Dilanda Kekeringan Ekstrem

Ratusan Hektar Padi dan Jagung di Jember Terancam Gagal Panen

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kemarau panjang mengakibatkan ratusan hektare tanaman pertanian di wilayah Jember Selatan. SP/ JBR
Kemarau panjang mengakibatkan ratusan hektare tanaman pertanian di wilayah Jember Selatan. SP/ JBR

i

SURABAYAPAGI.com, Jember - Musim kemarau panjang yang melanda Desa Wonorejo, Kecamatan Kencong Jember, Jawa Timur membuat sejumlah petani padi dan jagung ketar-ketir. Pasalnya, sebanyak ratusan hektar lahan tersebut terancam gagal panen.

Hal itu disebabkan karena lahan sawah mereka mulai mengering karena kekurangan air. Bahkan, saluran irigasi yang menjadi satu-satunya sumber air utama untuk mengairi sawah juga mengering, otomatis tanah pun juga ikut mengering bahkan retak-retak.

Meski sebagian petani berupaya mengatasi masalah tersebut dengan membangun sumur bor dan menggunakan mesin untuk penyedot air. Namun sumber airnya masih belum cukup memenuhi kebutuhan seluruh lahan pertanian.

"Tanaman padi dan jagung yang baru sebulan masa tanam dipastikan mati," ungkap Nur Halim, Seorang petani di Desa Wonorejo Kencong Jember, Jumat (13/09/2024).

Lebih lanjut, senada dengan Syaifulloh akibat bencana kekeringan ini membuat biaya operasional para petani membengkak. Sebab harus mengeluarkan uang lebih untuk membeli Bahan Bakar Minyak (BBM) mesin pompa air.

"Biaya produksi menjadi sangat tinggi untuk mengairi satu hektar sawah. Kami harus mengeluarkan tujuh juta rupiah (per hektar) namun hasilnya tidak maksimal," kata Syaiful.

Para petani yang terdampak kekeringan ini berharap pemerintah setempat turun tangan untuk melakukan perbaikan saluran air yang di mulai dari hulu sehingga air bisa sampai ke lahan pertanian di wilayah paling selatan Jember ini. Terutama perbaikan saluran irigasi yang rusak, di bagian hulu. Agar air dapat mengalir dengan lancar ke lahan pertanian yang berada di kawasan pesisir selatan Jember. jr-01/dsy

Berita Terbaru

Pertalite akan Dibatasi, Siapa Dirugikan?

Pertalite akan Dibatasi, Siapa Dirugikan?

Jumat, 14 Agu 2026 01:41 WIB

Jumat, 14 Agu 2026 01:41 WIB

SURABAYAPAGI.com - Penggunaan BBM Pertalite, tak lama lagi mau dibatasi. Pembatasan itu berkaitan dengan penyaluran BBM RON 90 Pertamina yang belum sepenuhnya…

Disodok Said Iqbal, Wakil Ketua DPR Berdalih

Disodok Said Iqbal, Wakil Ketua DPR Berdalih

Jumat, 14 Agu 2026 01:38 WIB

Jumat, 14 Agu 2026 01:38 WIB

SURABAYAPAGI.com - Pimpinan DPR bertemu dengan perwakilan serikat buruh untuk membahas RUU Ketenagakerjaan. Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia…

Diterpa Kasus Keracunan Ketua SPPG Karanganyar

Diterpa Kasus Keracunan Ketua SPPG Karanganyar

Jumat, 14 Agu 2026 01:35 WIB

Jumat, 14 Agu 2026 01:35 WIB

SURABAYAPAGI.com - Saat Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) yang baru, Sudaryono, melakukan pembenahan tata kelola Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) untuk…

Direktur Niaga PT Garuda, Diberhentikan, Usai Saham GIAA

Direktur Niaga PT Garuda, Diberhentikan, Usai Saham GIAA

Kamis, 13 Agu 2026 23:20 WIB

Kamis, 13 Agu 2026 23:20 WIB

SURABAYAPAGI.com – PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk (GIAA) memberhentikan sementara Reza Aulia Hakim dari jabatan Direktur Niaga Perseroan mulai 14 Agustus 2…

Menteri UMKM Dikejar Target Salurkan Kredit Rp 2.000 triliun 

Menteri UMKM Dikejar Target Salurkan Kredit Rp 2.000 triliun 

Kamis, 13 Agu 2026 23:18 WIB

Kamis, 13 Agu 2026 23:18 WIB

SURABAYAPAGI.com – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto memberikan tugas tambahan atau pekerjaan rumah (PR) bagi Menteri Usaha Mikro, K…

Galaxy Z Fold 8, Pecahkan Rekor Preorder

Galaxy Z Fold 8, Pecahkan Rekor Preorder

Kamis, 13 Agu 2026 23:16 WIB

Kamis, 13 Agu 2026 23:16 WIB

SURABAYAPAGI.com – Galaxy Z Fold 8 series mencatat rekor preorder tertinggi untuk lini ponsel layar lipat Samsung di Asia Tenggara dan Oseania. Di Indonesia, p…