Sawah Rawan Kekeringan, Petani Ngawi Beralih ke Komoditas Non Padi

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ilustrasi. Petani tengah menanam komoditas tembakau di musim kemarau. SP/ NGW
Ilustrasi. Petani tengah menanam komoditas tembakau di musim kemarau. SP/ NGW

i

SURABAYAPAGI.com, Ngawi - Memasuki musim kemarau tahun 2024 kali ini, banyak petani di wilayah Ngawi, Jawa Timur lebih memilih beralih menanam tanaman komoditas non padi. Pasalnya, debit air waduk Pondok sudah tidak bisa lagi digunakan untuk irigasi pertanian karena sudah mencapai limit.

“Sudah ada warning dari waduk bahwa bulan ini sudah tidak dikeluarkan. Mulai bulan kemarin waduk dua ini sudah tidak mengalir (mendapat pasokan air),” ujar Kabid Tanaman Pangan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Ngawi, Muh Hasan Zunairi, Rabu (07/08/2024).

Sementara itu, petani yang terbiasa menanam tembakau diharapkan lebih mengutamakan menanam tanaman tersebut karena memiliki nilai jual yang cukup tinggi. 

Meski, petani yang tidak terbiasa menanam tembakau disarankan menanam jagung dan kacang kacangan untuk menghindari gagal panen karena tidak mendapat pasokan air dari  irigasi waduk pondok.

“Kalau tidak dimungkinkan MT 3 di  MK (musim kemarau) ini, banyak yang menanam tembakau, ekonomis. Satu hektar itu bisa menghasilkan Rp 70 sampai 90 juta tahun kemarin,” imbuhnya.

Sebagai informasi, diketahui dari penyusutan debit air kedua waduk tersebut lahan pertanian yang terancam kekeringan diperkirakan mencapai 100 hektar. Selain waduk pondok, penyusutan debit air juga terjadi di waduk Kedung Bendo yang berada di Desa Gunungsari, Kecamatan  Kasreman. ng-01/dsy

Berita Terbaru

Hari Koperasi Ke-79, Lamongan Gelar Fun Walk Insan Koperasi bersama Mahasiswa Internasional

Hari Koperasi Ke-79, Lamongan Gelar Fun Walk Insan Koperasi bersama Mahasiswa Internasional

Minggu, 26 Jul 2026 18:40 WIB

Minggu, 26 Jul 2026 18:40 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Puncak peringatan Hari Koperasi Ke-79 Tahun 2026 di Lamongan digelar berbeda. Sebagai wujud syukur atas perjalanan Gerakan…

Bupati Pasarkan Produk Lokal Lamongan pada Mahasiswa Mancanegara

Bupati Pasarkan Produk Lokal Lamongan pada Mahasiswa Mancanegara

Minggu, 26 Jul 2026 18:38 WIB

Minggu, 26 Jul 2026 18:38 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Menerima kunjungan 162 partisipan 6th Summer School 2026 Sekolah Pascasarjana Universitas Airlangga dari 43 negara, Bupati…

Jujitsu Wali Kota Mojokerto Cup 2026 Resmi Ditutup, Bantar Angin Raih Juara Umum

Jujitsu Wali Kota Mojokerto Cup 2026 Resmi Ditutup, Bantar Angin Raih Juara Umum

Minggu, 26 Jul 2026 18:22 WIB

Minggu, 26 Jul 2026 18:22 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto - Turnamen Jujitsu Wali Kota Mojokerto Cup 2026 resmi ditutup pada Minggu (26/7), setelah berlangsung selama tiga hari, 24–26 Juli 2…

Dosen Komunikasi: Pernyataan Londo Ireng Perlu Jadi Momentum Perbaikan Komunikasi Publik

Dosen Komunikasi: Pernyataan Londo Ireng Perlu Jadi Momentum Perbaikan Komunikasi Publik

Minggu, 26 Jul 2026 15:40 WIB

Minggu, 26 Jul 2026 15:40 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Pernyataan Presiden Prabowo Subianto yang menyebut istilah "Londo Ireng" dalam pidatonya pada puncak Hari Lahir (Harlah) ke-28 Partai K…

Perjuangan Manusia Melawan Kekuasaan Adalah Perjuangan Ingatan Melawan Lupa

Perjuangan Manusia Melawan Kekuasaan Adalah Perjuangan Ingatan Melawan Lupa

Minggu, 26 Jul 2026 15:30 WIB

Minggu, 26 Jul 2026 15:30 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - Kalimat Milan Kundera itu terasa semakin penting ketika sebuah bangsa mulai berjarak dari peristiwa-peristiwa yang membentuk…

Tingkatkan Perekonomian, Pemkab Sumenep Kembangkan Pertanian Hidroponik

Tingkatkan Perekonomian, Pemkab Sumenep Kembangkan Pertanian Hidroponik

Minggu, 26 Jul 2026 14:48 WIB

Minggu, 26 Jul 2026 14:48 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sumenep - Sebagai upaya untuk meningkatkan perekonomian warga, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep, Jawa Timur mulai mengembangkan usaha…