Puluhan Pedagang Gulung Tikar Gegara Revitalisasi Stadion Kanjuruhan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Deretan Pedagang Kaki Lima (PKL) berjualan di areal Stadion Kanjuruhan, Malang. SP/ MLG
Deretan Pedagang Kaki Lima (PKL) berjualan di areal Stadion Kanjuruhan, Malang. SP/ MLG

i

SURABAYAPAGI.com, Malang - Sebanyak puluhan pedagang yang sebelumnya berjualan di kios-kios dekat gedung Stadion Kanjuruhan, Kepanjen, Malang banyak yang gulung tikar lantaran penghasilan tidak bisa menutup operasional imbas dimulainya revitalisasi.

Pasalnya, selama renovasi berlangsung, para pedagang harus rela direlokasi ke pasar penampungan sementara. Sehingga suasana pasar penampungan sepi pembeli dan selebihnya tutup. Diketahui ada 45 kios berdinding tripleks. Namun yang buka hanya 11 kios. 

Kala itu sangat ramai pembeli. Banyak suporter yang ngopi di kiosnya. Bahkan ketika tidak ada pertandingan pun kiosnya masih ramai, lantaran lokasinya yang strategis. 

Sementara itu, Ketua Paguyuban PKL dan Kios Stadion Kanjuruhan Oscar Amrullah mengatakan, omzet pedagang di pasar penampungan sementara memang merosot drastis. Namun dia merasa belakangan kondisinya mulai membaik. 

”Jelas omzet yang berjualan di bawah (sisi selatan tempat relokasi sementara) menurun. Tapi lebih baik dibanding lima bulan awal pengerjaan revitalisasi,” kata dia, Kamis (22/08/2024).

Sementara itu, Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Malang sempat menjanjikan area untuk pedagang. Lokasinya di sisi timur stadion, tidak menempel stadion seperti sebelum revitalisasi. Pedagang harus boyongan karena regulasi FIFA melarang aktivitas jual beli dalam radius beberapa meter dari stadion. 

Dia berharap segera ada kepastian konsep penataan pedagang dan lokasinya layak. "Tempat yang layak dan strategis, sehingga didatangi pengunjung. Tidak mengganggu standar FIFA walaupun ditaruh di mana saja," harap dia.

Diperkirakan, pada Desember 2024 mendatang bisa selesai meski secara pekerjaan saat ini di angka 50 persen. Tetapi pada pengerjaan konstruksi dasar stadion disebut sudah di angka 80 persen yang membuatnya optimis.

Saat ini dari 80 persen pengerjaan struktur, pekerjaan struktur dasar stadion, tiang lampu untuk penerangan, pengadaan lift untuk kaum disabilitas, dan item-item lain, seperti pendingin udara atau AC, juga sudah dilaksanakan. ml-01/dsy

Berita Terbaru

Daop 7 Madiun Catat Enam Gangguan Perjalanan KA Selama Angkutan Lebaran 2026

Daop 7 Madiun Catat Enam Gangguan Perjalanan KA Selama Angkutan Lebaran 2026

Minggu, 05 Apr 2026 15:00 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 15:00 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Selama masa Angkutan Lebaran 2026, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun mencatat adanya enam kejadian gangguan…

Kurang Waspada! Motor dan Truk Adu Banteng, Pengendara Motor Tewas di TKP

Kurang Waspada! Motor dan Truk Adu Banteng, Pengendara Motor Tewas di TKP

Minggu, 05 Apr 2026 14:55 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:55 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Kecelakaan antara pengendara motor dan Truk Isuzu dengan adu banteng yang terjadi pada Minggu (5 April 2026) dini hari mengejutkan…

Kebijakan Pembatasan Belanja Pegawai 30 Persen dari APBD Akan Resmi Berlaku Tahun 2027

Kebijakan Pembatasan Belanja Pegawai 30 Persen dari APBD Akan Resmi Berlaku Tahun 2027

Minggu, 05 Apr 2026 14:23 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:23 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Terkait kebijakan pembatasan belanja pegawai maksimal 30 persen dari APBD akan resmi diberlakukan tahun 2027. Dimana, postur APBD…

Usai Santap Nasi Berkat Tahlilan, Puluhan Korban Diduga Alami Keracunan Muntah-Diare

Usai Santap Nasi Berkat Tahlilan, Puluhan Korban Diduga Alami Keracunan Muntah-Diare

Minggu, 05 Apr 2026 14:14 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:14 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Baru-baru ini viral, seusai menyantap nasi berkat tahlilan di Jalan Sido Kapasan Gang 10, Simokerto, Surabaya, sebanyak puluhan…

Warga Napis Bojonegoro Akhirnya Miliki Jembatan, Pasca Penantian Puluhan Tahun

Warga Napis Bojonegoro Akhirnya Miliki Jembatan, Pasca Penantian Puluhan Tahun

Minggu, 05 Apr 2026 14:06 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:06 WIB

SURABAYAPAGI.com, Bojonegoro - Setelah menanti selama puluhan tahun, akhirnya kini warga di perbatasan Bojonegoro dan Ngawi bisa bernapas lega lantaran…

Harga Kedelai Melonjak Ugal-ugalan, Produsen Tempe di Lumajang Terancam Tak Sanggup Produksi Lagi

Harga Kedelai Melonjak Ugal-ugalan, Produsen Tempe di Lumajang Terancam Tak Sanggup Produksi Lagi

Minggu, 05 Apr 2026 13:56 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 13:56 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Para produsen tempe di Lumajang, Jawa Timur mengeluh dan menjerit usai harga kedelai melonjak ugal-ugalan yang juga dipicu imbas…