Panen Melimpah, Diskop UKM Catat Harga Cabai di Sumenep Melandai

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ilustrasi. Penjual cabai di pasar Anom Baru, Sumenep. SP/ SMP
Ilustrasi. Penjual cabai di pasar Anom Baru, Sumenep. SP/ SMP

i

SURABAYAPAGI.com, Sumenep - Dinas Koperasi (Diskop), Usaha Kecil Menengah (UKM) Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, mencatat harga cabai, baik merah besar maupun cabai rawit sudah mulai turun per Selasa (03/09/2024).

“Harga cabai memang sangat fluktuatif. Lebih banyak dipengaruhi stok. Karena saat ini sudah masuk masa panen, maka stok di pasaran melimpah. Karena itu harga cabai turun drastis,” kata Kepala Bidang Perdagangan, Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Sumenep, Idham Halil, beberapa hari lalu.

Diketahui sebelumnya, salah satu pedagang Cabai di pasar Anom Baru di Sumenep, Sahwan mengaku memang ada kelangkaan pada beberapa jenis cabai yang sering dicari para konsumen. Kenaikan harga Cabai, tidak dirasakan para pedagang, tetapi sangat berpengaruh terhadap konsumen. 

“Saya tidak berpengaruh terhadap kenaikan harga tersebut. Karena menjual secara grosir. Tapi kalau konsumen memang berat, apalagi kalau mereka menjual lagi. Sehingga memainkan harga seenaknya,” ungkapnya.

Sementara itu, salah seorang ibu rumah tangga Tija mengaku senang dengan turunnya harga cabai rawit. Sebab selama ini yang menjadi penyebab pengeluaran terbesarnya adalah komoditas cabai. 

"Kebutuhan cabai dalam rumah tangga kami sangat tinggi. Karena dirumah pecinta pedas semua," terangnya.

Sebagai informasi, saat ini di Pasar Anom Baru di Kecamatan Kota yang merupakan pasar induk di Sumenep, harga cabai merah besar yang pada akhir pekan lalu Rp 28 ribu per kilogram, kini turun menjadi Rp 20 ribu. Sementara harga cabai rawit yang sebelumnya Rp 26 ribu per kilogram turun menjadi Rp 22 ribu.

Tak hanya komoditas cabai, namun harga telur ayam ras pada awal pekan ini juga turun dibanding akhir pekan lalu, yakni Rp 25 ribu per kilogram dari sebelumnya Rp 26 ribu.

Selain tiga komoditas tersebut, harga barang kebutuhan pokok lainnya stabil dibanding pekan lalu. seperti harga beras premium, beras medium, minyak goreng, gula konsumsi, hingga daging ayam ras dan sapi.

Pasalnya, Diskop UKM Sumenep terus memantau harga komoditas setiap hari di Pasar Anom Baru yang merupakan pasar induk di daerah tersebut. Agar harga yang dipatok sesuai dengan aturan yang berlaku. sm-01/dsy

Berita Terbaru

261 Siswa Dilibatkan, School Lab Farming Petrokimia Gresik Dongkrak Hasil Panen hingga Lima Kali Lipat

261 Siswa Dilibatkan, School Lab Farming Petrokimia Gresik Dongkrak Hasil Panen hingga Lima Kali Lipat

Selasa, 08 Sep 2026 11:19 WIB

Selasa, 08 Sep 2026 11:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Anggapan bahwa sektor pertanian kurang menarik bagi generasi muda perlahan mulai terbantahkan. PT Petrokimia Gresik (Persero) justru …

Cegah Karhutla, Balai Besar TNBTS Hentikan Sementara Kegiatan Syuting dan Event

Cegah Karhutla, Balai Besar TNBTS Hentikan Sementara Kegiatan Syuting dan Event

Selasa, 08 Sep 2026 11:01 WIB

Selasa, 08 Sep 2026 11:01 WIB

SURABAYAPAGI.com, Malang - Demi meminimalkan risiko kebakaran hutan yang kian meningkat akibat kondisi cuaca kemarau ekstrem, Balai Besar Taman Nasional Bromo…

Tekan Sampah Sekali Pakai, Pemkab Banyuwangi Kembangkan Sistem Refill

Tekan Sampah Sekali Pakai, Pemkab Banyuwangi Kembangkan Sistem Refill

Selasa, 08 Sep 2026 10:42 WIB

Selasa, 08 Sep 2026 10:42 WIB

SURABAYAPAGI.com, Banyuwangi - Sebagai langkah strategis dalam mengurangi sampah kemasan sekali pakai sejak dari sumbernya, Pemerintah Kabupaten (Pemkab)…

Atasi Kemiskinan, Pemkab Madiun Percepat Penanganan Ribuan Unit RTLH

Atasi Kemiskinan, Pemkab Madiun Percepat Penanganan Ribuan Unit RTLH

Selasa, 08 Sep 2026 10:26 WIB

Selasa, 08 Sep 2026 10:26 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Sebagai upaya pengentasan kemiskinan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Madiun, mempercepat penanganan unit rumah warga setempat yang…

Fenomena Antrean BBM Makin Panjang, Pemkab Jember Siapkan Skema WFH

Fenomena Antrean BBM Makin Panjang, Pemkab Jember Siapkan Skema WFH

Selasa, 08 Sep 2026 10:10 WIB

Selasa, 08 Sep 2026 10:10 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jember - Menindaklanjuti antrean kendaraan untuk mendapatkan bahan bakar minyak (BBM) di stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) semakin…

Jaga Stabilitas Harga, Pemkab Nganjuk Batasi Bawang Merah Masuk dari Luar Daerah

Jaga Stabilitas Harga, Pemkab Nganjuk Batasi Bawang Merah Masuk dari Luar Daerah

Selasa, 08 Sep 2026 10:01 WIB

Selasa, 08 Sep 2026 10:01 WIB

SURABAYAPAGI.com, Nganjuk - Sebagai upaya menjaga stabilitas harga dan melindungi hasil produksi petani lokal, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nganjuk, membatasi…