Jelang Purna Tugas, DPRD Gresik Kebut Pembahasan Ranperda RPJPD 2025-2045

author M. Aidid Koresponden Gresik

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Sekretaris DPRD Gresik Mukh Najikh saat membacakan SK pembentukan Pansus RPJPD 2024-2045. SP/Grs
Sekretaris DPRD Gresik Mukh Najikh saat membacakan SK pembentukan Pansus RPJPD 2024-2045. SP/Grs

i

SURABAYAPAGI.COM, Gresik - DPRD Kabupaten Gresik memberikan perhatian besar terkait pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) 2025-2045. Mereka berharap RPJPD ini bisa menjadi peran pembangunan Gresik yang lebih baik.

Dalam paripurna yang digelar beberapa waktu lalu, DPRD Gresik telah menetapkan 15 anggota panitia khusus. 

Pansus ini akan dipimpin anggota Fraksi PKB DPRD Gresik Abdullah Hamdi dengan didampingi Wakil Ketua Asroin Widyana dari Fraksi Partai Golkar.

Dengan anggota Muhammad dan M Syafi’ AM dari PKB, Lutfi Dhawam dan Moch Zaifudin dari Gerindra, Wongso Negoro dari Golkar, Jumanto dan Noto Utomo dari PDIP.

Kemudian, Muhammad Nasir dan Musa dari Nasdem, Suberi dan Arif Rosyidi dari Demokrat serta Khoirul Huda dan Faqih Usman dari Fraksi Amanat Pembangunan.

Ketua Pansus RPJPD 2025-2045 DPRD Gresik Abdullah Hamdi mengatakan pihaknya akan bergerak cepat untuk mengkaji secara serius ranperda tersebut.

“Targetnya akhir Juli ini selesai. Ranperda ini sangat penting. Karena menjadi role model pembangunan berkelanjutan,” ujar Hamdi.

Menurut dia, proses penyusunan dan penetapan RPJPD Kabupaten Gresik 2025-2045 merupakan aktifitas yang sangat strategis dan menentukan capaian maupun tantangan pembangunan Kabupaten Gresik 20 tahun mendatang.

Maka, rancangan akhir RPJPD Gresik 2025-2045 harus dipandang sebagai proses dasar dari peningkatan kualitas dokumen perencanaan pembangunan daerah.

“Kami bakal panggil OPD-OPD dan kita juga akan melibatkan komisi-komisi di DPRD Gresik untuk meminta masukan,” ucapnya.

Ia menjelaskan, proses pembangunan yang baik, selalu diawali dengan perencanaan yang matang, baik dari aspek ketepatan waktu, mekanisme, proses, sistem maupun substansinya.

Untuk itu, pilihan terhadap perencanaan dari bawah atau bottom up planning merupakan keniscayaan, dengan azas partisipatif akan mengintegrasikan keinginan dari Pemerintah Daerah dengan perangkat di bawahnya serta Pemerintah Daerah dengan masyarakatnya.

“Garis besar isu-isu strategis yang kami akan dalami seperti pendidikan, kesejahteraan sosial, infrastruktur jalan, pengangguran, kemiskinan, pelayanan air bersih, banjir dan mitigasi bencana,” kata Hamdi.

“Kami mohon doanya kepada semuanya agar pembuatan Ranperda ini bisa selesai sesuai target,” imbuhnya. 

Berita Terbaru

Bimtek SIROLEG, Satpol PP Madiun Perkuat Pengawasan Rokok Ilegal

Bimtek SIROLEG, Satpol PP Madiun Perkuat Pengawasan Rokok Ilegal

Kamis, 29 Okt 2026 15:27 WIB

Kamis, 29 Okt 2026 15:27 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun – Satpol PP dan Pemadam Kebakaran Kabupaten Madiun memperkuat pengawasan peredaran rokok ilegal melalui peningkatan kemampuan petugas d…

Antisipasi Banjir, Pemkab Sidoarjo Tingkatkan Kapasitas Pompa Sekardangan

Antisipasi Banjir, Pemkab Sidoarjo Tingkatkan Kapasitas Pompa Sekardangan

Kamis, 29 Okt 2026 15:15 WIB

Kamis, 29 Okt 2026 15:15 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Menjelang musim hujan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo meningkatkan kapasitas pompa Sekardangan dari 50 menjadi 250 liter…

Siapkan Pendampingan dan Rehabilitasi, Pemkab Bojonegoro Bebaskan 15 ODGJ dari Pasung

Siapkan Pendampingan dan Rehabilitasi, Pemkab Bojonegoro Bebaskan 15 ODGJ dari Pasung

Kamis, 29 Okt 2026 15:09 WIB

Kamis, 29 Okt 2026 15:09 WIB

SURABAYAPAGI.com, Bojonegoro - Salam rangka memperingati Hari Jadi Bojonegoro (HJB) ke-349, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro melalui sinergi Dinas…

Harga Sayuran di Pasar Bunulrejo Malang Naik 2 Kali Lipat Pasca Diguyur Hujan

Harga Sayuran di Pasar Bunulrejo Malang Naik 2 Kali Lipat Pasca Diguyur Hujan

Kamis, 29 Okt 2026 15:03 WIB

Kamis, 29 Okt 2026 15:03 WIB

SURABAYAPAGI.com, Malang - Pasca wilayah Malang Raya diguyur hujan dengan intensitas sedang hingga tinggi, sejumlah harga sejumlah komoditas sayuran di Pasar…

Angin Kencang Terjang 4 Desa di Jombang, Pohon Tumbang dan Atap Beterbangan

Angin Kencang Terjang 4 Desa di Jombang, Pohon Tumbang dan Atap Beterbangan

Kamis, 29 Okt 2026 14:37 WIB

Kamis, 29 Okt 2026 14:37 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jombang - Sebanyak empat desa di Jombang, baru saja diterjang angin kencang hingga menyebabkan sejumlah atap rumah dan kios beterbangan serta…

Polres Blitar Berhasil Ringkus 5 Kasus Narkotika dan Okerbaya, 8 Orang Jadi Tersangka

Polres Blitar Berhasil Ringkus 5 Kasus Narkotika dan Okerbaya, 8 Orang Jadi Tersangka

Kamis, 29 Okt 2026 14:35 WIB

Kamis, 29 Okt 2026 14:35 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Polres Blitar dalam waktu singkat berhasil mengungkap dan tangkap lima kasus penyalahgunaan dan peredaran narkotika serta obat keras…