Event Tahunan KCC dan KBF 2024 di Malang Gaet 3 Juta Wisatawan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Keseruan Kanjuruhan Culture Carnival (KCC) ke-2 dan Kanjuruhan Bantengan Festival (KBF) ke-1 di Malang, Jawa Timur. SP/ MLG
Keseruan Kanjuruhan Culture Carnival (KCC) ke-2 dan Kanjuruhan Bantengan Festival (KBF) ke-1 di Malang, Jawa Timur. SP/ MLG

i

SURABAYAPAGI.com, Malang - Event tahunan Kanjuruhan Culture Carnival (KCC) ke-2 dan Kanjuruhan Bantengan Festival (KBF) ke-1 kembali digelar dengan menampilkan berbagai kesenian tarian tradisional dan modern khas di 33 kecamatan yang ada di wilayah Kabupaten Malang, Jawa Timur.

“Ini sebagai upaya untuk menarik lebih banyak wisatawan serta mengenalkan tradisi, potensi serta budaya di 33 kecamatan agar lebih dikenal masyarakat tidak hanya Jawa Timur atau Indonesia namun juga dunia internasional,” ujar Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Malang, Purwoto, Minggu (01/09/2024).

Event budaya tersebut memang merupakan salah satu upaya mengenalkan potensi itu melalui even Kanjuruhan Culture Carnival ini. Bahkan, saat ini ramai dikunjungi wisatawan baik dari dalam negeri dan luar negeri ke sejumlah destinasi wisata Kabupaten Malang. 

“Total tahun ini ada 3 juta wisatawan tahun depan kita targetkan sebanyak 4 juta wisatawan,” jelasnya.

Pasalnya, lanjut Purwoto, dua even culture dan budaya ini digelar dalam rangka peringatan Hari Jadi ke-1264 Kabupaten Malang. Sekaligus sebagai upaya untuk meningkatkan kunjungan wisata sekaligus jadi wadah kreativitas masyarakat di Kabupaten Malang.

“Ini salah, satu upaya kami untuk promosi wisata. Harapan kami melalui even ini dapat meningkatkan kunjungan wisata, ” tandasnya.

Diapresiasi Bupati Sanusi, pihaknya juga turut mendorong dinas terkait untuk memanfaatkan teknologi digital guna membantu mengenalkan potensi wisata ke dunia digital.

“Jangan sampai menunggu harus segera tanggap, cepat dan bersinergi dengan instansi lain agar masyarakat baik di Jawa Timur, Indonesia dan mancanegara mengetahui ada wisata yang tersembunyi di Kabupaten Malang,” tandasnya. ml-01/dsy

Berita Terbaru

Tekankan Transparansi dan Akuntabilitas Pembangunan Infrastruktur, KSPI PT PLN Kunjungi GITET Surabaya Selatan

Tekankan Transparansi dan Akuntabilitas Pembangunan Infrastruktur, KSPI PT PLN Kunjungi GITET Surabaya Selatan

Kamis, 02 Apr 2026 18:47 WIB

Kamis, 02 Apr 2026 18:47 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – PT PLN (Persero) terus memperkuat komitmennya dalam menjalankan pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan yang bersih dan t…

Permudah Pengajuan Klaim, BPjS Ketenagakerjaan Hadirkan Fitur Layanan 'Lapak Asik'

Permudah Pengajuan Klaim, BPjS Ketenagakerjaan Hadirkan Fitur Layanan 'Lapak Asik'

Kamis, 02 Apr 2026 17:15 WIB

Kamis, 02 Apr 2026 17:15 WIB

SURABAYA PAGI, Malang - BPJS Ketenagakerjaan menghadirkan fitur antrean online pada Layanan Tanpa Kontak Fisik atau Lapak Asik mulai 1 April 2026 guna …

Reklamasi Diduga Tanpa Kepastian Izin di Pesisir Gresik, Nelayan Kehilangan Ruang Hidup

Reklamasi Diduga Tanpa Kepastian Izin di Pesisir Gresik, Nelayan Kehilangan Ruang Hidup

Kamis, 02 Apr 2026 15:37 WIB

Kamis, 02 Apr 2026 15:37 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik — Dugaan pencaplokan wilayah laut kembali mencuat di pesisir Desa Manyarejo, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik. Kawasan yang b…

Sidang Perdana Kasus Dugaan Korupsi Dana Hibah Ponpes Al Ibrohimi Gresik Digelar di Pengadilan Tipikor Surabaya

Sidang Perdana Kasus Dugaan Korupsi Dana Hibah Ponpes Al Ibrohimi Gresik Digelar di Pengadilan Tipikor Surabaya

Kamis, 02 Apr 2026 15:34 WIB

Kamis, 02 Apr 2026 15:34 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik — Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Surabaya mulai menyidangkan perkara dugaan korupsi dana hibah Pemerintah Provinsi Jawa T…

PKL Alun-alun Madiun Tolak Relokasi, Tempat Baru Dinilai Merugikan Pedagang 

PKL Alun-alun Madiun Tolak Relokasi, Tempat Baru Dinilai Merugikan Pedagang 

Kamis, 02 Apr 2026 14:01 WIB

Kamis, 02 Apr 2026 14:01 WIB

SURABAYAPAGI.com, Kota Madiun - Pedagang kaki lima (PKL) di kawasan alun-alun Kota Madiun menolak relokasi yang direncanakan Pemkot Madiun. Alasannya tempat…

Lem Rajawali Lakukan Transformasi Brand 2026, Luncurkan Produk Baru dan Perkuat Ekspansi Pasar

Lem Rajawali Lakukan Transformasi Brand 2026, Luncurkan Produk Baru dan Perkuat Ekspansi Pasar

Kamis, 02 Apr 2026 13:57 WIB

Kamis, 02 Apr 2026 13:57 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Lem Rajawali, brand milik Mikatasa Group, resmi melakukan transformasi brand secara menyeluruh pada 2026 sebagai upaya memperkuat p…