Komite, Wali Murid Tolak Suwarti Jadi Kasek SDN Taddan II Lagi

author Gandi Isharyanto Koresponden Sampang

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Komite dan wali murid SDN Taddan II saat audiensi bersama Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sampang Mohamad Fadeli. SP/ GAN
Komite dan wali murid SDN Taddan II saat audiensi bersama Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sampang Mohamad Fadeli. SP/ GAN

i

SURABAYAPAGI.com, Sampang - Setelah banyak prahara dilingkungan SDN Taddan II, Kecamatan Camplong, Kabupaten Sampang, Jawa Timur Komite Sekolah dan wali murid tolak Suwarti jadi Kepala Sekolah (Kasek) SDN Taddan II lagi.

Dalam audiensinya antara Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Mohammad Fadeli bersama Komite Sekolah dan wali murid banyak bukti bukti diselewengkan oleh Kasek SDN Taddan II.

"Seperti pelaksanaan pembagian bantuan operasional sekolah (BOS) tidak transparan dan semua kegiatan sekolah yang melibatkan Komite tidak pernah dilibatkan. Bahkan Kepala sekolah SDN Taddan II tidak mencerminkan kepribadian sebagai pimpinan," kata Paedi salah satu koordinator wali murid saat audiensi di aula mini Dinas Pendidikan Kabupaten Sampang, Jumat (12/07/2024).

Pae'di menjelaskan bahwa Suwarti sebagai Kepala Sekolah bertindak represif dalam  menghadapi anak didik. "Dan bersifat arogansi dan otoriter terhadap Murid dan Guru. Sehingga Sekolah dijadikan sebagai ladang bisnis bagi keluarganya," ungkapnya.

Perilaku Suwarti yang notabene sebagai Kasek kata Pae'di tidak difungsikan salah satu guru kepada tugasnya. "Malah dijadikan sebagai pencatat Tabungan murid. Sehingga menyebabkan pelayanan KBN terhadap peserta didik tidak maksimal," kesal Pae'di terhadap kearoganan Suwarti sebagai Kepala Sekolah SDN Taddan II.

Kesempatan audiensi Ibu Nur selaku Ketua Komite Sekolah SDN Taddan II, ia meminta kepada Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sampang Mohammad Fadeli supaya dimutasi. 

"Pokok hari Senin Ibu Suwarti selaku Kepala Sekolah SDN Taddan II jangan ke SDN Taddan II lagi. Agar situasi dan kondisi kondusif supaya sekolah adem ayem," tegas Ibu Nur.

Sementara itu, menanggapi masukkan dan keluhan dari Komite sekolah maupun wali murid SDN Taddan II, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sampang, Mohammad Fadeli secara tegas mengatakan akan mengambil langkah yang terbaik demi dunia pendidikan. 

"Jangan coba melanggar aturan, siapapun saya akan sikat. Contohnya, masalah SDN Taddan II, semua sudah saya BAP, hasil BAP saya kasihkan Pj.Bupati, Inspektorat dan BKPSDM. Jadi, sabar Bapak bapak dan ibu wali murid serta Komite Sekolah SDN Taddan II, tunggu sebentar lagi hasilnya," ujarnya. gan

Berita Terbaru

19 Sekolah Muhammadiyah di Gresik Raih Penghargaan atas Kenaikan Jumlah Murid

19 Sekolah Muhammadiyah di Gresik Raih Penghargaan atas Kenaikan Jumlah Murid

Minggu, 05 Apr 2026 16:27 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 16:27 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik - Sebanyak 19 sekolah Muhammadiyah di Kabupaten Gresik menerima penghargaan atas keberhasilan meningkatkan jumlah peserta didik secara…

Daop 7 Madiun Catat Enam Gangguan Perjalanan KA Selama Angkutan Lebaran 2026

Daop 7 Madiun Catat Enam Gangguan Perjalanan KA Selama Angkutan Lebaran 2026

Minggu, 05 Apr 2026 15:00 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 15:00 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Selama masa Angkutan Lebaran 2026, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun mencatat adanya enam kejadian gangguan…

Kurang Waspada! Motor dan Truk Adu Banteng, Pengendara Motor Tewas di TKP

Kurang Waspada! Motor dan Truk Adu Banteng, Pengendara Motor Tewas di TKP

Minggu, 05 Apr 2026 14:55 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:55 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Kecelakaan antara pengendara motor dan Truk Isuzu dengan adu banteng yang terjadi pada Minggu (5 April 2026) dini hari mengejutkan…

Kebijakan Pembatasan Belanja Pegawai 30 Persen dari APBD Akan Resmi Berlaku Tahun 2027

Kebijakan Pembatasan Belanja Pegawai 30 Persen dari APBD Akan Resmi Berlaku Tahun 2027

Minggu, 05 Apr 2026 14:23 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:23 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Terkait kebijakan pembatasan belanja pegawai maksimal 30 persen dari APBD akan resmi diberlakukan tahun 2027. Dimana, postur APBD…

Usai Santap Nasi Berkat Tahlilan, Puluhan Korban Diduga Alami Keracunan Muntah-Diare

Usai Santap Nasi Berkat Tahlilan, Puluhan Korban Diduga Alami Keracunan Muntah-Diare

Minggu, 05 Apr 2026 14:14 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:14 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Baru-baru ini viral, seusai menyantap nasi berkat tahlilan di Jalan Sido Kapasan Gang 10, Simokerto, Surabaya, sebanyak puluhan…

Warga Napis Bojonegoro Akhirnya Miliki Jembatan, Pasca Penantian Puluhan Tahun

Warga Napis Bojonegoro Akhirnya Miliki Jembatan, Pasca Penantian Puluhan Tahun

Minggu, 05 Apr 2026 14:06 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:06 WIB

SURABAYAPAGI.com, Bojonegoro - Setelah menanti selama puluhan tahun, akhirnya kini warga di perbatasan Bojonegoro dan Ngawi bisa bernapas lega lantaran…