LPG 3 KG Mulai Langka dan Tembus Rp 20 Ribu, Warga Blitar Ngeluh

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ilustrasi. Salah satu warga yang sedang mencari dan membeli LPG 3 kg di Blitar, Jawa Timur. SP/ BLT
Ilustrasi. Salah satu warga yang sedang mencari dan membeli LPG 3 kg di Blitar, Jawa Timur. SP/ BLT

i

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Kali ini, warga Blitar turut mengeluhkan kelangkaan elpiji 3 kilogram di tingkat eceran sejak beberapa pekan terakhir. Bahkan saat ini, harganya melambung tinggi hingga tembus Rp 20 ribu per kilogram (kg). Padahal diketahui, selama ini Pertamina tidak pernah mengurangi pasokan gas LPG 3 kg.

“Itu karena warga mencarinya di pengencer sementara di Blitar tersedia pangkalan yang jumlahnya baik Kota atau Kabupaten itu minimal 2 sampai 3 pangkalan per desa,” jelas Section Head Communication and Relation Pertamina Patra Niaga Jatimbalinus, Taufiq Kurniawan, Selasa (16/07/2024).

“Kalau kondisinya terus dibiarkan elpiji dijual di eceran terjadi kondisi seperti itu harganya 20 ribu dijual seenaknya karena tidak ada yang mengatur regulasi harga di pengecer kecuali ada pengawasan dari Disperindag setempat,” bebernya.

Lebih lanjut, pihak Pertamina menegaskan jika selama ini jumlah kiriman gas LPG 3 kg ke pangkalan yang ada di Blitar raya masih tetap sama. Pihaknya pun menjamin ketersediaan gas LPG 3 kg di tingkat pangkalan.

Namun, diketahui permasalahan yang dikeluhkan itu terjadi lantaran warga membeli gas elpiji di tingkat pengecer atau toko. Pasalnya, jika warga membeli di pangkalan resmi, maka bisa dipastikan gas elpiji tetap tersedia.

Sebagai informasi, diketahui jumlah pangkalan gas elpiji di Kabupaten Blitar sendiri mencapai 1.248 titik sementara untuk Kota Blitar ada 238 pangkalan. Dengan jumlah pangkalan yang begitu banyak, Pertamina menyebut seharusnya tidak ada kelangkaan yang terjadi pasalnya pasokan gas LPG 3 kg juga masih normal. bl-01/dsy

Berita Terbaru

Gus Fawait Paparkan Inovasi Layanan Publik di Hadapan Dirjen Otda

Gus Fawait Paparkan Inovasi Layanan Publik di Hadapan Dirjen Otda

Rabu, 21 Okt 2026 08:38 WIB

Rabu, 21 Okt 2026 08:38 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jember - Rapat Koordinasi Pusat dan Daerah dihadiri oleh Direktur Jenderal Otonomi Daerah, Dr. Cheka Virgowansyah, S.STP., M.E., dilaksanakan…

Salam Cinta Sasar 10.000 Penerima Manfaat hingga Akhir 2026

Salam Cinta Sasar 10.000 Penerima Manfaat hingga Akhir 2026

Rabu, 21 Okt 2026 08:36 WIB

Rabu, 21 Okt 2026 08:36 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jember - Pemerintah Kabupaten Jember menggelar bakti sosial kesehatan melalui program Jember Cinta Kesehatan di Rumah Sakit Daerah (RSD) dr.…

Fraksi Gerindra Fokus Fasilitasi Peternak Rakyat di Raperda Hilirasi Peternakan Jatim

Fraksi Gerindra Fokus Fasilitasi Peternak Rakyat di Raperda Hilirasi Peternakan Jatim

Rabu, 21 Okt 2026 08:32 WIB

Rabu, 21 Okt 2026 08:32 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya – Fraksi Partai Gerindra DPRD Jawa Timur meminta pengembangan hilirisasi peternakan tidak hanya menguntungkan industri pengolahan, t…

Fraksi Demokrat Kawal Raperda Produk Halal Memudahkan UMKM

Fraksi Demokrat Kawal Raperda Produk Halal Memudahkan UMKM

Rabu, 21 Okt 2026 08:29 WIB

Rabu, 21 Okt 2026 08:29 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya – Fraksi Partai Demokrat DPRD Jawa Timur siap mengawal pembahasan Rancangan Peraturan Daerah tentang Fasilitasi Pengembangan E…

Dari Uang Jajan hingga Transaksi Digital, Permata CERITA 2026 Bekali Remaja dengan Kecakapan Finansial

Dari Uang Jajan hingga Transaksi Digital, Permata CERITA 2026 Bekali Remaja dengan Kecakapan Finansial

Rabu, 21 Okt 2026 08:20 WIB

Rabu, 21 Okt 2026 08:20 WIB

Melibatkan lebih dari 500 Employee Volunteers, Permata CERITA 2026 hadir di 24 kota untuk membekali siswa SMP dengan kemampuan mengambil keputusan finansial…

Bela Teman yang Merokok, Siswa Sekolah Rakyat Ditendang dan Dipukul

Bela Teman yang Merokok, Siswa Sekolah Rakyat Ditendang dan Dipukul

Rabu, 21 Okt 2026 07:58 WIB

Rabu, 21 Okt 2026 07:58 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jember - Seorang siswa Sekolah Rakyat (SR) di Kabupaten Jember diduga menjadi korban kekerasan fisik di lingkungan asrama. Korban disebut…