KPU Jatim Lakukan Pengawasan Internal 

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ketua KPU Jatim, Aang Kunaifi. SP/JATI
Ketua KPU Jatim, Aang Kunaifi. SP/JATI

i

SURABAYAPAGI.COM, Batu -  Petugas pemutakhiran data pemilih (pantarlih) memiliki tugas untuk memutakhirkan data pemilih saat proses pencocokan dan penelitian (coklit). Tahapan ini berlangsung selama sebulan sejak 24 Juni hingga 24 Juli nanti.

Pemutakhiran data pemilih jadi salah satu subtahapan krusial karena memberikan pengaruh signifikan pada banyak hal dalam pelaksanaan Pilkada serentak 2024.

Antara lain berkaitan dengan kebutuhan logistik, surat suara, jumlah tempat pemungutan suara (TPS) dan kelompok penyelenggara pemungutan suara (KPPS) yang perlu direkrut, hingga pemetaan strategi sosialisasi pilkada. Untuk itu, pantarlih dituntut cermat bukan saja memastikan data pemilih valid dan komprehensif. Melainkan juga memiliki andil besar menjaga hak konstitusional pemilih agar tak kehilangan hak pilihnya.

Ketua KPU Jatim, Aang Kunaifi menuturkan, ada sebanyak 116 ribu lebih pantarlih yang diterjunkan oleh KPU kabupaten/kota se Jatim melakukan tahapan coklit Pilkada serentak 2024. Hingga Senin sore kemarin (15/7), tahapan coklit mencapai 99,3 persen se Jatim. Hal itu disampaikannya saat Rakor pemantauan dan evaluasi pelaksanaan coklit dan persiapan penyusunan data pemilih sementara (DPS) Pilkada serentak 2024. Kegiatan tersebut digelar selama dua hari (15-16 Juli) di aula Sekretariat KPU Kota Batu.

“Prosesnya sudah mencapai 99 persen. Meski begitu kami perlu cermat agar data pemilih yang disusun memenuhi prinsip yang akurat dan komprehensif, ” ujar Aang.

Ia menambahkan, rakor tersebut sekaligus bagian dari pengawasan internal melihat progres tahapan coklit data pemilih di masing-masing kabupaten/kota. Menurutnya, monitoring dan pengawasan kerja pantarlih secara berkala adalah kunci keberhasilan coklit, khususnya di wilayah Jawa Timur telah memenuhi prinsip-prinsip utama dalam penyusunan data pemilih. Yakni komprehensif, akurat, dan mutakhir atau up to date serta prinsip yang mengharuskan kemudahan akses dan keamanan data penduduk.

“Kita pastikan data pemilih yang kita susun ini benar-benar terpenuhi beberapa prinsip. Kalau dulu kan cuma tiga, akurat, mutakhir, dan komprehensif, sekarang ditambah aksesibel, kemudian perlindungan data pribadi dan lain sebagainya,” tegasnya.sb/ana

Berita Terbaru

Sparta Pena FC Tak Terkalahkan, Wiwit : Target Kami Juara Turnamen 

Sparta Pena FC Tak Terkalahkan, Wiwit : Target Kami Juara Turnamen 

Rabu, 10 Jun 2026 21:59 WIB

Rabu, 10 Jun 2026 21:59 WIB

‎‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Sparta Pena FC melaju ke babak perempat final Turnamen Mini Soccer Kapolres Madiun Cup 2026 dengan status juara Grup D. Kepastian i…

Bahana Bersahaja Hadir di Bangunsari, Bupati Hari Wur Pastikan Layanan Publik Menjangkau Warga

Bahana Bersahaja Hadir di Bangunsari, Bupati Hari Wur Pastikan Layanan Publik Menjangkau Warga

Rabu, 10 Jun 2026 21:16 WIB

Rabu, 10 Jun 2026 21:16 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Pemerintah Kabupaten Madiun kembali menggelar program Bahana Bersahaja (Bhakti Harmoni Madiun Bersih, Sehat, dan Sejahtera) pada 9–1…

PDIP Minta Pemerintah tak Umumkan Kebijakan Prematur

PDIP Minta Pemerintah tak Umumkan Kebijakan Prematur

Rabu, 10 Jun 2026 21:03 WIB

Rabu, 10 Jun 2026 21:03 WIB

  SURABAYAPAGI.com, Surabaya - PDIP Minta pemerintah harus menjaga konsistensi kebijakan. Menurut Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPR, Said Abdullah …

Prabowo, Minta Pengelola RSUD Jangan Korupsi

Prabowo, Minta Pengelola RSUD Jangan Korupsi

Rabu, 10 Jun 2026 21:00 WIB

Rabu, 10 Jun 2026 21:00 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Prabowo berpesan agar rumah sakit dikelola dengan baik dan memprioritaskan pelayanan masyarakat. "Rakyat masyarakat harus…

Pertamax Naik, Kemenperin Mikir Sektor Manufaktur

Pertamax Naik, Kemenperin Mikir Sektor Manufaktur

Rabu, 10 Jun 2026 20:58 WIB

Rabu, 10 Jun 2026 20:58 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) bakal mengkaji dampak kenaikan harga BBM nonsubsidi Pertamax terhadap sektor manufaktur.…

Pertamax Naik, Subsidi BBM Meningkat

Pertamax Naik, Subsidi BBM Meningkat

Rabu, 10 Jun 2026 20:54 WIB

Rabu, 10 Jun 2026 20:54 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Ketua Komisi XI DPR RI Mukhamad Misbakhun mewanti-wanti bahwa kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) Pertamax bisa membuat…