Bjorka Muncul Lagi, Satgas Data Pribadi Belum Bekerja Optimal

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Bjorka datang lagi dengan mengklaim memiliki sebanyak enam juta data NPWP, termasuk data milik Jokowi. Pakar keamanan siber Pratama Persadha, menilai Satgas Data Pribadi yang dibentuk gara-gara maraknya kebocoran belum bekerja optimal.

(Kemunculan Bjorka kembali) berarti satgas yang dulu dibentuk belum bekerja dengan baik. Ini harus menjadi alert bagi semuanya karena dari pengalaman, Bjorka ini banyak menyasar organisasi penting yang banyak datanya," ujar Chairman lembaga riset keamanan siber CISSReC Pratama Persadha, Jumat (20/9/2024).

Sebagai informasi, Satgas Data Pribadi dibentuk pemerintah pada September 2022 yang melibatkan unsur dari Polri, Badan Intelijen Negara (BIN), Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo), serta Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN).

Pratama tidak mengetahui pasti apakah sosok Bjorka yang menjadi otak data NPWP bocor ini adalah orang yang sama atau berbeda. Kendati begitu, ia keberadaan Satgas Data Pribadi bisa menelusuri peretas anonim tersebut.

"Kurang optimal kerjanya (Satgas Data Pribadi). Kalau dibilang enggak kerja, kan mereka pasti sudah rapat dan lain-lain," ungkapnya.

Pratama juga menyoroti pemerintah tak kunjung membentuk lembaga pengawas Pelindungan Data Pribadi, di mana dalam Undang-Undang Pelindungan Data Pribadi (UU PDP) yang diundangkan sejak 2022 mengamanatkan untuk menghadirkan 'wasit' data pribadi tersebut.

Lebih lanjut, Pratama mengatakan bulan depan, tepatnya pada tanggal 18 Oktober 2024 akan menjadi hari pertama Undang-Undang Pelindungan Data Pribadi (UU PDP) mulai berlaku setelah ditetapkan dan disahkan pada tanggal 17 Oktober 2022. UU ini telah memberikan waktu selama dua tahun untuk Pengendali Data Pribadi serta Prosesor Data Pribadi dan pihak lain yang terkait dengan pemrosesan data pribadi untuk melakukan penyesuaian. n jk/rmc

Berita Terbaru

PSI Siap Mati-matian Ikuti Jokowi

PSI Siap Mati-matian Ikuti Jokowi

Selasa, 03 Feb 2026 19:07 WIB

Selasa, 03 Feb 2026 19:07 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Partai Solidaritas Indonesia (PSI) siap berjuang mati-matian. Menurutnya pernyataan Jokowi itu menjadi dorongan moral dan militansi…

Setelah Lengser dari KSP, Moeldoko Mengeluh

Setelah Lengser dari KSP, Moeldoko Mengeluh

Selasa, 03 Feb 2026 19:06 WIB

Selasa, 03 Feb 2026 19:06 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Setelah tak jabat Kepala Staf Kepresidenan (KSP) dan kini jadi Ketua Umum Perkumpulan Industri Kendaraan Listrik Indonesia…

Gus Ipul-Gus Yahya, ke Istana Bareng

Gus Ipul-Gus Yahya, ke Istana Bareng

Selasa, 03 Feb 2026 19:02 WIB

Selasa, 03 Feb 2026 19:02 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto mengundang organisasi kemasyarakatan (ormas) Islam pada Selasa (3/2) siang. Apa yang akan…

Komnas Anak Ingatkan Konflik Terekspos di Media Berdampak Buruk

Komnas Anak Ingatkan Konflik Terekspos di Media Berdampak Buruk

Selasa, 03 Feb 2026 18:59 WIB

Selasa, 03 Feb 2026 18:59 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Komnas Anak berharap kasus ini tidak berlarut-larut. Sebab, konflik yang terus menerus terekspos di media dikhawatirkan akan…

Kisah Anak-Cucu Almarhum Emilia Contesa : Denada Nangis, Ressa Siap Islah

Kisah Anak-Cucu Almarhum Emilia Contesa : Denada Nangis, Ressa Siap Islah

Selasa, 03 Feb 2026 18:56 WIB

Selasa, 03 Feb 2026 18:56 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Drama perseteruan antara pihak Ressa dan Denada memasuki babak baru yang makin panas. Tak main-main, Dino Rossano Hansa selaku Om…

Pimpinan BUMN Akal-akalan, Perlu Diungkap Modusnya

Pimpinan BUMN Akal-akalan, Perlu Diungkap Modusnya

Selasa, 03 Feb 2026 18:55 WIB

Selasa, 03 Feb 2026 18:55 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Saat pidato di Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah 2026, di Sentul, Bogor, Jawa Barat, Senin (2/2/2026), Presiden Prabowo…