Usai Permalukan SYL, Giliran Hakim Agung Gazalba

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Raditya M Khadaffi
Raditya M Khadaffi

i

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Kehidupan pribadi Hakim Agung nonaktif Gazalba Saleh, mulai diungkap jaksa KPK. Pengungkapan aib pernah juga ditunjukan jaksa KPK terhadap eks Mentan SYL.

Senin (29/7) Gazalba Saleh, dipertemukan dengan saksi Diana Siregar, pemilik villa di Bogor . Diana, kaget Gazalba, membayar cash harga villa Rp 2 miliar. Atas kesaksian Diana, Gazalba mengaku menggunakan KTP saksi Diana Siregar untuk menukar dolar Singapura (SGD) ke rupiah di money changer. Dia mengatakan hal itu dilakukan atas kesepakatan bersama untuk bayar villa Diana seharga Rp 2 miliar.

"Kemudian yang berikutnya tentang saya ketika di money changer beliau mengatakan bahwa kalau minta KTP nggak usah, itu tidak benar, karena sudah ada kesepakatan antara beliau untuk menggunakan KTP beliau, karena beliau mau digunakan rekeningnya untuk dimasukkan uang tersebut. Jadi, seperti kata Bu Carolina harus menggunakan KTP sendiri untuk menggunakan rekening sendiri," kata Gazalba Saleh, mengelak di Pengadilan Tipikor Jakarta Pusat, Senin (29/7/2024).

Hari itu, Jaksa KPK juga menghadirkan Heny Batara Maya sebagai saksi dalam sidang kasus gratifikasi dan tindak pidana pencucian uang (TPPU) Hakim Agung nonaktif Gazalba Saleh. Heny mengatakan Gazalba membeli rumah Rp 5,8 miliar miliknya namun tak pernah ditempati hingga saat ini.

Rumah milik Heny yang dibeli Gazalba itu memiliki luas sekitar 850 m² di kawasan Tanjung Duren, Jakarta Selatan. Gazalba membelinya di tahun 2020 dengan nilai kesepakatan Rp 5,8 miliar dari harga yang ditawarkan Heny senilai Rp 6,8 miliar.

Dengan saksi Diana dan Heny Batara , jaksa KPK buka modus Gazalba Saleh, menggunakan uang miliaran tanpa transfer, setor atas namanya sampai tukar uang asing di money changer, bukan dengan KTPnya sendiri. Apa motifnya? Apa Gazalba, mau menghindari TPPU alias pelacakan hartanya sebagai penyelenggara negara?.

Sebagai pejabat hukum, Gazalba, tahu menyamatkan penggunaan uang tunai untuk transaksi.

 

***

 

Sekretaris nonaktif Mahkamah Agung (MA), ini diungkap jaksa bukan soal penggunaan uang tunai miliaran. Kemesraannya dengan Windy Yunita Bastari alias Windy 'Idol' juga digeber di meja persidangan.

Sejumlah foto kemesraan keduanya malah disebut majelis hakim pada saat membacakan amar pertimbangan putusan terhadap Hasbi Hasan.

Majelis hakim menyebutkan Hasbi Hasan dengan Windy telah saling mengenal sejak 2018 lalu. Saat itu Hasbi Hasan memberikan tas mahal merek Hermes kepada Windy Idol.

"Kedekatan hubungan tersebut dilihat dari dokumen elektronik berupa foto-foto yang diambil dari dokumen elektronik berupa foto-foto terdakwa dengan Windy yang diambil pada satu unit laptop merek apple," ucap Hakim.

Kemesraan lainnya pada saat keduanya tengah berlibur di Bali sambil menggunakan helikopter. Lalu ada juga momen Sekretaris MA itu yang sedang menemani Windy Idol membeli perabot dapur.

Juga sewa kamar hotel yang digunakan Sekretaris Mahkamah Agung (MA) nonaktif, Hasbi Hasan. Kamar itu ternyata bukan hanya untuk kepentingan pribadi bersama Windy Yunita Bastari Usman alias Windy Idol. Majelis hakim mengatakan kamar hotel itu juga digunakan Hasbi sebagai posko tempat mengurus perkara di MA.

Hal itu terungkap saat hakim membacakan pertimbangan dalam sidang vonis Hasbi Hasan di PN Tipikor Jakarta, Rabu (3/4/2024). Hakim menyatakan Hasbi Hasan terbukti menerima tiga fasilitas penginapan hotel terkait pengurusan perkara di MA yaitu Fraser Residence Menteng, The Hermitage Hotel Menteng, dan Novotel Hotel Cikini, Jakarta.

Kamar hotel Fraser Residence Menteng, kata hakim, digunakan Hasbi Hasan untuk kepentingan pribadi bersama Windy.

