemkot Surabaya Gelar Pasar Murah dan GPM Serentak, Ada Beras dan Minyak Harga Terjangkau

Rabu, 12 Agu 2026 15:37 WIB

Rabu, 12 Agu 2026 15:37 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Dalam rangka memenuhi kebutuhan pangan dengan harga terjangkau sekaligus melibatkan UMKM dan kelompok tani setempat, Pemerintah…

Soal Bendera Demokrat yang Masih Bertebaran, Istono: Sudah Kami Bersihkan

Soal Bendera Demokrat yang Masih Bertebaran, Istono: Sudah Kami Bersihkan

Rabu, 12 Agu 2026 15:35 WIB

Rabu, 12 Agu 2026 15:35 WIB

‎ ‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Ketua DPC Partai Demokrat Kota Madiun Istono angkat bicara terkait masih terpasangnya sejumlah bendera partainya di sejumlah ruas…

Setengah PAD Madiun Ditopang Pajak, Pemkab Apresiasi Wajib Pajak Patuh

Setengah PAD Madiun Ditopang Pajak, Pemkab Apresiasi Wajib Pajak Patuh

Rabu, 12 Agu 2026 15:34 WIB

Rabu, 12 Agu 2026 15:34 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Hampir separuh Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Madiun ditopang dari penerimaan pajak daerah. Pada 2025, realisasi penerimaan …

Tren Penjualan Bendera di Surabaya Anjlok, Pedagang Kawasan Darmokali Pilih Jualan Online

Tren Penjualan Bendera di Surabaya Anjlok, Pedagang Kawasan Darmokali Pilih Jualan Online

Rabu, 12 Agu 2026 15:28 WIB

Rabu, 12 Agu 2026 15:28 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Penjualan tren bendera menjelang Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 RI di kawasan Kota Surabaya tak seperti tahun-tahun sebelumnya.…