Kelanjutan Laporan Oknum Camat dan Kades Deklarasi Dukung Yes

Tidak Bisa Berkelit, Bawaslu Akhirnya Memeriksa Pihak-pihak Terkait

author Muhajirin

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
M. Farid Komisioner Bawaslu Lamongan tengah memintai keterangan dan klarifikasi kepada pelapor. SP/ IST
M. Farid Komisioner Bawaslu Lamongan tengah memintai keterangan dan klarifikasi kepada pelapor. SP/ IST

i

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Usai dikritik tak kunjung melakukan kajian atas laporan dugaan pelanggaran netralitas ASN oknum camat dan Kades, dan dugaan tebang pilih dalam menyikapi aduan dan laporan,  Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Lamongan, akhirnya mulai memeriksa pihak-pihak terkait di kantornya pada Rabu (03/09/2024).

Pihak-pihak terkait seperti disampaikan oleh Tony Wijaya ketua Bawaslu Lamongan, sudah dihadirkan oleh Bawaslu. "Hari ini sudah ada pelapor dan saksi yang sudah dimintai keterangan atau klarifikasi terkait pelaporan atas nama M. Muflikul Hilmi," kata Tony panggilan akrabnya kepada Surabaya pagi.com.

Saat ditanya alasan apa Bawaslu menditindaklanjuti laporan dari M. Muflikul Hilmi pelapor kedua,  bukan M. Syamsudin pelapor pertama, Tony menjawab kalau pelaporan pertama tidak memenuhi memenuhi syarat formil. "Untuk laporan pertama tidak memenuhi syarat formil sehingga yang kami tindaklanjuti adalah laporan yang kedua," bebernya.

Bahkan tambah Tony, pihaknya sudah melayangkan surat kepada pelapor, kalau pelaporan yang tidak memenuhi syarat formil. "Kami sudah berkirim surat untuk menjelaskan tidak terpenuhinya syarat formil," ujarnya.

Namun di sisi lain, pelapor pertama M. Syamsudin dalam berbagai kesempatan menyebutkan, kalau Bawaslu dituduh telah melakukan dugaan malpraktek prosedur penanganan pelaporan dugaan pelanggaran proses pilkada di Lamongan., salah satunya tidak berkirim surat untuk melengkapi persyaratan yang diminta.

"Kami tidak menerima surat seperti yang disebutkan oleh Bawaslu, tapi aneh dengan laporan yang sama obyek yang sama hanya beda pelapor ini ditindaklanjuti oleh Bawaslu," kata Syamsudin kala itu.

Sementara itu, dalam agenda memintai keterangan dan klarifikasi di hari pertama ini tambah Tony, ada 3 orang yang datang menghadap komisioner, mereka adalah  M. Muflikul Hilmi sebagai pelapor, dan dua saksi Kepala Desa Turi atas nama Abdul Rohman dan Abdul Rohim Kepala Desa Kemlagi Lor Kecamatan Turi, Kabupaten Lamongan.

"Itu dua saksi yang diajukan oleh pelapor sudah datang ke Bawaslu dan sudah dimintai keterangan dan klarifikasi seputar kegiatan di Ngimbang seperti yang dilaporkan oleh pelapor," ungkapnya.

Pihaknya lanjut Tony, tidak berhenti pada pelapor dan para saksi yang dimintai keterangan, pihaknya juga mengagendakan klarifikasi kepada pihak-pihak yang disebutkan sebagai terlapor. "Agenda besok (Kamis red) kami akan klarifikasi kepada pihak-pihak terlapor," ujarnya.

Sekedar diketahui, oknum camat dan kades di Kabupaten Lamongan resmi dilaporkan ke Bawaslu, dengan tuduhan ketidaknetralan para abdi negara dalam proses pilkada di Lamongan.

Dalam laporannya,  acara yang digelar di Gudang milik H. Tony Pengusaha tembakau, tepatnya di Desa Munungrejo Kecamatan Ngimbang Lamongan pada 30 Juli 2024 tersebut, diduga kuat sebagai acara yang semestinya tidak dilakukan oleh Aparatur Sipil Negara (ASN) oknum camat, dan para Kepala Desa yang harus bersikap netral dalam pilkada, namun acara itu malah dijadikan ajang deklarasi mendukung Yuhronur Efendi untuk kembali maju sebagai calon bupati.