Akhirnya, Sekretaris nonaktif Mahkamah Agung (MA) Hasbi Hasan divonis hukuman pidana selama 6 tahun penjara atas kasus suap penanganan perkara kepailitan Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Intidana. Vonis tersebut dibacakan langsung oleh Ketua Majelis Hakim Toni Irfan di Pengadilan Negeri (PN) Tindak Pidana Korupsi, Jakarta Pusat, Rabu (3/4/2024).

 

***

 

Menurut catatan jurnalistik saya, mantan Menteri Pertanian SYL, lebih dietrek etrek soal penggunaan dana Kementan. Ada yang untuk umroh, keluarga sampai layani penyanyi dangdut.

Model mempermalukan Gazalba dan SYL, menurut akal sehat saya bagian dari sanksi sosial.

Saya tidak tahu apakah model mempermalukan terdakwa korupsi seperti ini perlu dilanjuti dengan gerakan kolektif untuk membuat koruptor merasa malu?.

Ternyata uang yang digunakan untuk main perempuan.

Tampaknya ada strategi dari KPK diluar hukuman penjara dan TPPU, pemiskinan koruptor. Kini dimunculkan sanksi sosial untuk lebih mempermalukan koruptor. Nyatanya, Gazalba, setiap sidang menggunakan topi yang dibleskan ke wajahnya. Apakah cara Gazalba ini ia terimbas untuk jera? Walahualam. ([email protected])

Berita Terbaru

Semarak Hari Jadi Tulungagung ke-821, Pemerintah Kecamatan Sumbergempol Buka Stan Gerakan Pangan Murah!

Semarak Hari Jadi Tulungagung ke-821, Pemerintah Kecamatan Sumbergempol Buka Stan Gerakan Pangan Murah!

Kamis, 05 Nov 2026 19:35 WIB

Kamis, 05 Nov 2026 19:35 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Tulungagung - Hari Jadi Tulungagung ke-821 bertema ‘Gumregah, Nyawiji lan Ngabekti Tumuju Tulungagung Lohjinawi’ tahun ini lebih semarak den…

GCC Petrokimia Gresik Resmi Hadir, Bidik Pasar Event dan Dongkrak UMKM Lokal

GCC Petrokimia Gresik Resmi Hadir, Bidik Pasar Event dan Dongkrak UMKM Lokal

Kamis, 05 Nov 2026 18:12 WIB

Kamis, 05 Nov 2026 18:12 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Kabupaten Gresik kini memiliki alternatif baru untuk penyelenggaraan berbagai kegiatan berskala besar. Yayasan Petrokimia Gresik (…

Tanam 87.000 Mangrove di Gresik, PT Smelting Raih Penghargaan Gubernur Jatim

Tanam 87.000 Mangrove di Gresik, PT Smelting Raih Penghargaan Gubernur Jatim

Kamis, 05 Nov 2026 18:10 WIB

Kamis, 05 Nov 2026 18:10 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Komitmen PT Smelting dalam menjaga kelestarian lingkungan pesisir kembali mendapat apresiasi. Perusahaan pengolahan dan pemurnian t…

Polisi Peduli Pengangguran, Kapolres Blitar Kota Beri Motivasi Peserta Pelatihan Kerja dengan Program Quick Wins Polri

Polisi Peduli Pengangguran, Kapolres Blitar Kota Beri Motivasi Peserta Pelatihan Kerja dengan Program Quick Wins Polri

Kamis, 05 Nov 2026 18:09 WIB

Kamis, 05 Nov 2026 18:09 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat sekaligus mendukung upaya menekan angka pengangguran, Polres Blitar Kota menggelar…

Klinik Perisai dan Siti Pinter Jadi Inovasi Andalan Kota Mojokerto dalam IGA 2026

Klinik Perisai dan Siti Pinter Jadi Inovasi Andalan Kota Mojokerto dalam IGA 2026

Kamis, 05 Nov 2026 17:17 WIB

Kamis, 05 Nov 2026 17:17 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto – Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari memaparkan dua inovasi unggulan daerah, yakni Klinik Perisai dan Siti Pinter, di hadapan d…

Dorong Keterlibatan BUMDes dalam Program Ketahanan Pangan, DPD PKDI Jatim Minta Pemerintah Beri Proteksi Pasar

Dorong Keterlibatan BUMDes dalam Program Ketahanan Pangan, DPD PKDI Jatim Minta Pemerintah Beri Proteksi Pasar

Kamis, 05 Nov 2026 15:51 WIB

Kamis, 05 Nov 2026 15:51 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo – Pelaksanaan program ketahanan pangan berbasis alokasi 20 persen Dana Desa di Jawa Timur dinilai memerlukan perlindungan regulasi d…