Ngawi Specta Carnival, Suguhkan Potensi dan Kearifan Lokal Pertanian

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Salah satu gelaran Ngawi Specta Carnival 2024 yang berlangsung meriah. SP/ NGW
Salah satu gelaran Ngawi Specta Carnival 2024 yang berlangsung meriah. SP/ NGW

i

SURABAYAPAGI.com, Ngawi - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Ngawi menggelar event Ngawi Specta Carnival (NSC) 2024, yang diikuti sebanyak 17 tim karnaval berpartisipasi, merepresentasikan kekayaan dan potensi pertanian Ngawi sesuai dengan tema tahun ini.

Pada gelaran tersebut langsung dibuka oleh Bupati Ngawi, Ony Anwar Harsono. Pada NSC tahun 2024 mengusung tema ”Negeri Gemah Ripah Loh Jinawi, Wujud Budaya Ngawi, Negeri Pangan Berkelanjutan“, yang merupakan wujud interpretasi dari kabupaten Ngawi yang merupakan daerah penghasil sekaligus lumbung pangan dengan surplus penghasil padi terbesar nasional.

“Ngawi Negeri Pangan Berkelanjutan, Gemah Ripah Loh Jinawi. Kita ingin menarasikan dan mempromosikan bahwa Ngawi adalah lumbung pangan nasional. Tiga kali berturut-turut, kita mencatat tingkat produktivitas dan produksi padi tertinggi secara nasional,” ungkap Ony, Senin (02/09/2024).

Lebih lanjut, Ony menambahkan Ngawi Specta Carnival menjadi media untuk menampilkan kearifan lokal terkait pertanian. Disisi lain antusias penonton yang luar biasa banyak akan berpengaruh pada pendapatan pelaku UMKM.

“Kearifan lokal juga ditampilkan di sini, seperti strategi peningkatan produktivitas, cara pembasmian hama, dan sebagainya. Ini semua ditampilkan lewat kesenian dan kreativitas,” lanjutnya.

Diketahui, para peserta karnaval menempuh rute sejauh kurang lebih 2 kilometer dari Mal Pelayanan Publik (MPP) menuju Dinas Pendidikan Kabupaten Ngawi. Ngawi Specta Carnaval merupakan perubahan nama agenda yang sebelumnya Ngawi Night Carnaval.

Dengan adanya partisipasi aktif dari berbagai lapisan masyarakat, acara ini berhasil menunjukkan bahwa Ngawi benar-benar berkomitmen dalam mewujudkan negeri yang makmur dan berkelanjutan. ng-01/dsy

Berita Terbaru

Dugaan Pelanggaran Ruang Laut di JIIPE Gresik Disorot, Potensi Sanksi Menanti Hasil Supervisi

Dugaan Pelanggaran Ruang Laut di JIIPE Gresik Disorot, Potensi Sanksi Menanti Hasil Supervisi

Selasa, 05 Mei 2026 14:50 WIB

Selasa, 05 Mei 2026 14:50 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Penanganan kasus dugaan pelanggaran pemanfaatan ruang laut tanpa izin Persetujuan Kesesuaian Kegiatan Pemanfaatan Ruang Laut (…

Terus Dikebut untuk Petani, Pembangunan Bendungan Bagong di Trenggalek Sudah Rampung 59 Persen

Terus Dikebut untuk Petani, Pembangunan Bendungan Bagong di Trenggalek Sudah Rampung 59 Persen

Selasa, 05 Mei 2026 14:46 WIB

Selasa, 05 Mei 2026 14:46 WIB

SURABAYAPAGI.com, Trenggalek - Menindaklanjuti khususnya petani di Trenggalek bisa merasakan manfaat Bendungan Bagong menjelang musim kemarau ekstrem (fenomena…

Perkuat Kamtibmas, Wali Kota Mojokerto Tekankan Pentingnya Sinergi Satlinmas di Tingkat Kelurahan

Perkuat Kamtibmas, Wali Kota Mojokerto Tekankan Pentingnya Sinergi Satlinmas di Tingkat Kelurahan

Selasa, 05 Mei 2026 14:16 WIB

Selasa, 05 Mei 2026 14:16 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto – Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari menegaskan pentingnya peran Satuan Perlindungan Masyarakat (Satlinmas) sebagai garda terdepan …

Sinergi Pemkot Mojokerto – IPPAT, Permudah Investasi dan Tambah PAD untuk Kesejahteraan Warga

Sinergi Pemkot Mojokerto – IPPAT, Permudah Investasi dan Tambah PAD untuk Kesejahteraan Warga

Selasa, 05 Mei 2026 14:10 WIB

Selasa, 05 Mei 2026 14:10 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto - Pemerintah Kota Mojokerto memperkuat sinergi dengan Ikatan Pejabat Pembuat Akta Tanah (IPPAT) sebagai langkah strategis untuk…

Masuki Musim Kemarau, Pembangunan Sumur Bor di Plandaan Jadi Solusi Krisis Air bagi Petani

Masuki Musim Kemarau, Pembangunan Sumur Bor di Plandaan Jadi Solusi Krisis Air bagi Petani

Selasa, 05 Mei 2026 13:45 WIB

Selasa, 05 Mei 2026 13:45 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jombang - Memasuki musim kemarau (fenomena El Nino) yang ekstrem, kini sebanyak empat titik sumur bor telah dibangun dari total sepuluh titik…

Jelang Idul Adha, Harga Kambing Melonjak Rp3 Juta dan Sapi Rp20 Juta di Pasar Hewan Ngawi

Jelang Idul Adha, Harga Kambing Melonjak Rp3 Juta dan Sapi Rp20 Juta di Pasar Hewan Ngawi

Selasa, 05 Mei 2026 13:31 WIB

Selasa, 05 Mei 2026 13:31 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ngawi - Jelang Hari Raya Idul Adha menjadi momentum bahagia bagi para peternak dan penjual hewan kurban berupa sapi dan kambing di Pasar…