Warning Ekonom Bila Gerindra Perluas Makan Bergizi Gratis untuk Sarapan Juga

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Minggu ini muncul kabar program makan bergizi gratis presiden dan wakil presiden terpilih Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka, tidak hanya diberikan untuk makan siang saja, namun juga mencakup sarapan. Dengan begitu anak sekolah bisa mendapat makan gratis dua kali sehari.

Kabar ini datang langsung dari Wakil Ketua Dewan Pembina Gerindra, Hashim Djojohadikusumo.

Namun apa pemerintah siap jika program ini benar dijalankan?

Direktur Eksekutif Segara Research Institute Piter Abdullah berpendapat jika rencana perluasan program makan bergizi gratis termasuk sarapan benar terjadi, akan memengaruhi APBN pemerintah ke depan terlebih dari sisi pengeluaran.

Sebab penambahan jumlah periode pemberian makan bergizi gratis otomatis menambah anggaran yang perlu dikeluarkan pemerintah. Padahal, menurutnya saat ini APBN masih sangat terbatas.

"Ini kan masalah alokasi anggaran, bagaimana memanfaatkan ruang fiskal yang sempit, yang tidak mewah dan terbatas itu untuk bisa menjalankan program yang suka tidak suka itu adalah pilihannya rakyat," kata Piter, kemarin.

"Rakyat memilih Prabowo dan Gibran ketika mereka mengusung makan siang gratis. Artinya (program) itu disukai, dipilih, dan ditunggu oleh masyarakat, ya laksanakan saja itu yang sudah dijanjikan," ucapnya lagi.

 

Bergantung Pengelolaan Keuangan Negara

Meski rencana ini dapat mengubah struktur APBN, namun menurut Piter belum tentu akan memberatkan anggaran pemerintah ke depan. Sebab semua itu tergantung pada bagaimana pemerintah mengelola penerimaan dan pengeluaran dana yang ada.

"Tergantung bagaimana mengelolanya, kita kan belum tahu dia (pemerintah) mengelolanya akan seperti apa. Apakah akan meng-cut anggaran lain. Bisa saja dia tidak menambah beban ketika dia bisa melakukan efisiensi terhadap anggaran-anggaran yang selama ini dianggap tidak cukup efektif," tutur Piter.

"Jadi kita belum bisa mengatakan bahwa ini bisa menjadi beban baru bagi APBN, akan sangat bergantung pada bagaimana pemerintahan Prabowo melakukan, mengidentifikasi mana yang bisa melakukan efisiensi atau pemerintahan Prabowo bisa menaikkan penerimaan dari segi APBN," sambungnya.

Oleh karenanya program makan bergizi gratis ini akan sangat bergantung pada pengelolaan keuangan negara ke depan. Walaupun menurut Piter lebih baik tetap fokus pada rencana awal yang hanya menyediakan untuk makan siang saja. n jk/cr2/erk/rmc

Berita Terbaru

DPR RI Bambang Haryo Dorong Batik Ecoprint Surabaya Tembus Pasar Internasional

DPR RI Bambang Haryo Dorong Batik Ecoprint Surabaya Tembus Pasar Internasional

Jumat, 16 Okt 2026 22:07 WIB

Jumat, 16 Okt 2026 22:07 WIB

SurabayaPagi, Surabaya — Anggota DPR RI Bambang Haryo Soekartono mendorong pemerintah memperluas dukungan terhadap usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di S…

Perkuat Kesenian Reog, Ponorogo Dukung Barongan Blora Jadi ICH Extension UNESCO 

Perkuat Kesenian Reog, Ponorogo Dukung Barongan Blora Jadi ICH Extension UNESCO 

Jumat, 16 Okt 2026 19:11 WIB

Jumat, 16 Okt 2026 19:11 WIB

SURABAYAPAGI.com, PONOROGO-Pemerintah Kabupaten Blora, Jawa Tengah menjalin kerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, dalam pengusulan…

67 Juta UMKM, Sertifikasi SNI Masih Minim, DPR RI Soroti Keterbatasan Anggaran BSN

67 Juta UMKM, Sertifikasi SNI Masih Minim, DPR RI Soroti Keterbatasan Anggaran BSN

Jumat, 16 Okt 2026 18:32 WIB

Jumat, 16 Okt 2026 18:32 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Rendahnya cakupan sertifikasi Standar Nasional Indonesia (SNI) bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) menjadi tantangan d…

Kirab Enam Tumpeng Raksasa Warnai Haul ke-61 Mbah KH Moh Syafi’i di Pongangan

Kirab Enam Tumpeng Raksasa Warnai Haul ke-61 Mbah KH Moh Syafi’i di Pongangan

Jumat, 16 Okt 2026 16:09 WIB

Jumat, 16 Okt 2026 16:09 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Tradisi dan gotong royong kembali berpadu dalam peringatan Haul ke-61 Mbah Kiai Haji (KH) Mohammad Syafi’i dan para sesepuh Desa Pon…

Bupati Sumenep : Warnai Hari Santri dan Hari Jadi ke-757 Sumenep Dengan 111.111 Kali Al-Waqi'ah

Bupati Sumenep : Warnai Hari Santri dan Hari Jadi ke-757 Sumenep Dengan 111.111 Kali Al-Waqi'ah

Jumat, 16 Okt 2026 14:57 WIB

Jumat, 16 Okt 2026 14:57 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sumenep - Pemerintah Kabupaten Sumenep mengkolaborasikan peringatan Hari Santri 2026 dan Hari Jadi ke-757 Kabupaten Sumenep dengan gerakan…

Emil Dardak Pastikan Pengurus Demokrat Jatim Tuntas Akhir Oktober, Pelantikan November

Emil Dardak Pastikan Pengurus Demokrat Jatim Tuntas Akhir Oktober, Pelantikan November

Jumat, 16 Okt 2026 11:23 WIB

Jumat, 16 Okt 2026 11:23 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya – Ketua DPD Partai Demokrat Jawa Timur Emil Elestianto Dardak memastikan penyusunan kepengurusan DPD Partai Demokrat Jatim periode 2…