SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Dalam upaya mengedukasi generasi muda tentang pentingnya energi terbarukan, 40 siswa dari SMP Adiwiyata di Surabaya terlibat dalam proyek inovatif merakit mobil listrik tenaga surya skala kecil. Kegiatan ini merupakan bagian dari program transisi energi terbarukan yang diselenggarakan oleh Universitas Surabaya (Ubaya).
Selama program berlangsung, para siswa tidak hanya mendapatkan pengetahuan teoretis mengenai energi terbarukan, tetapi juga diberikan kesempatan untuk mengaplikasikan ilmu tersebut dalam bentuk praktis. Mereka belajar bagaimana merakit dan mengoperasikan mobil listrik bertenaga surya, dengan bimbingan langsung dari para ahli dan dosen Ubaya.
Elieser Tarigan Kepala PuSLET Ubaya, mengatakan projek ini untuk mempromosikan energi terbarukan ke sekolah.
"Kita menyasar sekolah adiwiyata di surabaya dengan memberikan pentingnya energi terbarukan, implementasi dengan memberikan bekal pengetahuan menjadi isi yang sangat penting untuk kelak dan untuk guru kita memberilan arahan untuk edukasi lebih efektif" ujarnya.
Tidak hanya mendapatkan ilmu, para siswa juga diajarkan mengenai aspek teknis seperti perakitan panel surya, instalasi sistem listrik, hingga pemeliharaan mobil listrik. Hal ini bertujuan untuk memberikan pemahaman menyeluruh tentang bagaimana energi terbarukan dapat diintegrasikan dalam kehidupan sehari-hari.
Rina, salah satu siswa peserta dari SMPN 40 Surabaya, mengungkapkan antusiasmenya, "Saya sangat senang bisa ikut serta dalam program ini. Selain belajar hal baru, saya juga bisa merasakan langsung bagaimana teknologi ini bekerja. Saya berharap bisa terus mengembangkan pengetahuan ini di masa depan."
Program ini juga mendapat apresiasi dari berbagai pihak, termasuk Dinas Lingkungan Hidup yang melihat kegiatan ini sebagai langkah positif dalam menciptakan generasi muda yang peduli lingkungan dan siap menghadapi tantangan energi di masa depan.
Dengan adanya program seperti ini, diharapkan lebih banyak sekolah dan institusi pendidikan lainnya dapat mengikuti jejak Ubaya dalam mengedukasi dan mempersiapkan generasi muda untuk berkontribusi dalam transisi energi terbarukan. Kegiatan ini menjadi bukti bahwa pembelajaran praktis dapat memberikan dampak positif yang signifikan dalam membentuk pola pikir dan keterampilan siswa. Zis
Editor : Mariana Setiawati