Bahkan lanjutnya, acara yang dihadiri ratusan kades se Kabupaten Lamongan itu perwakilan kades naik ke panggung, membacakan deklarasi dukungan ke Yuhronur Efendi bacabup petahana untuk kembali mencalonkan diri sebagai bupati Lamongan, ditirukan oleh ratusan kades yang ada di depan panggung.

"Di acara tersebut diduga ada deklarasi dukungan oleh kades dan camat kepada pak Yuhronur Efendi untuk kembali mencalonkan sebagai bupati Lamongan pada pilkada yang digelar 27 November 2024 mendatang, dan itu dibuktikan dengan beredarnya video dan naskah deklarasi diberbagai platform digital dan media sosial," terang pelapor.

Karena tidak mencerminkan sebagai abdi negara, camat dan kades yang notabenenya adalah pengayoman masyarakat begitu gamblang telah menciderai demokrasi, yang demikian ini harus diusut. "Jadi yang saya laporkan ini adalah kades dan seluruh camat se Kabupaten Lamongan, dan kami masyarakat meminta terlapor segera diproses oleh Bawaslu sesuai dengan UU yang berlaku," desaknya. jir

Berita Terbaru

Perkuat Sistem Listrik Tuban, PLN UIT JBM Rekonduktoring SUTT 150 kV Disiapkan Dukung Pertumbuhan Industri

Perkuat Sistem Listrik Tuban, PLN UIT JBM Rekonduktoring SUTT 150 kV Disiapkan Dukung Pertumbuhan Industri

Kamis, 10 Sep 2026 19:41 WIB

Kamis, 10 Sep 2026 19:41 WIB

SurabayaPagi, Tuban – PT PLN (Persero) Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Timur dan Bali (UIT JBM) memperkuat sistem transmisi listrik di Kabupaten Tuban, Jawa T…

Optimalkan Zakat Dorong Penguatan Unit Pengumpulan Zakat Tingkat Pemdes dan Kelurahan

Optimalkan Zakat Dorong Penguatan Unit Pengumpulan Zakat Tingkat Pemdes dan Kelurahan

Kamis, 10 Sep 2026 18:02 WIB

Kamis, 10 Sep 2026 18:02 WIB

SURABAYAPAGI com. Sidoarjo - Demi mewujudkan optimalisasi penerimaan zakat, infak dan shodaqoh (ZIS) perlu sinergi antara pemerintah daerah, Badan Amil Zakat…

Pria di Cerme Pamer Alat Kelamin ke Pengendara Perempuan, Polisi Sebut Sudah 30 Kali Beraksi

Pria di Cerme Pamer Alat Kelamin ke Pengendara Perempuan, Polisi Sebut Sudah 30 Kali Beraksi

Kamis, 10 Sep 2026 17:00 WIB

Kamis, 10 Sep 2026 17:00 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Aksi seorang pria yang diduga kerap mempertontonkan alat kelaminnya kepada perempuan yang melintas di jalan sepi di wilayah K…

Rekomendasi Laptop Terbaik 2026, ASUS Andalkan Ketahanan dan Layanan Purnajual

Rekomendasi Laptop Terbaik 2026, ASUS Andalkan Ketahanan dan Layanan Purnajual

Kamis, 10 Sep 2026 16:26 WIB

Kamis, 10 Sep 2026 16:26 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – ASUS memperkuat layanan purnajual untuk pengguna laptop di Indonesia. Salah satu langkah yang dilakukan adalah memperpanjang masa g…

Seorang Laki-laki Asal Malang Tewas di Kamar Kos-kosan Blitar

Seorang Laki-laki Asal Malang Tewas di Kamar Kos-kosan Blitar

Kamis, 10 Sep 2026 15:56 WIB

Kamis, 10 Sep 2026 15:56 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Rabu ( 9 September 2026 ) pukul 17.00, warga Desa Tingal Kec.Garum Kab.Blitar di kejutkan adanya tewasnya seorang laki laki sekitar…

11 Anggota Fraksi Demokrat Absen saat Gubernur Bahas APBD 2027, Emil Pasang Badan

11 Anggota Fraksi Demokrat Absen saat Gubernur Bahas APBD 2027, Emil Pasang Badan

Kamis, 10 Sep 2026 15:53 WIB

Kamis, 10 Sep 2026 15:53 WIB

SURABAYAPAGI.COM, SURABAYA — Rapat Paripurna DPRD Provinsi Jawa Timur, Kamis (10/9/2026), dengan agenda penyampaian Nota Keuangan Gubernur atas Rancangan Perda …