Kejari Gresik Mulai Pulbaket Kasus Dugaan Penyelewengan Dana Beras CSR PT Smelting

author M. Aidid Koresponden Gresik

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Alifin Nurahmana Wanda. SP/M Aidid
Alifin Nurahmana Wanda. SP/M Aidid

i

SURABAYAPAGI.COM, Gresik - Dugaan penyelewengan pembelian beras apek tak layak konsumsi berasal dari dana corporate social responsibility (CSR) PT Smelting yang dikelola Pemerintah Desa Roomo, Kecamatan Manyar, Gresik langsung mendapatkan respons dari Kejaksaan Negeri (Kejari) Gresik.

Kepala Kejari Gresik Nana Riana telah menerbitkan Surat Perintah Tugas (sprintug) kepada Kepala Seksi Tindak Pidana Khusus (kasipidus) untuk menindaklanjuti atas dugaan mark-up pembelian beras dari dana CSR PT Smelting oleh Bumdes Roomo, Kecamatan Manyar.

"Sprintug sudah kami terima kemarin sore tanggal 17 September 2024. Dan kami langsung melakukan pemanggilan pada pihak-pihak terkait untuk dilakukan pemeriksaan," jelas Kasipidsus Kejari Gresik Alifin Nurahmana Wanda, Rabu (18/9).

Diungkapkan Alifin, pihaknya telah memanggil 8 orang untuk dilakukan pemeriksaan. Pemanggilan ini bagian dari respon kejaksaan atas isu yang beredar di masyarakat terkait adanya penyaluran beras yang tak layak konsumsi dengan harga di bawah standar yang ditentukan.

"Untuk nama, identitas dan siapa saja kedelapan orang yang dipanggil untuk pemeriksaan, saat ini masih kami rahasiakan. Pasalnya, persoalan masih didalami dan akan terus dikembangkan dengan memanggil beberapa orang lagi untuk dimintai keterangan," ungkapnya.

Lebih lanjut dikatakan, tim pidsus sudah mendapatkan data awal atas permasalahan ini. Sehingga waktu ada informasi ratusan warga yang demo, kejaksaan mengirimkan petugas untuk memantau demo tersebut.

Seperti diberitakan, Ratusan warga ngeluruk ke balai Desa Roomo Manyar untuk meminta pertanggungjawaban Pemdes Roomo yang dinilai bertanggungjawab atas bantuan beras tak layak konsumsi melalui program CSR PT Smelting.

CSR dari PT Smelting senilai Rp 1 miliar setahun ini dikelola oleh Pemdes Roomo melalui Tim Pelaksana Kegiatan (TPK), satu di antaranya untuk pembelian beras untuk warga desa setempat. Akan tetapi, beras yang disalurkan ke warga kualitasnya jelek, berkutu, berwarna kuning dan bau apek. grs

Berita Terbaru

Perguruan tinggi di AS Perkuat Penggunaan Perangkat AI

Perguruan tinggi di AS Perkuat Penggunaan Perangkat AI

Selasa, 29 Sep 2026 07:09 WIB

Selasa, 29 Sep 2026 07:09 WIB

SURABAYAPAGI.com - Mahasiswa ilmu komputer Jack Zemke tidak kunjung mendapatkan hasil meski telah mengirim ratusan lamaran pekerjaan yang sebagian besar…

Nilai Tukar Rupiah Rp 18.000,-

Nilai Tukar Rupiah Rp 18.000,-

Selasa, 29 Sep 2026 07:05 WIB

Selasa, 29 Sep 2026 07:05 WIB

SURABAYAPAGI.com – Nilai tukar rupiah kembali melemah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada pembukaan perdagangan awal pekan ini, Senin (28/9/2026), dekati l…

CSR, Dibutuhkan Pembangunan Desa

CSR, Dibutuhkan Pembangunan Desa

Selasa, 29 Sep 2026 07:03 WIB

Selasa, 29 Sep 2026 07:03 WIB

SURABAYAPAGI.com - Wamendes PDT, Ahmad Riza Patria, menegaskan penyertaan dana CSR untuk berbagai program terkait pembangunan desa yang terarah sangat…

Diluncurkan Sedan Aeris di Pasar India Rp 90 Juta

Diluncurkan Sedan Aeris di Pasar India Rp 90 Juta

Selasa, 29 Sep 2026 07:00 WIB

Selasa, 29 Sep 2026 07:00 WIB

SURABAYAPAGI.com - Produsen otomotif Tata resmi meluncurkan sedan Aeris di pasar India. Untuk membuktikan kekuatan struktur bodi serta keamanan sistem CNG,…

IMF Akui Guncangan Ekonomi Global, Akibatkan Tingkat Utang Meningkat

IMF Akui Guncangan Ekonomi Global, Akibatkan Tingkat Utang Meningkat

Selasa, 29 Sep 2026 06:56 WIB

Selasa, 29 Sep 2026 06:56 WIB

SURABAYAPAGI.com - Lembaga keuangan yang berbasis di Washington mencatat negara-negara maju membayar bunga lebih dari US$ 3,3 triliun atas obligasi pemerintah…

NIAT JAHAT RADITYA TIDAK PERNAH DIURAIKAN JPU

NIAT JAHAT RADITYA TIDAK PERNAH DIURAIKAN JPU

Selasa, 29 Sep 2026 06:50 WIB

Selasa, 29 Sep 2026 06:50 WIB

Majelis Hakim Yang Mulia, Saya ini wartawan yang sangat sabar. Sejak saya rekam pengakuan Erik Wowor, di Lantai V Gedung Direskrimum Polda Jatim tanggal 23…