Harley-Davidson Model S2 Del Mar dan S2 Mulholland Terdampak Recall

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Harley-Davidson Model S2 Del Mar. SP/ JKT
Harley-Davidson Model S2 Del Mar. SP/ JKT

i

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Jenama elektrifikasi dari Harley Davidson, LiveWire dengan Model S2 Del Mar dan S2 Mulholland baru saja di recall secara global lantaran dipicu sekring tegangan tinggi yang disuplai dari pabrik secara tiba-tiba dapat terbuka saat melakukan akselerasi secara berulang-ulang, Selasa (03/09/2024).

Permasalahan tersebut dapat mengakibatkan hilangnya tenaga penggerak tanpa memberikan peringatan pada pengendara sehingga berpotensi menimbulkan peristiwa yang tidak diinginkan.

Meskipun demikian, pengumuman tersebut juga mencatat bahwa semua fungsi kelistrikan seperti anti-lock braking system (ABS), lampu, serta sein tetap berfungsi. Hanya saja motornya mengalami hilang daya dan tidak dapat dihidupkan kembali karena sekringnya terbuka.

Motor yang memiliki desain Himalayan berkelir silver ini memiliki desain rida yang khusus itu mengajukan permohonan laporan penarikan keselamatan bagian 573 ke badan National Highway Traffic Safety Administration (NHTSA).

Diketahui, recall tersebut mempengaruhi sepeda motor S2 Del Mar dan S2 Mulholland yang diproduksi sebelum 15 Juli 2024. Pabrikan menyebut bahwa kedua motor produksi setelah tanggal tersebut dipastikan aman dari penarikan karena menggunakan sekring tegangan tinggi uang berbeda. Teknisi akan melepas sekring yang rusak dan menggantinya dengan yang baru bagi pemilik sepeda motor model ini yang terdampak.

Dengan demikian, jumlah kendaraan yang terdampak sebanyak 788 unit meliputi 574 unit S2 Del Mar dan 214 unit S2 Mulholland. Dalam dokumen penarikannya, LiveWire mencatat bahwa mereka tidak dapat memberikan perkiraan persentase kendaraan yang benar-benar terkena dampak cacat ini.

Sementara itu, merek dari AS ini berencana memberitahu pihak dealer tentang masalah ini antara 14 Agustus hingga 21 Agustus 2024 dan berniat menghubungi pemilik kendaraan antara 19 Agustus sampai 26 Agustus 2024. jk-01/dsy

Berita Terbaru

Pemkab Bojonegoro terima penghargaan EPPD 2025 Status Kinerja Tinggi

Pemkab Bojonegoro terima penghargaan EPPD 2025 Status Kinerja Tinggi

Senin, 27 Apr 2026 22:30 WIB

Senin, 27 Apr 2026 22:30 WIB

SurabayaPagi.com : Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro menerima penghargaan Evaluasi Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (EPPD) Tahun 2025 dengan Status …

Disita, 420 Bungkus cartridge Berisi Cairan Narkotika Jenis Etomidate

Disita, 420 Bungkus cartridge Berisi Cairan Narkotika Jenis Etomidate

Senin, 27 Apr 2026 22:15 WIB

Senin, 27 Apr 2026 22:15 WIB

SURABAYAPAGI : Awak pekan ini polisi menangkap tersangka inisial MH (29) berikut barang bukti 420 cartridge Etomidate.Ditrektur Reserse Narkoba Polda Riau…

Hai! Gubernur Jangan Berorientasi Pada Fasilitas

Hai! Gubernur Jangan Berorientasi Pada Fasilitas

Senin, 27 Apr 2026 22:15 WIB

Senin, 27 Apr 2026 22:15 WIB

SURABAYAPAGI : Wamendagri Bima Arya Sugiarto mengatakan Kemendagri menurunkan tim Inspektorat Jenderal (Itjen) untuk memantau aktivitas Gubernur Kaltim.…

Didemo Gunakan Anggaran Rumah Dinas Rp 25 M, Mobil Mewah Rp 8,5 M dan Konsumsi Rp 10 Miliar

Didemo Gunakan Anggaran Rumah Dinas Rp 25 M, Mobil Mewah Rp 8,5 M dan Konsumsi Rp 10 Miliar

Senin, 27 Apr 2026 22:05 WIB

Senin, 27 Apr 2026 22:05 WIB

SURABAYAPAGI : Gubernur Kalimantan Timur Rudy Mas'ud, menggunakan anggaran jumbo hingga berujung aksi demo mahasiswa pada 21 April lalu.Aksi 21 April Rakyat…

Oknum Polisi Main dengan Markus, Greedy

Oknum Polisi Main dengan Markus, Greedy

Senin, 27 Apr 2026 22:03 WIB

Senin, 27 Apr 2026 22:03 WIB

Institusi Polri diguncang anggotanya lagi. Terbaru, mantan Kanit Narkoba Polresta Pulau Ambon berinisial IT ditangkap atas kasus penyalahgunaan narkoba. Pelaku…

Berebut Mahasiswa Baru, PTN Jadi Lembaga Pelatihan Kerja

Berebut Mahasiswa Baru, PTN Jadi Lembaga Pelatihan Kerja

Senin, 27 Apr 2026 22:00 WIB

Senin, 27 Apr 2026 22:00 WIB

SURABAYAPAGI-JAKARTA : Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kemdiktisaintek, Badri Munir Sukoco ancang ancang hentikan prodi yang kurang peminat. Badri Munir, berharap…