SURABAYAPAGI.COM, Blitar - Deni Panjalu (46) dan ASP (17) bapak-anak warga Desa Soso Kec Gandusari Kabupaten Blitar, dilarikan ke RS An-Nisa di Kec Talun karena alami luka serius di kepalanya setelah berduel dengan AT (43) warga desa Ngaringan Kec Gandusari Kab Blitar pada Kamis (18/7) kemarin.
Peristiwa tersebut berawal dipicu ketika bapak dan anak ini telah merusak tanaman milik AT yang merupakan ketua RT. Sebelum kejadian, AT tengah bekerja di sawah. Tak lama ada laporan dari warga bahwa korban tengah membabat tanama milik AT.
Mendapati laporan tersebut, AT bergegas menuju kebun, dan mendapati laporan tersebut benar adanya.
"Ketika AT membicarakan atas ulah Deni Panjalu yang membabat pohon di tanahnya, rupanya saat di tegur itulah ada percekcokan, tanpa disadari ASP anak Deni Panjalu menghantam ke arah kepala AT mengenai pelipisnya, spontan AT mengambil sabit yang dipegang saksi, lalu melakukan pembalasan, maka terjadilah duel antara AT dan Deni Panhalu yang dibantu ASP, akhirnya bapak dan anak ini roboh setelah terkena sabetan sabit, kini masih dilakukan pemeriksaan terhadap AT serta saksi-saksi, dan dilakukan olah TKP," kata Kasi Humas Polres Blitar Iptu Heri Iriyanto.
Guna penyelidikan Kapolsek Gandusari AKP Heru Sutanto SH langsung siang itu dilakukan olah TKP bersama Team Inafis Satreskrim Polres Blitar.
"Guna penyidikan Kapolsek Gandusari lakukan olah TKP, selain memeriksa saksi-saksi, termasuk AT, untuk kedua korban belum dilakukan pemeriksaan, benar setelah melakukan pembacokan AT langsung melapor ke Polsek Gandusari, sedang dua korban oleh warga dilarikan ke rumah sakit guna perawatan, kini ditangani oleh Satreskrim, untuk BB berupa sebilah sabit diamankan," pungkas Iptu Heri Iriyanto. Les
Editor : Moch Ilham