SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Sebagai umat Kristen, tentu kita sudah begitu akrab dengan ungkapan haleluya. Kata ini selalu diucapkan dalam setiap peribadatan. Arti haleluya bisa dipahami sebagai ungkapan untuk memuji Tuhan.
Dan kita bisa menggunakannya sebagai ungkapan syukur atau rasa sukacita atas anugerah Tuhan.
Arti haleluya yang kini sudah semakin dipahami oleh umat Kristen secara umum, saya pelajari punya sejarah.
Kata ini tertulis di Al Kitab dan banyak ditemukan dalam lagu-lagu rohani. Kini, umat nasrani juga banyak yang menggunakan kata ini sebagai ungkapan spontan untuk menyampaikan rasa syukur kepada Tuhan.
Bahkan, istilah ini kerap dilontarkan. Haleluya juga didefinisikan sebagai teriakan akibat merasakan kehebatan dan kuasa Tuhan yang luar biasa.
Dalam kitab Mazmur, kata haleluya selalu berada di bagian awal maupun akhir pada sebuah pujian.
Kata haleluya juga sering terdapat dalam lagu-lagu rohani yang dibawakan untuk menyampaikan pujian kepada Tuhan
Namun, "halleluya" bukan sekadar bermakna "pujilah Yah", karena kata hallel dalam bahasa Ibrani berarti "pujian gembira dalam nyanyian, untuk memuliakan Allah".
Bagian kedua merujuk kepada nama "Yah", kependekan dari YHWH, yaitu nama Allah Pencipta bagi orang Israel.
Secara luas, Haleluya merupakan respon keyakinan iman yang paling banyak digunakan saat peribadatan dan Kebaktian umat Kristen.
Kata tersebut berasal dari Bahasa Ibrani, הַלְּלוּיָהּ, "halleluya", yang digunakan 24 dalam Alkitab Ibrani (terutama dalam Kitab Mazmur).
Dalam Alkitab Ibrani haleluya sebenarnya bukan satu kata, melainkan merupakan satu frasa yang terdiri dari dua kata.
Dalam bahasa Ibrani, kata “Haleluya” terdiri dari dua kata: “Hallelu” dan “Yah”. Kata “Halelu” (akhiran "-u" menandakan perintah untuk orang pertama jamak, semacam "marilah kita") berasal dari kata "Halel" (= memuji) yang terdiri dari dua huruf Ibrani “he” (ה) dan “lamed”.
Mengutip buku Kamus Alkitab dan Theologi: memahami Istilah-istilah sulit dalam Alkitab dan Gereja karangan Jonar Situmorang (2021). Kata haleluya muncul sebanyak 24 kali dalam Kitab Mazmur.
Haleluya dapat diartikan sebagai ‘melihat ke arah Tuhan’ atau ‘memuji nama Tuhan’ atau ‘pujilah nama Tuhan’ atau terpujilah Tuhan’. Haleluya. (Maria Sari)
Editor : Moch Ilham