Tindaklanjuti Laporan Masyarakat Dugaan Kelangkaan Elpiji 3 Kg

Satreskrim Polres Blitar Kota Lakukan Pengecekan bersama Disperindag Kota Blitar

author Lestariyono Blitar

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Satreskrim Polres Blitar bersama Disperindag mengecek ke beberapa pangkalan penjualan elpiji untuk memastikan stok elpiji. SP/Lestariono
Satreskrim Polres Blitar bersama Disperindag mengecek ke beberapa pangkalan penjualan elpiji untuk memastikan stok elpiji. SP/Lestariono

i

SURABAYAPAGI.COM, Blitar - Sejak Kamis (12 September 3024) warga antre di beberapa pangkalan penjualan gas elpiji bersubsidi (3 Kg), atas antrean tersebut selanjutnya warga melapor ke Polres Blitar Kota. Dengan laporan tersebut Satreskrim langsung turun ke lapangan (pangkalan-pangkalan penjualan elpiji bekerjasama dengan Disperindag Kota Blitar) guna lakukan pengecekan langsung.

Ternyata antrean tersebut bukan karena kelangkaan, namun pembeli elpiji bersubsidi harus melalui  aplikasi, dan setiap pembeli harus tunjukan KTP. Hal itu disampaikan Kanit Tipiter Sat Reskrim Polres Blitar Kota Iptu Yuno Sakaito pada wartawan.

"Memang kita lakukan pengecekan di beberapa pangkalan penjualan, setelah kita lakukan pemeriksaan dan penelitian bersama Ibu Pandu dari Disperindag dan Pak Candra, ternyata bukan kelangkaan, namun antrean untuk dilakukan pendataan secara aplikasi setiap pembeli, jadi antre, memang hal ini sejak Kamis kemarin, hal serupa juga di 3 pangkalan, dan untuk HET tetap seharga Rp 16 ribu per tabungnya," kata Iptu Yuno pada wartawan.

Sementara Candra Wijaya menyampaikan, pihaknya (Elpiji Haswana) telah menyalurkan pasokan gas elpiji bersubsidi ke pangkalan-pangkalan sesuai jadwal termasuk jumlah pasokan setiap pangkalan.

"Kekhawatiran masyarakat tersebut lumrah atas dugaan kelangkaan elpiji subsidi, karena para pembeli antre, ya itu tadi kan harus tunjukkan KTP, untuk didaftar aplikasi, jadi setelah kita lakukan pengecekan bersama Disperindag tidak ada kelangkaan, HET nya pun tetap tidak ada kenaikan, yaa memang kita khawatirkan adanya penimbunan, Alhamdulillah tidak ada penimbunan, dan penjualnya pun lancar,” pungkas Iptu Yuno didampingi Ibu Pandu dan Candra Wijaya. Les

Berita Terbaru

Keberhasilan Tekan Stunting hingga 0,92 Persen, Kota Mojokerto Jadi Rujukan Provinsi NTB

Keberhasilan Tekan Stunting hingga 0,92 Persen, Kota Mojokerto Jadi Rujukan Provinsi NTB

Rabu, 13 Mei 2026 17:25 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 17:25 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto– Keberhasilan Kota Mojokerto menekan angka stunting hingga di bawah satu persen menarik perhatian Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara …

Jamin Mamin Halal untuk Konsumen, Pemkot Mojokerto Fasilitasi Sertifikasi Halal UMKM secara Bertahap

Jamin Mamin Halal untuk Konsumen, Pemkot Mojokerto Fasilitasi Sertifikasi Halal UMKM secara Bertahap

Rabu, 13 Mei 2026 17:03 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 17:03 WIB

SURABAYA PAGI.COM, Mojokerto – Pemerintah Kota Mojokerto terus memperkuat ekosistem produk halal dengan menggelar fasilitasi sertifikasi halal massal bagi p…

Kenyamanan Warga Jadi Prioritas, Dishub Kota Mojokerto Perkuat Pengawasan Parkir

Kenyamanan Warga Jadi Prioritas, Dishub Kota Mojokerto Perkuat Pengawasan Parkir

Rabu, 13 Mei 2026 16:57 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 16:57 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto – Kenyamanan warga menjadi prioritas utama dalam pengelolaan parkir di Kota Mojokerto. Untuk itu, Pemerintah Kota Mojokerto melalui …

Pencabutan SIP Kios Pasar Pasar Digugat, Para Pedagang Sebut Prosedur Tidak Sesuai Perda   ‎

Pencabutan SIP Kios Pasar Pasar Digugat, Para Pedagang Sebut Prosedur Tidak Sesuai Perda  ‎

Rabu, 13 Mei 2026 16:02 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 16:02 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun - Gugatan puluhan pedagang pasar tradisional Kota Madiun terhadap pemerintah Kota Madiun menguak dugaan cacat prosedural dalam p…

Semen Gresik Grissee Running Festival 2026 Diikuti 1.111 Pelari, Angkat Heritage Industri dan Gaya Hidup Sehat

Semen Gresik Grissee Running Festival 2026 Diikuti 1.111 Pelari, Angkat Heritage Industri dan Gaya Hidup Sehat

Rabu, 13 Mei 2026 15:59 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 15:59 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – PT Semen Gresik sukses menggelar Semen Gresik Grissee Running Festival 2026 yang diikuti sebanyak 1.111 peserta di kawasan Wisma J…

Penjual Tempe di Pacitan Disiram Air Keras Oleh OTK, Begini Kronologinya!

Penjual Tempe di Pacitan Disiram Air Keras Oleh OTK, Begini Kronologinya!

Rabu, 13 Mei 2026 15:49 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 15:49 WIB

SURABAYA PAGI, Pacitan- Aksi brutal dilakukan oleh orang tak dikenal (OTK) terhadap seorang pedagang tempe di Kabupaten Pacitan, Jawa Timur. Korban yang…